Kawanua Rantau

Tetengkoren Awali Pengukuhan Dan Pagelaran Seni Kerukunan Keluarga Kawanua (K3) Di Senayan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 02 September 2013 00:17   4044 kali
Pelantikan K3 di Senayan, Minggu (1/9/2013)

JAKARTA (BK) : Upacara Adat Minahasa dan Pengukuhan Presidium KKK Bunyi Tetengkoren membuka pelaksanaan Upacara Adat Minahasa dan Gelar Seni Budaya yang dilaksanakan mengiringi acara pengukuhan Presidium Pusat dan Dewan Pengurus Kerukunan Keluarga Kawanua, masa bhakti 2013-2017, di Basket Hall Senayan Jakarta.

Upacara pengukuhan Presidium dan Pengurus KKK, dipimpin langsung Ketua Majelis Adat Minahasa, Adrian Bert Supit. HBL Mantiri, Ketua Dewan Kehormatan KKK Pusat , ketika menyampaikan sambutannya menunjuk empat hal penting yang harus digarisbawahi pengurus KKK Pusat.

Pertama, dalam situasi apapun pengurus harus senantiasa mengucap syukur. “Mengucap syukur dalam segala hal dan bukan untuk segala hal,” kata Mantiri yang kini lebih fokus pada tugas pelayanan gereja.

Kedua, Orang Kawanua, jangan sekedar jadi penonton harus berkarya. Tugas kita pengurus untuk mengarahkan setiap anggota agar selalu mampu berkarya.

Ketiga, jadikanlah hidupmu bermanfaat bagi semua orang. Hidup harus jadi berguna dan tidak sekedar hidup.

Keempat, tunduk dan taat dalam hal aturan Tuhan, aturan bangsa, dan aturan organisasi yakni Kerukunan Keluarga Kawanua.

 “Jika semua ini dapat dijalankan dengan baik maka hidup kita, hidup tou kawanua pasti akan berkemenangan,” demikian Mantiri.

Pada bagian lain, Pdt. Ir Jimmy H. Tampi, Ketua Umum KKK Pusat, mengajak setiap anggota, bahkan seluruh orang kawanua yang berada di rantau, supaya menjadi wadah yang menjalankan misi kedamaian bagi anggota dan bagi organisasi sendiri.

“Ingat, organisasi kita ada bukan eksklusif seperti organisasi lain. Kita ada untuk menjalankan falsafah organisasi melayani dan memberkati,” kata Tampi yang kesehariannya menjadi pelayan di Gereja GESBA New Life.

Program lainnya, lanjut Tampi, mendirikan Wale Kawanua atau Rumah Adat Minahasa bagi masyarakat Minahasa di rantau. Di lokasi ini nanti pada setiap pekan akan ada pertunjukan semua budaya dari Minahasa yang dilaksanakan secara bergiliran oleh masing-masing sub etnis Minahasa. Pertunjukan seni dan budaya Minahasa ini dilaksanakan dalam bentuk pergelaran budaya.

Selain akan dijadikan tempat pergelaran budaya Minahasa, di Wale Kawanua ini juga akan diisi sejumlah informasi tentang masyarakat Kawanua, data base tentang orang-orang kawanua yang telah “berbuat” untuk Kawanua, tokoh Kawanua berprestasi juga orang kawanua yang telah mengharumkan nama daerah juga bangsa dan Negara.

Program inti berikutnya, yakni secara berkala Pengurs KKK Pusat juga akan memberikan award; Kawanua Award. Anugerah dalam bentuk penghargaan ini diberikan kepada mereka-mereka yang dinilai telah berjasa bagi tou kawanua dan bagi mereka yang berprestasi.

Sebagai langkah awal, penghargaan ini pertama dianugerahkan kepada, masing-masing Onny Markadi-Tambuwun, Telly Kasenda, Chris Lalamentik, Hans Kawulusan, Gordon Mogot, Henk Ngantung, Yappy Tambayong dan Frits Sumanti.

Sementara itu, Beno Kilapong, Ketua Presidium Pusat KKK, menekankan pada upaya tou kawanua untuk lebih mempererat persatuan dan kesatuan. Beno juga menyinggung kebiasaan orang kawanua yang sering tampil hanya untuk kepentingan tertentu. “Saatnya kita berlomba meningkat kemampuan sumber daya manusia tou kawanua agar labih banyak lagi yang dapat berbicara, baik di tingkat regional, nasional bahkan internasional. Stop baku cungkel. Mari baku beking pande,” kata Kilapong. Jalankan dengan sebaiknya falsafah KKK Pusat yaitu melayani dan memberkati. Diakui untuk menjalankan falasafah ini sungguh berat. Ini tugas tidak mudah.

Olehnya mari bergandengan tangan agar organisasi KKK ini bisa menjadi wadah yang bermanfaat ganda bagi semua anggotanya. Upacara adat yang juga diikuti para pimpinan dari kesepuluh pakasaan yang tergabung dalam Majelis Adat Minahasa, masing-masing Hanny Tampenawa, Hemmy Koapaha, Lona Lengkong, Rull Kuron, Julius Ponto, Dolfi Maringka, Ronny Gosal, Efri Liu, dan Paulus Heydemans, ditutup dengan penampilan sejumlah artis kawanua.

(Mercys/Ferol/BK-2)

 

Komentar ()
Berita Kawanua Rantau
Kawanua Rantau
05 Dec 2014 / dibaca 1436 kali
BALIKPAPAN (BK) : Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi dan Ketua TP PKK Minahasa Dr Olga Sajow-Singkoh MHum menghadiri Perayaan Natal...
Kawanua Rantau
19 Aug 2014 / dibaca 1415 kali
TONDANO (BK): Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi dan Ketua TP PKK Dr Olga Sajow-Singkoh MHum menjamu kunjungan Ketua Maesa New York...
Kawanua Rantau
22 Jan 2014 / dibaca 2172 kali
JAKARTA (BK) : Rukun Nikitawaya Desa Sendanga Kakas di Jakarta akan melaksanakan peryaan Natal dan Tutup Taon pada Sabtu 25 Januari 2013....
Kawanua Rantau
05 Oct 2013 / dibaca 1766 kali
JAKARTA (BK) : Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengutarakan harapannya agar kedepan pemerintah daerah dapat menerapkan kebijakan yang probisnis...
Kawanua Rantau
02 Sep 2013 / dibaca 4045 kali
JAKARTA (BK) : Upacara Adat Minahasa dan Pengukuhan Presidium KKK Bunyi Tetengkoren membuka pelaksanaan Upacara Adat Minahasa dan Gelar...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.