Kawanua Rantau

Rektor Universitas Pertahanan: Saat Ini Generasi Sulut di Kancah Nasional Meredup

Pengukuhan Generasi Penerus Pejuan Merah Putih (GPPMP) 14 Februari 1946
Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 20 April 2015 20:49   1315 kali

JAKARTA (BK) : Pelantikan Generasi Penerus Pejuang Merah Putih (GPPMP) 14 Februari 1946, Peristiwa heroik merah putih di Sulawesi Utara diwarnai dengan orasi menarik dari Rektor Universitas Pertahanan RI, Laksamana Madya TNI Dr Albert Desi Mamahit, MSc, Sabtu (18/4/2015), di Jakarta.

Ia menilai, di masa pra kemerdekaan, era proklamasi apalagi di saat mempertahankan kemerdekaan RI, peran generasi muda serta kaum intelektual dan prajurit pejuang asal Sulawesi Utara sangat signifikan.

Dia lalu menunjuk, peran-peran kepeloporan mereka yang eksis di berbagai peristiwa penting sejarah kebangsaan, baik di saat Kebangkitan Nasional, Sumpah Pemuda, Panitia Kemerdekaan RI hingga penentangan terhadap keinginan Belanda kembali bercokol di Nusantara Proklamasi, termasuk 'insiden bendera' sebagaimana dikenal sekarang sebagai Peristiwa Heroik Merah Putih 14 Februari 1946 di Manado.

"Karena itu, organisasi semacam Generasi Penerus Pejuang Merah Putih (GPPMP) 14 Februari 1946 sangat diperlukan untuk memacu semangat kejuangan anak-anak muda di seluruh Indonesia, termasuk dari Sulawesi Utara khususnya, agar prestasi generasi sekarang paling tidak dapat mencontohnya mengingat peran tokoh-tokoh Sulawesi Utara sebelum kemerdekaan dan pasca kemerdekaan sangat penting di berbagai bidang," kata jenderal berbintang tiga dari Kesatuan TNI Angkatan Laut yang juga menjabat Plt Kepala Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) Republik Indonesia (RI).

Ia mengemukakan hal itu selaku 'Pinisepuh' GPPMP, dalam acara "Pengukuhan DPP Generasi Penerus Pejuang Merah Putih 14 Februari 1946 Periode 2015/2020" di Gedung Basarnas, Jakarta.

Acara tersebut dihadiri Direktur Bela Negara Kemenhan, Laksamana TNI M Faisal, mewakili Menteri Pertahanan, Gubernur Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili Kepala Bappeda, Roy Roring, Ketua Dewan Penasehat GPPMP, Theo L Sambuaga serta Ketua Dewan Penasehat, Capt Albert Lapian (anak pelaku sejarah utama 14 Februari 1946, BW Lapian/mantan Gubernur Sulawesi).

DPP GPPMP 14 Februari 1946 dihasilkan pada Musyawarah Nasional (Munas) ke-6 pada 27 Februari 2015 lalu. Ketika itu, Jeffrey Rawis terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum), didampingi Djemmy Sumakud sebagai Wakil Ketua Umum, yang nantinya ditopang 18 Ketua Bidang.

Tim Formatur yang diketuai Theo L Sambuaga juga menetapkan Donny Lumingas sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen), didampingi 18 Wakil Sekjen, Bendahara Umum dipegang Jefferson Lungkang dibantuk 14 Wakil Bendahara, serta lebih 70 kader dari berbagai latar dipercayakan memimpin departemen atau Pengurus Pleno.

Beasiswa Unhan

Albert Desi Mamahit lalu mengungkapkan, pada saat sekarang, kader Sulawesi Utara (Sulut) sudah semakin meredup, kurang muncul apalagi berperan signifikan.

Dia memberi contoh, dalam karir kemiliteran, hanya dirinya sendiri kini yang bisa menggapai "bintang 3". Kemudian, untuk "bintang 2" mungkin hanya tinggal 3-4 orang, "bintang 1" tinggal 6-7 orang, serta kolonel tidak sampai 10 orang.

