Liputan Khusus

DPRD Manado, Rumah Penyampaian Aspirasi Rakyat

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 28 February 2017 14:00   467 kali
MANADO (BK): Ketua DPRD Kota Manado Noortje Henny Van Bone menegaskan jika lembaga DPRD Kota Manado merupakan rumah penyampaian aspirasi rakyat, terkait kegiatan pemerintah, kinerja dan pelayanan pemerintah maupun untuk hal-hal yang berkaitan dengan tugas dari lembaga legislatif.
 
Hal ini dibuktikan dengan banyaknya aspirasi warga yang datang untuk menyampaikan aspirasi selang bulan Februari 2017 ini. Bahkan, kaum difabel juga menjadikan DPRD Kota Manado sebagai penyambung aspirasi mereka terkait dengan hal-hal yang berkaitan dengan mereka.
 
Senin 27 Februari 2017, masyarakat Tuna Netra mendatangi kantor DPRD Kota Manado untuk mengadukan penertiban yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Manado terhadap mereka. Para warga Tuna Netra ini merasa telah diperlakukan tidak adil, karena mereka bukanlah pengemis.
 
"Kami ini berjualan bukan meminta-minta. Walaupun pekerjaan kami itu hanya kecil karena berjualan di pinggiran jalan, tapi kami bukanlah gelandangan atau pengemis yang kerjanya meminta-minta," kata Azis, perwakilan tuna netra.
 
Senada dikatakan Refly, tuna netra lainnya yang menilai persoalan penertiban terhadap mereka, menjadi hal yang terus berulang-ulang. "Apakah pemerintah tidak bisa membedakan," kata Refly.
 
Aduan warga tuna netra ini diterima oleh Apriano Ade Saerang, Arthur Paath, Dijana Pakasi, Vanda Pinontoan dan Roy Maramis.
 
Masih di tanggal yang sama, masyarakat Kelurahan Pinaesaan lingkungan 1, 2 dan 3 yang mengadu ke Komisi D DPRD Kota Manado, terkait penyaluran dana bantuan banjir. Mereka merasa ada yang salah dengan nama-nama penerima dana bantuan banjir tersebut.
 
Alhasil, Komisi D pun meresponnya dengan melakukan turun lapangan ke beberapa kelurahan dan mengeluarkan rekomendasi menghentikan penyaluran dana bantuan, hingga data benar-benar valid.
 
Pelaporan kinerja perangkat pemerintahan pun ikut disampaikan di kantor DPRD Kota Manado. Warga Kelurahan Maasing Lingkungan 3 Kecamatan Tuminting mendatangi kantor DPRD Manado untuk menyampaikan aspirasi penolakan terhadap kepala lingkungan.
 
Dalam aduan yang diterima oleh Syarifuddin Saafa dan Roy Maramis, warga mengatakan jika oknum kepala lingkungan yang terpilih, punya track record tidak baik sehingga ditolak masyarakat.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Liputan Khusus
Liputan Khusus
24 Jul 2017 / dibaca 447 kali
TOMOHON (BK): Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tomohon, Muh Noor HK, SH, MH menerima penghargaan dari Kajati Sulawesi Utara, Mangihut Sinaga,...
Liputan Khusus
16 Jul 2017 / dibaca 303 kali
TOMOHON (BK): Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon dan masyarakat bersyukur atas penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berupa Opini WTP...
Liputan Khusus
24 May 2017 / dibaca 521 kali
JAKARTA (BK):   Launching Tomohon Internasional Flower Festival (TIFF) di Kementerian Pariwisata Jakarta berlangsung sukses, pekan lalu....
Liputan Khusus
23 May 2017 / dibaca 798 kali
PADA Selasa (23/5/2017), Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Provinsi Sulawesi Utara, genap berusia 10 tahun. Usia memang masih seumur...
Liputan Khusus
18 May 2017 / dibaca 418 kali
MANADO (BK): DPRD Kota Manado secara berturut-turut menerima penyampaian aspirasi dari para pedagang yang ada di Kota Manado. Penerimaan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.