Liputan Khusus

DPRD Manado, Rumah Penyampaian Aspirasi Rakyat

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 28 February 2017 14:00   394 kali
MANADO (BK): Ketua DPRD Kota Manado Noortje Henny Van Bone menegaskan jika lembaga DPRD Kota Manado merupakan rumah penyampaian aspirasi rakyat, terkait kegiatan pemerintah, kinerja dan pelayanan pemerintah maupun untuk hal-hal yang berkaitan dengan tugas dari lembaga legislatif.
 
Hal ini dibuktikan dengan banyaknya aspirasi warga yang datang untuk menyampaikan aspirasi selang bulan Februari 2017 ini. Bahkan, kaum difabel juga menjadikan DPRD Kota Manado sebagai penyambung aspirasi mereka terkait dengan hal-hal yang berkaitan dengan mereka.
 
Senin 27 Februari 2017, masyarakat Tuna Netra mendatangi kantor DPRD Kota Manado untuk mengadukan penertiban yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Manado terhadap mereka. Para warga Tuna Netra ini merasa telah diperlakukan tidak adil, karena mereka bukanlah pengemis.
 
"Kami ini berjualan bukan meminta-minta. Walaupun pekerjaan kami itu hanya kecil karena berjualan di pinggiran jalan, tapi kami bukanlah gelandangan atau pengemis yang kerjanya meminta-minta," kata Azis, perwakilan tuna netra.
 
Senada dikatakan Refly, tuna netra lainnya yang menilai persoalan penertiban terhadap mereka, menjadi hal yang terus berulang-ulang. "Apakah pemerintah tidak bisa membedakan," kata Refly.
 
Aduan warga tuna netra ini diterima oleh Apriano Ade Saerang, Arthur Paath, Dijana Pakasi, Vanda Pinontoan dan Roy Maramis.
 
Masih di tanggal yang sama, masyarakat Kelurahan Pinaesaan lingkungan 1, 2 dan 3 yang mengadu ke Komisi D DPRD Kota Manado, terkait penyaluran dana bantuan banjir. Mereka merasa ada yang salah dengan nama-nama penerima dana bantuan banjir tersebut.
 
Alhasil, Komisi D pun meresponnya dengan melakukan turun lapangan ke beberapa kelurahan dan mengeluarkan rekomendasi menghentikan penyaluran dana bantuan, hingga data benar-benar valid.
 
Pelaporan kinerja perangkat pemerintahan pun ikut disampaikan di kantor DPRD Kota Manado. Warga Kelurahan Maasing Lingkungan 3 Kecamatan Tuminting mendatangi kantor DPRD Manado untuk menyampaikan aspirasi penolakan terhadap kepala lingkungan.
 
Dalam aduan yang diterima oleh Syarifuddin Saafa dan Roy Maramis, warga mengatakan jika oknum kepala lingkungan yang terpilih, punya track record tidak baik sehingga ditolak masyarakat.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Liputan Khusus
Liputan Khusus
06 May 2017 / dibaca 918 kali
BANDA ACEH (BK): Hebat..Meski tergolong daerah baru, eksistensi Minahasa Tenggara (Mitra) kian diperhitungkan di kanca Nasional. Sejak Komando...
Liputan Khusus
05 May 2017 / dibaca 360 kali
MANADO (BK): DPRD Kota Manado memantau langsung penggunaan anggaran Rp10 milliar yang digunakan untuk memperindah gunung Tumpa, Kamis 4 Mei...
Liputan Khusus
02 May 2017 / dibaca 1065 kali
RATAHAN (BK): Pendidikan berkarakter merupakan pilar utama dalam menentukan kemajuan peradaban. Hal ini menjadi perhatian serius Bupati James...
Liputan Khusus
26 Apr 2017 / dibaca 319 kali
MANADO (BK): DPRD Kota Manado, Selasa 25 April 2017 menggelar rapat paripurna dalam rangka mendengarkan Laporan Keterangan Pertanggung...
Liputan Khusus
19 Apr 2017 / dibaca 313 kali
MANADO (BK): DPRD Kota Manado membuktikan komitmennya terkait dengan dunia pendidikan di Kota Manado. Sejumlah cara ditempuh DPRD Manado untuk...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.