Internasional

PM Australia Marah kepada Indonesia

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 15 February 2015 11:34   1585 kali
JAKARTA (BK): Perdana Menteri Australia, Tony Abbott mengirim surat permohonan ke Pemerintah Indonesia. Isi surat tersebut merupakan peringatan  kepada pemerintah Indonesia agar pemerintah mengindahkan seruan pemerintah Australia untuk menghentikan eksekusi hukuman mati.
 
"Jutaan warga Australia merasa sangat, sangat marah tentang apa yang akan segera terjadi pada dua warga Australia di Indonesia," ujar Abbott seperti dilansir oleh AFP, Sabtu (14/2/2015). 
 
Abbott menyebut ini merupakan langkah terakhir pemerintah Australia untuk mendesak Indonesia menghentikan hukuman mati yang rencananya akan berlangsung bulan Februari ini.
 
Meski Indonesia tetap akan menjalankan proses eksekusi hukuman mati terhadap Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, aksi peduli yang dilakukan warga Australia tidak berhenti. 
 
Terakhir, pada Jumat malam (13/2) warga Australia mengadakan aksi damai di Canberra dengan menyebar bunga dan berdoa bersama.
 
(rep/bk-1)
Komentar ()
Berita Internasional
Internasional
15 Feb 2015 / dibaca 1586 kali
JAKARTA (BK): Perdana Menteri Australia, Tony Abbott mengirim surat permohonan ke Pemerintah Indonesia. Isi surat tersebut merupakan...
Internasional
28 Jan 2015 / dibaca 1529 kali
BEIJING (BK): Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Harry Sarundajang (SHS) mempromosikan seluruh potensi daerah Nyiur Melambai ini di hadapan...
Internasional
27 Jan 2015 / dibaca 1269 kali
BEIJING (BK):  "Mimpi ini akan menjadi kenyataan dan dapat diteruskan oleh Gubernur yang akan menggantikan saya untuk pembangunan...
Internasional
22 Oct 2014 / dibaca 1461 kali
NEW YORK (BK) : Penampilan Tim Kesenian Pemkab Minahasa memukau seluruh tamu dan undangan dalam Acara "Minahasa Night" memperingati...
Internasional
17 Oct 2014 / dibaca 1142 kali
NEW YORK (BK) : Vice Konsulat Jenderal RI Bidang Ecomomic Affairs, Chiara Sari menyambut kedatangan Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.