Liputan Khusus

Dosen Politeknik Gelar Pengasapan Ikan Ramah Lingkungan “Cakalang Fufu” UKM Lastari di Desa Kaima, Minut

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 30 November 2018 15:03   503 kali
KAIMA (BK): Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan Skema PPPUD ini merupakan satu-satunya kegiatan di Propinsi Sulawesi Utara yang telah lolos seleksi proposal tahun 2018 pada DRPM Dikti untuk di danai pelaksanaannya selama 3 tahun. 
 
Pada hari Jumat, tanggal 30 Nopember 2018 Tim Pelaksana PKM skema PPPUD DRPM (Direktorat Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat) Dikti bersama dengan Program Studi Manajemen Bisnis, Politeknik Negeri Manado merampungkan serangkaian kegiatannya yang telah dilakukan selama tahun 2018 pada UKM Lastari Desa Kaima. 
 
Produk Ikan Asap yang biasa disebut dengan “Ikang Cakalang Fufu” merupakan produk unggulan daerah Propinsi Sulawesi Utara yang memiliki ciri yang khas dari daerah ini dan telah menjadi salah satu jenis produk makanan yang dikenal oleh masyarakat Indonesia. 
 
Bahkan jenis produk ini seringkali dijadikan souvenir bagi para wisatawan yang datang berkunjung di Sulawesi Utara. Jenis masakan di Propinsi Sulawesi Utara yang menggunakan produk ikan asap ini selalu disediakan pada hampir seluruh restoran sebagai masakan khas di daerah ini, sehingga produk ikan asap ini sangatlah laris terjual baik di pasar tradisional, swalayan, dan bahkan di tempat penjualan souvenir. 
 
Produk ikan asap ini seringkali ditemui pada restoran-restoran tertentu di luar daerah Propinsi Sulawesi Utara yang secara khusus menjual masakan khas daerah ini. Harga jual produk ikan asap ini sangat mahal jika dibandingkan dengan ikannya yang masih belum diolah/mentah. Hal ini disebabkan oleh proses pengolahan ikan asap yang secara tradisional membutuhkan waktu yang cukup lama dan tempat yang luas sehingga biaya pengolahannya menjadi lebih tinggi. 
 
Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk memberikan solusi atas permasalahan prioritas yang dihadapi UKM Lastari dalam upaya meningkatkan mutu, memperkenalkan nilai produk yang ramah lingkungan, meningkatkan kuantitas dan volume penjualan melalui ekspor produk ikan asap ramah lingkungan bagi pasar dalam negeri. 
 
Pemilihan UKM Lastari karena mitra ini memproduksi jenis ikan Cakalang dengan sistem pengasapan yang sederhana dengan ukuran berat ikan cakalang 10-12 Kg per 1 ekor ikan, namun kapasitas produksinya belum optimal. Kegiatan PPPUD tahun 2018 ini menerapkan multidisipllin dari para dosen yang ada di Politeknik Negeri Manado baik pada bidang kompetensi Manajemen Bisnis, Teknik Mesin, Manajemen Pemasaran, Teknik Sipil, Teknik Elektro, Hukum, dan Administrasi Bisnis.
 
Adapun para peneliti Pengasapan Ikan Ramah Lingkungan “Cakalang Fufu”
UKM Lastari Di Desa Kaima, Kab. Minahasa Utara
PROGRAM PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN DAERAH (PPPUD) 
Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Dikti terdiri dari : 
 
Dr. Daisy I. E Sundah, SE.,M.Ed.M (Ketua)
Ir Leo Tawaluyan, MT (Anggota 1)
Diana Marami,SE.,MSi (Anggota 2)
 
Kajian lengkap tentang penelitian ini adalah ada dalam link ini
 
 
(mfw/bk-11)
 
Komentar ()
Berita Liputan Khusus
Liputan Khusus
28 Dec 2019 / dibaca 264 kali
  TAHUNA (BK)-Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME melantik dan mengambil sumpah dua Pejabat (Pj) Kapitalaung yakni...
Liputan Khusus
19 Nov 2019 / dibaca 400 kali
JAKARTA (BK): Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Christiany Eugenia Paruntu kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat Nasional....
Liputan Khusus
28 Oct 2019 / dibaca 1116 kali
TONDANO (BK):  Konsultasi Tahunan Pemuda Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) tahun 2019, yang dilaksanakan di Gereja GMIM Elim...
Liputan Khusus
23 Sep 2019 / dibaca 278 kali
JAYAPURA (BK):  Sebanyak 318 orang pedemo diamankan di Mako Brimob, Polda Papua usai aksi demo di Universitas Cenderawasih, Jayapura,...
Liputan Khusus
23 Sep 2019 / dibaca 442 kali
  WAMENA (BK): Kerusuhan terjadi di Kota Wamena, Papua, pagi ini. Kantor dinas dan sejumlah ruko dibakar massa.   Karo...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.