Lingkungan

JRBM Rehabilitasi 650 Hektare Hutan di BMR

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 14 November 2019 09:41   113 kali
Program rehabilitasi PT JRBM di Desa Lolak Kecamatan Lolak Bolmong. (Tampak atas sebelum direhabilitasi, bawah sesudah direhabilitasi)
JAKARTA (BK) : Tim penilai dari Dinas Kehutanan Provinsi Sulut, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Tondano dan PDASHL Jakarta menyimpulkan PT. J Resources Bolaang Mongondow (JRBM), yang merupakan anak usaha PT J Resources Asia Pasifik (PSAB) dinyatakan berhasil melaksanakan penanaman rehabilitasi Daerah Alisan Sungai (DAS) Bakan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
 
 
Ini merupakan kesimpulan rapat evaluasi yang dilaksanakan di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat. Sebelumnya sudah dilakukan evaluasi dan supervisi pada Mei dan September 2019.
 
 
Ada 3 fungsi kawasan lokasi rehabilitasi DAS PT JRBM. Pertama, seluas 612 hektare sebagai yang merupakan Hutan Produksi (HP) Poigar di Desa Bantik (Blok A dan Blok B), Desa Lolan dan Desa Ambang, Kecamatan Bolaang Timur, Kabupaten Bolmong.
 
 
Kedua, seluas 28 hektare sebagai Hutan Kota yang berlokasi di Desa Lalow, Kecamatan Lolak dan di Desa Tabilaa, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).
 
 
Dan seluas 10 hektare sebagai Hutan Lindung Mangrove berlokasi Desa Motandoi, Kecamatan Pinolosian Timur, Kabupaten Bolsel, Provinsi Sulut.
 
 
Setelah dilakukan evaluasi disimpulkan kegiatan penanaman rehabilitasi hutan di ketiga lokasi tersebut dinyatakan berhasil. Di hutan lindung Mangrove Matandoi dan Dumagin direhabilitasinya berhasil di area seluas 10 hektare dengan jumlah tanaman 3.595 batang/hektar (>3.300 btg/Ha).
 
 
Kemudian Hutan Kota Lolak di Kabupaten Bolmong seluas 20 hektare dan Hutan Kota Tabilaa di Kabupaten Bolsel seluas 8 hektare dengan jumlah tanaman 1.172 batang/hektar (>1.100 btg/Ha).
 
 
Dan Hutan Produksi Poigar di Kabupaten Bolmong seluas 612 hektare dengan jumlah tanaman rata-rata 820 batang/hektar (>700 btg/Ha).
 
 
Selain itu kewajiban Rehabilitasi DAS PT JRBM secara keseluruhan 650 hektare (100%) dan dapat diserah-terimakan kepada pemerintah. Jumlah tanaman yang tumbuh seluruhnya memenuhi ketentuan batas minimal sesuai dengan ketentuan dalam Permenhut Nomor P.87/Menhut-II/2014 tentang Pedoman penanaman bagi pemegang IPPKH dalam rangka rehabilitasi DAS.
 
 
Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Ir. Hudoyo, MM mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, PT. J Resources Bolaang Mongondow telah berhasil memenuhi kewajibannya selaku pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan dengan melakukan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai.
 
 
"Ini menjadi bukti nyata bahwa kita semua bisa melakukan sesuatu yang baik dengan menghijaukan bumi,” tandasnya.
 
 
Keberhasilan PT JRBM juga tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat setempat dalam Program Rehabilitas DAS. “Keterlibatan masyarakat pada program Rehabilitasi DAS PT JRBM dimulai dari proses penetapan lokasi, penyusunan dokumen rancangan teknis kegiatan dan sampai dengan pelaksanaan kegiatan penanaman,” terang Direktur J Resources Edi Permadi.
 
 
Selanjutnya PT JRBM akan secara resmi menyerahkan pengelolaan lokasi rehab DAS ini kepada pemerintah dalam hal ini Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH). KPH menjadi pengelola tapak melalui Dirjen PDASHL dan Dinas Kehutanan Provinsi Sulut.
 
 
Meski demikian, dukungan pemerintah daerah, Dinas Kehutanan, BPDASHL dan masyarakat setempat menjadi hal yang mutlak diperlukan untuk merawat dan menjaga lokasi Rehab DAS, sehingga dapat memberikan manfaat secara ekologis maupun ekonomis.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Lingkungan
Lingkungan
26 Nov 2016 / dibaca 1857 kali
MANADO (BK): Manado ternyata berpredikat darurat sampah. Fakta ini terungkap pada Forum Group Discussion (FGD) yang digelar Aliansi Jurnalis...
Lingkungan
09 Nov 2016 / dibaca 1093 kali
DENPASAR (BK)Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi tampil memukau menjadi Nara Sumber dalam The 16th World Lake Conference atau Kongres...
Lingkungan
17 Sep 2016 / dibaca 1407 kali
MANADO (BK): Kapal pembangkit listrik terapung Karadeniz Powership Zeynep Sultan ternyata ramah lingkungan. Pasalnya, tidak ditemukan limbah...
Lingkungan
17 Sep 2016 / dibaca 1257 kali
MANADO (BK): Kepedulian Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado terhadap lingkungan patut diacungi jempol. Salah satunya dengan melaksanakan...
Lingkungan
13 Sep 2016 / dibaca 1327 kali
MANADO (BK) : Dinas Pertanian Kota Manado menargetkan menanam 11 ribu bibit mangrove di tahun 2016 ini. Pantai Tongkeina, Bunaken dan Alung...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.