Liputan Khusus

DPRD Manado, Rumah Penyampaian Aspirasi Rakyat

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 28 February 2017 14:00   287 kali
MANADO (BK): Ketua DPRD Kota Manado Noortje Henny Van Bone menegaskan jika lembaga DPRD Kota Manado merupakan rumah penyampaian aspirasi rakyat, terkait kegiatan pemerintah, kinerja dan pelayanan pemerintah maupun untuk hal-hal yang berkaitan dengan tugas dari lembaga legislatif.
 
Hal ini dibuktikan dengan banyaknya aspirasi warga yang datang untuk menyampaikan aspirasi selang bulan Februari 2017 ini. Bahkan, kaum difabel juga menjadikan DPRD Kota Manado sebagai penyambung aspirasi mereka terkait dengan hal-hal yang berkaitan dengan mereka.
 
Senin 27 Februari 2017, masyarakat Tuna Netra mendatangi kantor DPRD Kota Manado untuk mengadukan penertiban yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Manado terhadap mereka. Para warga Tuna Netra ini merasa telah diperlakukan tidak adil, karena mereka bukanlah pengemis.
 
"Kami ini berjualan bukan meminta-minta. Walaupun pekerjaan kami itu hanya kecil karena berjualan di pinggiran jalan, tapi kami bukanlah gelandangan atau pengemis yang kerjanya meminta-minta," kata Azis, perwakilan tuna netra.
 
Senada dikatakan Refly, tuna netra lainnya yang menilai persoalan penertiban terhadap mereka, menjadi hal yang terus berulang-ulang. "Apakah pemerintah tidak bisa membedakan," kata Refly.
 
Aduan warga tuna netra ini diterima oleh Apriano Ade Saerang, Arthur Paath, Dijana Pakasi, Vanda Pinontoan dan Roy Maramis.
 
Masih di tanggal yang sama, masyarakat Kelurahan Pinaesaan lingkungan 1, 2 dan 3 yang mengadu ke Komisi D DPRD Kota Manado, terkait penyaluran dana bantuan banjir. Mereka merasa ada yang salah dengan nama-nama penerima dana bantuan banjir tersebut.
 
Alhasil, Komisi D pun meresponnya dengan melakukan turun lapangan ke beberapa kelurahan dan mengeluarkan rekomendasi menghentikan penyaluran dana bantuan, hingga data benar-benar valid.
 
Pelaporan kinerja perangkat pemerintahan pun ikut disampaikan di kantor DPRD Kota Manado. Warga Kelurahan Maasing Lingkungan 3 Kecamatan Tuminting mendatangi kantor DPRD Manado untuk menyampaikan aspirasi penolakan terhadap kepala lingkungan.
 
Dalam aduan yang diterima oleh Syarifuddin Saafa dan Roy Maramis, warga mengatakan jika oknum kepala lingkungan yang terpilih, punya track record tidak baik sehingga ditolak masyarakat.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Liputan Khusus
Liputan Khusus
17 Mar 2017 / dibaca 260 kali
MANADO (BK): Panitia Khusus DPRD Kota Manado, Sulawesi Utara, menyelesaikan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang...
Liputan Khusus
15 Mar 2017 / dibaca 198 kali
MANADO (BK): Panitia khusus (Pansus) DPRD Manado telah menyelesaikan dan merampungkan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang penataan...
Liputan Khusus
06 Mar 2017 / dibaca 329 kali
MANADO (BK): Anggota DPR RI, Djenri Keintjem melakukan masa reses dengan bertemu mitra kerja Kepala Stasiun RRI Manado dan staf, di Kota...
Liputan Khusus
28 Feb 2017 / dibaca 288 kali
MANADO (BK): Ketua DPRD Kota Manado Noortje Henny Van Bone menegaskan jika lembaga DPRD Kota Manado merupakan rumah penyampaian aspirasi...
Liputan Khusus
28 Feb 2017 / dibaca 307 kali
MANADO (BK): DPRD Kota Manado mulai Senin 20 Februari 2017 hingga sepekan ke depan memasuki masa reses perdana di tahun 2017. Reses ini...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.