Manado

Begini Cara BTNB Jaga Perputaran Ekonomi Masyarakat Binaan di Masa Pandemi Corona

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 09 June 2020 18:07   146 kali
MANADO (BK) : Penyebaran wabah COVID-19 atau Corona yang begitu cepat di Indonesia memberikan pengaruh yang sangat besar bagi perekonomian. Himbauan physical distancing, bekerja, belajar dan beribadah di rumah, hingga pelarangan kegiatan yang menimbulkan kerumunan tentunya membuat roda ekonomi nyaris terhenti.
 
 
Tak terkecuali kelompok masyarakat binaan di kawasan Taman Nasional Bunaken (TNB) ikut terdampak. Masyarakat yang selama ini menggantungkan kehidupan pada perputaran ekonomi kawasan TNB, selama pandemik corona ini menjadi terhenti.
 
 
Berbagai macam produk kelompok masyarakat antara lain abon ikan, ikan garam, halua kenari yang menjadi sektor penggerak ekonomi keluarga ikut terhenti. Produk kelompok masyarakat sekitar kawasan TNB tersebut selama masa pandemik terhenti dan tidak terjual.
 
 
 
 
 
Kondisi ini membuat Balai Taman Nasional Bunaken (BTNB) ikut tergerak untuk memberikan solusi agar perputaran ekonomi dari kelompok masyarakat binaan bisa tetap berjalan.
 
 
Penguatan ekonomi masyarakat dilakukan BTNB dengan cara membeli produk asli masyarakat binaan. Dan sebagai bentuk solidaritas, produk yang dibeli kemudian diberikan kembali dalam bentuk bantuan kepada petugas garda terdepan Covid-19 diantaranya, BNPB, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, TNI/Polri dan relawan).
 
 
“Kami berikan kepada petugas yang melaksanakan penjagaan di pos pemeriksaan di sekitar kawasan TN Bunaken serta pos-pos masuk menuju Kota Manado,” ujar Kepala BTNB, Dr. Farianna Prabandari melalui rilis yang diterima beritakawanua.com, Selasa (9/6/2020).
 
 
 
 
 
Beberapa lokasi pemberian bantuan, kata Farianna, di perbatasan Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utara yaitu pos Bahowo, pos Pandu, pos Bandara Sam Ratulangi, pos Kairagi dan pos Bumi Nyiur. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada petugas kebersihan, sektor transportasi seperti ojek online dan ojek pangkalan.
 
 
“Sudah 300 paket yang tersalurkan dari produk kelompok binaan masyarakat yang sudah berhasil dikemas,” lanjut Farianna.
 
 
Ia menyampaikan, dalam masa pandemik ini, BTNB akan terus berusaha menggerakan ekonomi kelompok-kelompol masyarakat yang selama ini menjadi binaan berdasarkan arahan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, agar membeli Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan memberdayakan kelompok masyarakat binaan.
 
 
“Pemberdayaan tersebut sekaligus mempromosikan hasil produksi kelompok masyarakat untuk menunjang sektor wisata. Produk masyarakat ini selain menunjang ekonomi keluarga dapat mengurangi tekanan terhadap kawasan, mengingat hasil produksinya bukan dari perikanan karang,” tutup Farianna.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
29 Nov 2019 / dibaca 455 kali
MANADO (BK): Christiany Eugenia Paruntu atau akrab disapa 'Tetty' resmi mendaftar ke Partai Golkar sebagai Bakal Calon Gebernur...
Manado
02 Nov 2019 / dibaca 1218 kali
MANADO (BK): Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey menghadiri ibadah syukur Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga (JS) di...
Manado
01 Nov 2019 / dibaca 359 kali
AMURANG: Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) Cristiany Eugrnia Paruntu SE (CEP) menginginkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan...
Manado
31 Oct 2019 / dibaca 281 kali
MANADO (BK): Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Christiany Eugenia Paruntu menghadiri pembukaan Archipelagic & Island States Forum...
Manado
29 Oct 2019 / dibaca 232 kali
MANADO (BK): Gempa bumi dengan magnitudo 4,5 guncang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara (Sulut). Gempa ini tidak dilaporkan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.