Kawanua Rantau

TLS Ingatkan Spirit “Peristiwa Merah Putih” di Halal bi Halal GPPMP

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 02 August 2015 11:05   1403 kali
TLS, saat memberi sambutan selaku Ketua Wanhat GPPMP 14.02.1946

JAKARTA (BK): Peristiwa 14 Februari 1946 merupakan salah satu babak sejarah penting dalam perjuangan mempertahankan kedaulatan NKRI. Gerakan massif  perlawanan pejuang-pejuang Minahasa terhadap tentara kolonial Belanda kala itu, gaungnya tidak hanya terdengar di wilayah Nusantara, namun hingga ke forum internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Itu sebabnya, generasi penerus pejuang Merah-Putih saat ini hendaknya terus mewarisi semangat  para pejuang Minahasa di masa lalu yakni dengan memberikan kontribusi dalam pembangunan nasional dan memperkokoh persatuan bangsa.  Kecintaan pada persatuan bangsa itu dapat dimanifestasikan dengan cara menjaga keharmonisan dan kerukunan kehidupan beragama.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Penasehat GPPMP/Generasi Penerus Pejuang Merah Putih 14 Februari 1946, Drs. Theo L Sambuaga, MIPP dalam acara Halal bi Halal GPPMP yang diselenggarakan di Auditorium Badan SAR Nasional, Sabtu (1/8/2015).  

Menurut TLS –sebutan populer Theo L Sambuaga --  Halal bi Halal GPPMP memiliki makna penting dalam hal menjaga persaudaraan atau tali silaturahim, dan kerukunan diantara sesama saudara sebangsa, mengacu pada spirit kemenangan Idul Fitri 1 Syawal 1436 Hijriyah. Politisi senior Partai Golkar ini pun secara khusus mengucapkan Selamat Idul Fitri kepada semua umat Islam, khususnya yang berasal dari tanah Minahasa yang bargabung dalam GPPMP.

Sementara itu, Ali Hardi Kyai Demak, tokoh Minahasa dari sub-etnik Jaton (Jawa-Tondano) yang didaulat untuk membawakan ceramah Halal bi Halal, mengingatkan, pentingnya makna Halal bi Halal dari perspektif budaya.  Menurut mantan Anggota DPR-RI dari PPP ini,  halal bi halal adalah bagian dari budaya kehidupan keagamaan yang berkembang kuat di wilayah Indonesia dan Malaysia.

“Sejarah menunjukkan halal bi halal adalah medium sosial yang mempertemukan umat pasca Idul Fitri untuk saling bermaaf-maafan dan mempererat persaudaraan. Budaya halal bi halal ini dipengaruhi oleh budaya silaturahim yang berkembang di zaman Sunan Bonang,” demikian Ali Hardi.

Diselingi joke-joke khas Minahasa, ceramah dari Ali Hardi yang merupakan Pinisepuh GPPMP ini, mampu menghidupkan suasana ceria diantara tamu undangan. “Kerukunan umat beragama di bumi Minahasa memang sudah menjadi rahasia umum. Di tanah Minahasa, Sulawesi Utara, semua orang yang berbeda suku dan agama bisa hidup tenang dan damai sebagai sesama saudara sebangsa, seperti spirit persaudaraan dan humanis yang diwariskan oleh bapak kaum Minahasa, Sam Ratulangi,” papar Ali Hardi.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum GPPMP 14.02.1946, Jeffrey Rawis, SE yang didampingi Ketua Panitia Anastasia Manoppo, mengkonfirmasikan bahwa dalam waktu dekat, organisasi yang dipimpinnya akan memproduksi film berjudul “Berkibarlah Benderaku” dengan mengambil setting lokasi di antaranya di Manado, Minahasa, dan Bitung. Film ini bertujuan mengabadikan spirit sejarah dari peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946 sebagai bekal sejarah untuk generesi muda bangsa khususnya di Sulawesi Utara.

Halal bi Halal ini mengambil tema: “Spirit Idul Fitri dan Keceriaan Halal bi Halal Perkuat Kebersamaan Saudara Sebangsa”. Turut hadir dalam Halal bi Halal tersebut, Sekretaris Utama Badan SAR Nasional, Drs. Max Ruland Boseke, MM, M.Sc, Wakil Ketua Kerukunan Keluarga Kawanua, Hengky Luntungan, dan sejumlah tokoh Minahasa di wilayah Jabodetabek.

Suasana acara Halal bi Halal GPPMP Sabtu kemarin berlangsung meriah dihadiri sekitar 500 warga Kawanua dari wilayah Jabodetabek. Dalam kesempatan itu ditampilkan persembahan lagu-lagu berirama Muslim oleh Grup Marawis “Al Muatalimin” Kampung Sawah, binaan dari budayawan asal Minahasa-Jaton, Hatta Suratinowo.

Turut ditampilkan pula Tari Katrili, tarian dinamis khas Minahasa  bergenre Eropa. Selain itu, terdapat penyerahan santunan untuk perwakilan kaum marginal (pemulung, pengamen, dan anak jalanan) binaan Pdt. Stephen G. Lumingkewas, S.Th yang juga Ketua Ikatan Pemulung Indonesia DKI Jakarta. (viktus/bk-1)

 

 

 

                                                                                                                             

Komentar ()
Berita Kawanua Rantau
Kawanua Rantau
05 Dec 2014 / dibaca 1436 kali
BALIKPAPAN (BK) : Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi dan Ketua TP PKK Minahasa Dr Olga Sajow-Singkoh MHum menghadiri Perayaan Natal...
Kawanua Rantau
19 Aug 2014 / dibaca 1416 kali
TONDANO (BK): Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi dan Ketua TP PKK Dr Olga Sajow-Singkoh MHum menjamu kunjungan Ketua Maesa New York...
Kawanua Rantau
22 Jan 2014 / dibaca 2172 kali
JAKARTA (BK) : Rukun Nikitawaya Desa Sendanga Kakas di Jakarta akan melaksanakan peryaan Natal dan Tutup Taon pada Sabtu 25 Januari 2013....
Kawanua Rantau
05 Oct 2013 / dibaca 1766 kali
JAKARTA (BK) : Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengutarakan harapannya agar kedepan pemerintah daerah dapat menerapkan kebijakan yang probisnis...
Kawanua Rantau
02 Sep 2013 / dibaca 4048 kali
JAKARTA (BK) : Upacara Adat Minahasa dan Pengukuhan Presidium KKK Bunyi Tetengkoren membuka pelaksanaan Upacara Adat Minahasa dan Gelar...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.