Liputan Khusus

Bapontar, Cara Polsek Pulau Bunaken Sosialisasi Vaksinasi Covid-19

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 22 November 2021 23:03   833 kali
Kapolsek Pulau Bunaken Iptu Karim Hamzah saat audiensi dengan Mr. Michael, pengelola Bed & Breakfast Arto Moro Resort. (foto: istimewa)
POLRI sebagai salah satu institusi garda terdepan dalam penanganan COVID-19, terus berupaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini. Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona mulai dari Operasi Yustisi hingga program Serbuan Vaksinasi.
 
Program-program ini dilakukan dengan berbagai macam cara mulai dari tingkatan tertinggi institusi ini hingga di tingkatan paling bawah. 
 
Di Polsek Bunaken Kepulauan, program penanganan COVID-19 juga dilakukan dengan melaksanakan Serbuan Vaksinasi. Selain itu, juga melaksanakan program “Bapontar”. Program ini digagas Kapolsek Iptu Karim Hamzah.
 
Tapi jangan salah, Bapontar bukanlah jalan-jalan atau pesiar. Memang dalam bahasa lokal daerah Manado, Bapontar adalah jalan-jalan, dan juga identik dengan pesiar, berkeliling (tanpa tujuan), keluyuran atau ngelayap.
 
Bapontar adalah singkatan dari Bhayangkara Patroli Lingkungan dan Sekitar. Dimasa pandemi COVID-19 ini, Bapontar lebih ditujukan untuk melaksanakan sosialisasi mengenai protokol kesehatan dan pentingnya vaksinasi.
 
“Jadi kita memang bapontar, tapi bapontar untuk patroli di wilayah hukum Polsek Bunaken Kepulauan,” ujar Iptu Karim Hamzah di Manado, Senin (22/11/2021).
 
Sebagai Kapolsek, Iptu Karim Hamzah merasakan pandemi COVID-19 tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat. Tetapi juga memengaruhi kondisi perekonomian, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat, khususnya di pulau Bunaken yang terkenal dengan kecantikan alam bawah laut.
 
“Karena Pulau Bunaken menjual keindahan alam bawah laut, pastinya juga berdampak di bidang pariwisata. Ada kesulitan dunia usaha di bidang pariwisata di pulau Bunaken ini,” kata Karim.
 
Polsek Bunaken Kepulauan sendiri secara rutin melakukan melakukan himbauan kepada warga masyarakat terkait vaksinasi dan protokol kesehatan. Selain itu juga mengajak warga agar bersama - sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
 
Kemudian memberikan himbauan kepada pelaku-pelaku usaha warung/kios serta Rumah Makan untuk tetap mengikuti Protokol Kesehatan dan mematuhi batas Jam Operasional yaitu pukul 22.00 WITA. Juga memberikan pesan-pesan Kamtibmas, di antaranya agar menghindari minuman keras.
 
Pada saat melaksanakan giat Bapontar ke Bed & Breakfast Arto Moro Resort di Kelurahan Bunaken, Lingkungan I, Kecamatan Bunaken, Selasa 16 November 2021 lalu, ia mengingatkan bahwa situasi saat ini, khususnya di dunia pariwisata dibutuhkan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya vaksinasi.
 
Karena untuk menyegarkan kembali pariwisata di pulau Bunaken, perlu pemahaman masyarakat tentang vaksinasi, dimana masyarakat setempat yang telah melaksanakan vaksinasi secara lengkap bisa membantu pariwisata akan kembali bangkit.
 
“Turis baik lokal maupun turis asing pasti mau berkunjung lagi ke tempat ini jika mendapatkan jaminan warga setempat telah mendapatkan herd immunity dari vaksinasi menyeluruh yaitu tahapan (D1, D2 dan D3)untuk menghindari tertular dari virus corona,” terang Kapolsek.
 
Mr. Michael, pengelola Bed & Breakfast Arto Moro Resort memang mengakui menemui kesulitan untuk menjalankan usaha sebagai pegiat pariwisata di pulau Bunaken saat pandemi COVID-19. Hampir 2 tahun lamanya resortnya tidak dihuni oleh pengunjung karena adanya pembatasan-pembatasan oleh pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19.
 
Dia pun sangat mendukung program Bapontar Polsek Bunaken dalam mensosialisasikan vaksinasi. Ia tidak ingin Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kembali ditingkatkan oleh pemerintah. 
 
“Kami siap membantu aparat kepolisian untuk ikut mensosialisasikan program vaksinasi kepada masyarakat serta kepada pengunjung resort agar pariwisata di Pulau Bunaken bisa bangkit lagi,” tutur Michael.
 
Taman Laut Bunaken memang memiliki keneka ragaman spesies binatang atau biota laut yang tertinggi di dunia. Di dasar Lautnya terdapat terumbu karang dengan kontur keras juga lembut, dengan dinding karang yang curam.
 
Bunaken kemudian menjadi perwakilan ekosistem laut Indonesia, meliputi padang rumput laut, terumbu karang dan ekosistem pantai. Pada tahun 2005, UNESCO resmi memasukkan taman ini ke dalam Situs Warisan Dunia, karena keindahan dan adanya ragam spesies yang hidup di dalam bawah laut.
 
Editor: Asrar Yusuf
Komentar ()
Berita Liputan Khusus
Liputan Khusus
23 Oct 2020 / dibaca 462 kali
TATAPAAN (BK): Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menggelar sosialisasi pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil...
Liputan Khusus
22 Oct 2020 / dibaca 522 kali
TUMPAAN (BK): Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terus melakukan sosialisasi pelaksanaan pemilihan kepala daerah...
Liputan Khusus
17 Oct 2020 / dibaca 655 kali
MANADO (BK): Karang Taruna menggelar temu karya daerah. Prosesi pembukaan Temu Karya Daerah (TKD) Karang Taruna (KT) Provinsi Sulawesi Utara...
Liputan Khusus
30 Sep 2020 / dibaca 696 kali
Mahasiswa Berinovasi Bersama Ciptakan Perubahan Untuk Negeri   Menghubungkan dan memberdayakan anak muda di seluruh Indonesia...
Liputan Khusus
26 Sep 2020 / dibaca 558 kali
AMURANG (BK): Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melaksanakan Rapat Paripurna dalam rangka Penetapan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2022 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.