Kotamobagu

Uang Palsu Beredar di Kotamobagu, Firna Kaget Uangnya tidak Terbaca Mesin Setoran Tunai

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 12 March 2018 17:51   279 kali
Gerai ATM Setoran Tunai Bank Central Asia (BCA) Cabang Pembantu Kotamobagu. (foto : acha
KOTAMOBAGU (BK) : Firnawati Da'i (27), kaget saat melakukan penyetoran uang hasil warungnya di ATM Setoran Tunai Bank Central Asia (BCA) Cabang Pembantu Kotamobagu. Pasalnya, selembar pecahan 100 ribu tidak terbaca mesin ATM.
 
 
"Kejadiannya tadi siang sekitar pukul 11.00 WITA. Saya mau menyetor uang hasil warung sebanyak Rp 1,7 juta," ujar Firna saat ditemui di rumahnya, Kelurahan Kotobangon Lingkungan III Kecamatan Kotamobagu Timur, Senin (12/3/2018) sore.
 
 
Awalnya, 10 lembar uang Rp 50 ribu terbaca oleh mesin ATM. Tapi saat memasukkan 12 lembar uang Rp 100 ribu, tidak terbaca.
 
 
"Saya bahkan sampai pindah ke mesin ATM lainnya dan sudah merapikan lembaran uang, tapi tetap tidak terbaca. Saya mulai curiga, jangan-jangan uang saya palsu," terangnya.
 
 
Dia pun lalu diarahkan ke teller yang berada di lantai dua. dari 12 lembar uang Rp 100 ribu, hanya 11 lembar yang terbaca di teller.
 
 
"Satu lembarnya ditahan pihak bank, katanya ada dugaan uangnya palsu. Mereka takut uang itu beredar dan akan diserahkan ke Bank Indonesia," tukas Firna.
 
 
Kurniawan M, security BCA Cabang Pembantu Kotamobagu mengatakan melihat seorang nasabah yang kebingungan di ATM Setoran Tunai. Dia pun mendekat untuk memberikan bantuan.
 
 
"Katanya selembar uangnya tidak terbaca mesin ATM. Saya usulkan diperiksa saja di atas (teller). Ternyata ada memang ada uang yang diduga palsu" ujarnya.
 
 
Karyawati BCA Cabang Pembantu Kotamobagu menunjukkan uang yang diduga palsu. (foto : acha)
 
 
Sementara itu, Kepala BCA Cabang Pembantu Kotamobagu, Elly J. Lambuwun membenarkan adanya uang yang dicurigai palsu saat disetorkan nasabahnya.
 
 
"Uang itu kami tarik, lalu dibuatkan form yang ditandatangani nasabah. Form itu nantinya akan kami serahkan ke Bank Indonesia untuk diteliti lagi keasliannya," ungkapnya.
 
 
Lambuwun meminta nasabah dan masyarakat untuk tetap mewaspadai peredaran uang palsu dengan menerapkan cara sederhana mengenali keaslian uang. "Gunakan cara 3D, Dilihat, Diraba, Diterawang," katanya.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Kotamobagu
Kotamobagu
02 May 2017 / dibaca 628 kali
KOTAMOBAGU (BK) : Kekecewaan menghinggapi ratusan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Kotamobagu. Pasalnya, mereka tidak dapat...
Kotamobagu
02 May 2017 / dibaca 641 kali
KOTAMOBAGU (BK): Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia, Selasa (2/5/2017)....
Kotamobagu
19 Mar 2017 / dibaca 592 kali
KOTAMOBAGU (BK): Anggota DPR RI, Djenri Keitjem melakukan reses menemui konstituen di Kota Kotamobagu, Minggu (19/3/2017).   Di...
Kotamobagu
15 Mar 2017 / dibaca 755 kali
KOTAMOBAGU (BK) : Polsek Kotamobagu kini mempunyai jargon baru untuk tim khususnya menggantikan Tim Maleo Kota. Jargon itu bernama Tim Bogani...
Kotamobagu
10 Mar 2017 / dibaca 524 kali
KOTAMOBAGU (BK) : Sekretaris Kota (Sekkot) Kotamobagu, Tahlis Gallang mengharapkan adanya pecatur yang lahir dari Kota Kotamobagu. Ini...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.