"Di Kepolisian agak lumayan. Yah, mungkin saja sekarang sudah lebih banyak berkarir di bidang swasta dan itu harus ditunjukkan prestasinya agar bisa diketahui oleh semua orang," paparnya.

Karena itu, ia menawarkan kepada kader-kader GPPMP dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut) untuk mengajukan calon mahasiswa Strata-2 mengikuti kuliah di Universitas Pertahanan (Unhan) tanpa bayar. "Karena mendapat bea siswa dari negara. Namun tetap (harus) menginkuti persyaratan formal seperti Test Potensi Akademik (TPA) dan "Toefl" minimum di level 500," ungkapnya.

Manifesto Kebudayaan

Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat, Theo L Sambuaga, mengatakan, semangat bela negara harus digelorakan terus dan menjadikan organisasi GPPMP menjadi pemicu dalam berkarya membangun bangsa dan negara khususnya Sulawesi Utara.

"Jalankan semua program yang sudah ditetapkan agar GPPMP bisa diterima oleh masyarakat mengingat karya yang dihasilkan. GPPMP benar-benar harus jadi wadah pengimpun potensi untuk melahirkan aneka kreasi di berbagai bidang untuk kebesaran bangsa," tandasnya lagi.

Sedangkan budayawan nasional asal Sulut, Remy Silado, mengingatkan, agar para kader GPPMP meneruskan perjuangan generasi terdahulu.

"Satu hal sangat penting, ialah, harus mengingat pidato Bung Karno (tentang) “Manifesto Kebudayaan”. Iitu suatu pemikiran yang cemerlang karena kita memang tidak bisa melaksanakan pembangunan tanpa melihat akar keberadaan bangsa. Makanya saya mengharapkan dalam program kerja organisasi ini semuanya harus berbasis pada kebudayaan. Dan agar diketahui oleh semua orang maka harus digaungkan di pusat kekuasaan," demikian Remy Silado yang nama aslinya Japy Tambajong.

Penandatangan MOU

Selain pengukuhan dan atraksi kesenian dari berbagai daerah, acara itu ditandai pula dengan penandatangan 'memorandum of understanding' (MoU) atau Nota Kesepahaman antara DPP GPPMP dengan Badan SAR Nasional (Basarnas)tentang "Pelatihan Dasar SAR kepada kader-kader GPPMP di seluruh Indonesia".

Penandatangan MOU itu dilakukan Sekretaris Utama (Sestama) Basarnas, Max Ruland Boseke, dengan Ketua Umum DPP GPPMP, Jeffrey Manuel Rawis.

(ferol/bk-2/solusi)

Komentar ()
Berita Kawanua Rantau
Kawanua Rantau
05 Dec 2014 / dibaca 1435 kali
BALIKPAPAN (BK) : Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi dan Ketua TP PKK Minahasa Dr Olga Sajow-Singkoh MHum menghadiri Perayaan Natal...
Kawanua Rantau
19 Aug 2014 / dibaca 1414 kali
TONDANO (BK): Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi dan Ketua TP PKK Dr Olga Sajow-Singkoh MHum menjamu kunjungan Ketua Maesa New York...
Kawanua Rantau
22 Jan 2014 / dibaca 2169 kali
JAKARTA (BK) : Rukun Nikitawaya Desa Sendanga Kakas di Jakarta akan melaksanakan peryaan Natal dan Tutup Taon pada Sabtu 25 Januari 2013....
Kawanua Rantau
05 Oct 2013 / dibaca 1765 kali
JAKARTA (BK) : Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengutarakan harapannya agar kedepan pemerintah daerah dapat menerapkan kebijakan yang probisnis...
Kawanua Rantau
02 Sep 2013 / dibaca 4043 kali
JAKARTA (BK) : Upacara Adat Minahasa dan Pengukuhan Presidium KKK Bunyi Tetengkoren membuka pelaksanaan Upacara Adat Minahasa dan Gelar...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.