Kesehatan

Obat Maag Ranitidin Produksi PT Phapros Tbk Terbukti Tercemar NDMA

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 08 October 2019 19:29   202 kali

JAKARTA (BK): Obat maag ranitidin yang diproduksi PT Phapros Tbk terbukti tercemar N-Nitrosodimethylamine (NDMA) terkait risiko kanker. Dengan demikian, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memerintahkan penarikan obat tersebut dari peredaran di lapangan.

 

Menanggapi hal tersebut, PT Phapros atau PEHA menarik kembali (recall) produk tersebut per tanggal diberikannya surat resmi tanggal 3 Oktober 2019. Produk yang dimaksud adalah Ranitidin HCl Cairan Injeksi 25 mg/ml untuk nomor bets produk jadi: 95486160 s/d 190, 06486001 s/d 008, 16486001 s/d 051, 26486001 s/d 019.

 

"Recall dilakukan PEHA dengan menjangkau ke seluruh outlet di seluruh Indonesia seperti, Pedagang Besar Farmasi, Instalasi Farmasi Pemerintah, Apotik, Instalasi Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik, dan Dokter," tulis PEHA dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (8/10/2019).

 

"Tak hanya itu, PEHA juga melaporkan secara berkala kepada BPOM terkait pemberhentian produksi, recall, dan pemusnahan produk yang mengandung bahan aktif RANITIDIN tersebut," lanjutnya.

 

Recall yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari penghentian distribusi dan produksi yang dilakukan PEHA sejak tanggal 25 September 2019, sebagai hasil konsultasi PEHA kepada BPOM atas sinyal adanya cemaran NDMA dalam ranitidin. Langkah ini diambil sebagai niat baik dan gerak cepat PEHA untuk kepentingan masyarakat.

 

Selain obat maag ranitidin yang diproduksi PT Phapros, Zantac Cairan Injeksi 25 mg/mL dari PT Glaxo Wellcome Indonesia, Rinadin Sirup 75 mg/5mL, Indoran Cairan Injeksi 25 mg/mL dan Ranitidine Cairan Injeksi 25 mg/mL dari PT Indofarma juga ditarik secara sukarela.
 



(dtc/bk-1)

Komentar ()
Berita Kesehatan
Kesehatan
26 May 2018 / dibaca 876 kali
JAKARTA (BK): Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) DR (HC) Christiany Eugenia Paruntu SE kembali menyabet penghargaan dari Presiden RI...
Kesehatan
13 May 2018 / dibaca 1023 kali
Manado (BK): Perawat Siloam Hospital Manado sukses mengadakan Bakti Sosial dan Jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Perawat Sedunia...
Kesehatan
12 May 2018 / dibaca 1224 kali
MANADO (BK) : Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, luka bakar menyebabkan sekitar 195 ribu jiwa meninggal di Indonesia setiap tahun....
Kesehatan
16 Feb 2018 / dibaca 1131 kali
MANADO (BK): Menyambut tahun baru Imlek 2569 Siloam Hospitals Group serentak membagikan kado  menarik bagi seluruh pasien rawat inap...
Kesehatan
10 Feb 2018 / dibaca 577 kali
JAKARTA (BK): Profesi sebagai wartawan ternyata juga bisa menyebabkan serangan berbagai penyakit, dari ringan sampai berat.   Namun...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.