Manado

Belum Miliki Ijin, RM Afisha Dibela Legislator Ini, Ada Apa?

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 09 May 2017 10:42   187 kali
Sonny Lela
MANADO (BK): Dugaan adanya legislator DPRD Kota Manado yang pasang badan sehingga Rumah Makan Bakar Ikan Afisha bisa beroperasi dengan tenang tanpa adanya gangguan dari Pemerintah Kota Manado, walaupun usaha tersebut sama sekali tak mengantongi ijin, perlahan mulai terkuak ke permukaan.
 
Setelah enggan untuk membahasnya, kini secara terang-terangan, RM Afisha yang terletak tak jauh dari kantor DPRD Kota Manado ini, mendapatkan pembelaan dari salah satu pimpinan Komisi D. Adalah Sonny Lela yang mengaku jika RM Afisha diberikan kesempatan untuk berusaha.
 
Dengan dalil jika RM Afisha adalah UKM, maka sebaiknya diberikan kesempatan berusaha, karena semua visi dan misi pemerintahan dari tingkatan paling atas adalah keberpihakan terhadap UKM.
 
"Harus memihak kepada UKM dengan maksud untuk meningkatkan kesejahteraan warga dalam hal memberdayakan kearifan lokal," kata Lela.
 
Ketua Fraksi Golkar ini juga menuding jika ada oknum yang ingin membuat Kota Manado tak maju dan ketinggalan seperti di abad ke 18, dengan cara menghambat perkembangan kota Manado.
 
"Ingat Kota Manado tidak punya hasil tambang, pertanian, migas," tulis Lela di facebook.
 
Hal ini sendiri langsung mendapatkan respon dari sejumlah warga. Salah satunya datang dari tokoh muda Simon Siagian. Dirinya justru mempertanyakan pernyataan dari Lela, yang justru dianggap aneh karena melegalkan usaha yang tidak berijin.
 
"Kalau pengusahanya tidak mau urus izin, Kota Manado mau dapat apa pak? Dasar kutipan pajaknya apa? Kalau ada kutipan retribusi, sementara pengusahanya tidak punya izin, apa retribusi yang dikutip sah secara hukum?," tanya Siagian yang tak kunjung di tanggapi Lela.
 
Sementara, sejumlah warga Sindulang mengaku kecewa dengan tindakan yang dilakukan anggota DPRD Kota Manado yang pasang badan untuk rumah makan Afisha. Mereka merasa dizhalimi karena beberapa waktu lalu, usaha mereka digusur di pantai Sindulang, para anggota DPRD Manado hanya diam tak mau pasang badan.
 
"Kenapa nanti di RM Afisha mereka pasang badan, sementara saat kami warga kecil yang usahanya ditutup, mereka anggota dewan tak membela kami. Katanya UKM harus dibela walau tak berizin, tetapi kami yang tak  berduit tak dibela seperti RM Afisha," kata Samuel dan Febri.
 
Sementara, Pemerintah Kota Manado hingga saat ini belum melakukan tindakan terhadap RM Afisha yang tetap beroperasi tanpa ijin dan melakukan banyak pelanggaran.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
12 Jun 2017 / dibaca 58 kali
MANADO (BK): Sekretaris Komisi C DPRD Kota Manado, Winston Monangin secara tegas menyampaikan jika dirinya hingga saat ini tetap komitmen...
Manado
12 Jun 2017 / dibaca 57 kali
MANADO (BK): Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Manado, Markho B Tampi, nampaknya tak ingin melupakan para konsituennya yang tinggal...
Manado
12 Jun 2017 / dibaca 44 kali
MANADO (BK): Persoalan Kartu Tanda Penduduk yang hingga kini tidak jelas keberadaannya, menjadi curhatan khusus para warga Kelurahan Tumumpa 2...
Manado
12 Jun 2017 / dibaca 45 kali
MANADO (BK): Masa reses kedua di tahun 2017, dimanfaatkan Lily Binti, Ketua Komisi C DPRD Kota Manado untuk menjemput aspirasi warga di daerah...
Manado
12 Jun 2017 / dibaca 66 kali
MANADO (BK): Ketua Komisi D DPRD Kota Manado Apriano Ade Saerang, menyesalkan sikap pandang enteng yang diperlihatkan oleh Kepala Dinas...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.