Manado

Belum Miliki Ijin, RM Afisha Dibela Legislator Ini, Ada Apa?

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 09 May 2017 10:42   423 kali
Sonny Lela
MANADO (BK): Dugaan adanya legislator DPRD Kota Manado yang pasang badan sehingga Rumah Makan Bakar Ikan Afisha bisa beroperasi dengan tenang tanpa adanya gangguan dari Pemerintah Kota Manado, walaupun usaha tersebut sama sekali tak mengantongi ijin, perlahan mulai terkuak ke permukaan.
 
Setelah enggan untuk membahasnya, kini secara terang-terangan, RM Afisha yang terletak tak jauh dari kantor DPRD Kota Manado ini, mendapatkan pembelaan dari salah satu pimpinan Komisi D. Adalah Sonny Lela yang mengaku jika RM Afisha diberikan kesempatan untuk berusaha.
 
Dengan dalil jika RM Afisha adalah UKM, maka sebaiknya diberikan kesempatan berusaha, karena semua visi dan misi pemerintahan dari tingkatan paling atas adalah keberpihakan terhadap UKM.
 
"Harus memihak kepada UKM dengan maksud untuk meningkatkan kesejahteraan warga dalam hal memberdayakan kearifan lokal," kata Lela.
 
Ketua Fraksi Golkar ini juga menuding jika ada oknum yang ingin membuat Kota Manado tak maju dan ketinggalan seperti di abad ke 18, dengan cara menghambat perkembangan kota Manado.
 
"Ingat Kota Manado tidak punya hasil tambang, pertanian, migas," tulis Lela di facebook.
 
Hal ini sendiri langsung mendapatkan respon dari sejumlah warga. Salah satunya datang dari tokoh muda Simon Siagian. Dirinya justru mempertanyakan pernyataan dari Lela, yang justru dianggap aneh karena melegalkan usaha yang tidak berijin.
 
"Kalau pengusahanya tidak mau urus izin, Kota Manado mau dapat apa pak? Dasar kutipan pajaknya apa? Kalau ada kutipan retribusi, sementara pengusahanya tidak punya izin, apa retribusi yang dikutip sah secara hukum?," tanya Siagian yang tak kunjung di tanggapi Lela.
 
Sementara, sejumlah warga Sindulang mengaku kecewa dengan tindakan yang dilakukan anggota DPRD Kota Manado yang pasang badan untuk rumah makan Afisha. Mereka merasa dizhalimi karena beberapa waktu lalu, usaha mereka digusur di pantai Sindulang, para anggota DPRD Manado hanya diam tak mau pasang badan.
 
"Kenapa nanti di RM Afisha mereka pasang badan, sementara saat kami warga kecil yang usahanya ditutup, mereka anggota dewan tak membela kami. Katanya UKM harus dibela walau tak berizin, tetapi kami yang tak  berduit tak dibela seperti RM Afisha," kata Samuel dan Febri.
 
Sementara, Pemerintah Kota Manado hingga saat ini belum melakukan tindakan terhadap RM Afisha yang tetap beroperasi tanpa ijin dan melakukan banyak pelanggaran.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
27 Apr 2018 / dibaca 131 kali
MANADO (BK): Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara, Steven Kandouw mengatakan, mulai melemahnya tenaga surya yang sebenarnya dapat memberikan...
Manado
22 Apr 2018 / dibaca 262 kali
MANADO (BK): Anggota DPRD Kota Manado Nurrasyid Abdurahman menyayangkan wajah Kota Manado yang dikenal sebagai daerah dengan toleransi dan...
Manado
25 Mar 2018 / dibaca 188 kali
MANADO (BK): Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado menempati sekretariat baru di Jl. Pulau Alor, Kelurahan Batukota Lingkungan II Kecamatan...
Manado
15 Mar 2018 / dibaca 230 kali
MANADO (BK): Kasus Tunjangan Ganti Rugi (TGR) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) yang mencapai lebih dari Rp10 milliar, perlahan mulai hilang...
Manado
28 Feb 2018 / dibaca 235 kali
MANADO (BK) : Kota Manado mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir ini. Seiring pertumbuhan itu,...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.