Lingkungan

HJP : Problem Banjir Manado Perlu Penanganan Serius

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 04 November 2015 19:25   1439 kali
MANADO (BK) : Calon Walikota Manado, Hanny Joost Pajouw (HJP) kembali menyatakan satu diantara berbagai persoalan serius dan krusial di Kota Manado adalah ancaman banjir. Untuk jangka panjang, tidak ada persoalan yang lebih serius dari persoalan banjir di Manado.

Penegasan itu dikemukakan HJP dalam dialog dengan sejumlah wartawan dan tokoh generasi muda Manado, Senin kemarin. “Potensi atau ancaman banjir bagi Kota Manado adalah sangat serius. Ini harus diberi perhatian ekstra oleh pemerintah dan masyarakat,” katanya.

Dia mengatakan komitmen kuat Calon Gubernur Olly Dondokambey melakukan upaya pencegahan dengan mempercepat proyek pembangunan dua bendungan/waduk di Kuwil dan Sawangan perlu mendapat topangan semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat Sulawesi Utara.

“Jika saya dipercayakan warga Manado, Pemkot Manado akan mensuport penuh kedua proyek itu. Bisa ditopang dengan APBD Pemkot,” tutur calon Walikota Manado yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Nasdem ini.

Menurut HJP, menangani masalah banjir di Kota Manado memang memerlukan dua pendekatan yakni pencegahan dan penanggulangan.

“Upaya penanggulangan bencana banjir penting dilakukan, tetapi untuk jangka panjang sangat penting dilakukan pencegahan. Sebab, pencegahan banjir akan berdampak jauh ke depan pada kehidupan masyarakat banyak di Kota Manado,” ujar penyandang gelar Master Ekonomi dari Unsrat ini.

Ditambahkannya, warga Manado saatnya sekarang mensupport upaya-upaya pencegahan. Janganlah kita bertahun-tahun harus mengurus bencana penanggulangan banjir. Sekarang saatnya semua pemangku kepentingan fokus pencegah bencana banjir.

“Adalah tidak baik, jika kita cuma berkutat dan pasrah mengurus bencana. Program yang penting adalah program pencegahan bukan hanya penanggulangan atau program memberi santunan setelah terjadi bencana alam,” ujarnya.

Peristiwa banjir yang sudah hampir tiap tahun melanda Kota Manado sudah cukup menjadi pelajaran. Kita tentunya tidak cuma berkutat dan berpasrah pada upaya-upaya penanggulangan. Proyek bendungan di Kuwil dan Sawangan adalah cara pencegahan yang terukur dan mancakup kepentingan generasi akan datang.

Empat sungai besar yang membelah Kota Manado masing-masing, Sungai Tondano, Sungai Sario, Sungai Dendengan sudah memberi banyak pelajaran bencana bagi kota ini.

Oleh karena itu, lanjut HJP, diperlukan perjuangan bersama semua komponen untuk melakukan pencegahan.

Pemkot Manado, katanya, bisa ikut mencadangkan dana APBD untuk upaya-upaya pencegahan. Misalnya mensuport dua proyek bendungan, dan terlibat langsung melakukan rehabilitasi kawasan penyangga daerah resapan air.

“Pemkot Manado bisa ikut mereboisasi kawasan penyangga di Minahasa, Tomohon dan Minut,” tutur Tuama Langowan ini.

Hanny Joost Pajouw menambahkan, persoalan banjir di Manado membutuhkan keseriusan semua pihak.

“Tidak berlebihan kalau dikatakan, mengatasi banjir Manado adalah proyek kemanusiaan. Perjuangan Pak Olly Dondokambey untuk mencegah banjir di Manado saya pahami sebagai sesuatu sangat penting,” pungkasnya.

(*/bk-8)
Komentar ()
Berita Lingkungan
Lingkungan
05 Nov 2015 / dibaca 1616 kali
MANADO (BK): Wali Kota Manado, G.S. Vicky Lumentut diundang Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya, Tuti...
Lingkungan
04 Nov 2015 / dibaca 1440 kali
MANADO (BK) : Calon Walikota Manado, Hanny Joost Pajouw (HJP) kembali menyatakan satu diantara berbagai persoalan serius dan krusial di Kota Manado...
Lingkungan
21 Sep 2015 / dibaca 1190 kali
MANADO – Setiap hari, dalam satu setengah bulan terakhir keluarga Hanny Joost Pajouw atau Kel. Pajouw – Mailoor masuk keluar lingkungan di sejumlah...
Lingkungan
16 Aug 2015 / dibaca 1134 kali
MANADO (BK) : Kegiatan Save Our Littoral Life di Kota Manado menelorkan dua rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Penanaman terumbu karang...
Lingkungan
30 Jul 2015 / dibaca 1160 kali
JAKARTA (BK) : Institut Pembangunan Berkelanjutan didirikan di Jakarta pada 21 Januari 2015 oleh Dr Auderey Tangkudung Msi dan Dr Dhita Hapsarani...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.