Manado

Dandel: Disiplin Prokes dan Vaksinasi Kunci Cegah Gelombang Ketiga COVID-19

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 22 November 2021 20:28   192 kali
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Sulut, dr Steaven Dandel. (foto: istimewa)
MANADO (BK) : Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra memprediksi gelombang ketiga COVID-19 di Indonesia bisa datang secara tiba-tiba. Prediksi ini karena melihat kondisi mobilitas warga saat ini sudah hampir kembali seperti keadaan sebelum pandemi.
 
Meski begitu, Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tetap optimis tidak ada potensi kenaikan di gelombang ketiga akhir tahun nanti karena tren positif COVID yang terus menurun. Hal ini dikatakan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Sulut, dr Steaven Dandel.
 
“Kita berharap penurunan ini tetap berlanjut terus, sehingga tidak ada potensi kenaikan di gelombang ketiga akhir tahun nanti,” ujar Dandel melalui rekaman video, Senin (22/11/2021).
 
Apalagi katanya, dalam beberapa pekan terakhir ini, angka penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang terus menurun. Setiap minggu, lanjutnya, hanya berkisar di angka 20 kasus.
 
“Jadi hariannya itu bisa 1, 2 atau 3 kasus perhari. Kita berharap seiring berjalan waktu tidak ada lagi penambahan kasus terkonfirmasi positif,” kata Dandel.
 
Ia mengatakan, untuk menghindari gelombang ketiga memang tinggal dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk tetap disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan. Kemudian secepatnya mengkonsumsi layanan vaksinasi secara lengkap.
 
Saat ini ada empat macam vaksin yang beredar di Indonesia khususnya di Sulawesi Utara. “Pertama adalah Sinovac, kedua Astra Zeneca, ketiga Moderna dan yang terakhir yang baru dikirim adalah Pfisher,” sebut Dandel.
 
Dandel mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulut menargetkan 70% cakupan vaksinasi dosis pertama untuk COVID-19 di seluruh Kabupaten dan Kota pada akhir tahun 2021 ini. Saat ini, realisasi secara keseluruhan cakupan vaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama sudah mencapai hampir 65%.
 
“Untuk dosis keduanya sudah di kisaran hampir 37% sesuai cakupan, dan sebagian besar kota dan kabupaten yang sudah di atas 80% ada Tomohon, kemudian Kota Manado,” ungkap Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut ini.
 
Editor: Asrar Yusuf
 
Komentar ()
Berita Manado
Manado
07 Oct 2021 / dibaca 1964 kali
MANADO (BK) : Wali Kota Manado, Andrei Angouw mengeluarkan surat edaran bernomor: 440/D.02/KES/839/2021 tertanggal 6 Oktober 2021, tentang...
Manado
06 Oct 2021 / dibaca 237 kali
MANADO (BK) : Star Square Mall Manado ikut melakukan sosialisasi terkait Vaksinasi Covid-19. Sosialisasi dalam bentuk talkshow Chitchat...
Manado
04 Oct 2021 / dibaca 208 kali
MANADO (BK) : Pengurus Anak Cabang ( PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kecamatan Sario menggelar vaksinasi massal di gedung...
Manado
30 Sep 2021 / dibaca 221 kali
MANADO (BK) : DPC PDI Perjuangan Kota Manado kembali menggelar bakti sosial (baksos) berupa pemberian bantuan bahan pokok kepada...
Manado
30 Sep 2021 / dibaca 201 kali
MANADO (BK) : Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Manado menyalurkan 500 paket bahan pokok kepada tukang ojek online dan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2022 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.