Manado

DPRD Manado Dukung Pembatasan Transportasi Online

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 08 November 2017 23:00   380 kali
Nurrasyid Abdurahman
MANADO (BK): DPRD Kota Manado mendukung penuh pembatasan jumlah transportasi berbasis online di ibukota provinsi Sulawesi Utara ini. Hal ini disampaikan sejumlah legislator saat rapat paripurna senin awal pekan ini.
 
Menurut para legislator ini, pembatasan transportasi online juga akan menjadikan persaingan antar sesama penyedia jasa transportasi lebih sehat dan memiliki asas keadilan.
 
Anggota DPRD Kota Manado Nurrasyid Abdurrahman mengatakan, transportasi berbasis online saat ini seperti tidak terkontrol pertumbuhannya. Bahkan, dirinya menyebutkan jika angkanya cukup fantastis, sehingga memiliki banyak dampak.
 
"Dampaknya tentu yang pertama adalah kemacetan. Saya kaget ternyata saat ini jumlah transportasi online sudah menyentuh angka 25 ribu seperti yang dirilis kepolisian. Padahal 9 ribu saja seperti estimasi kami, itu sudah sangat macet. Belum lagi dampak untuk mikrolet tentu sangat terasa. 5 ribu mikrolet berbanding 25 ribu, sudah tidak adil," kata Ka Tune sapaan akrabnya.
 
Lanjut menurut Ka Tune, pembatasan perlu dilakukan mengingat saat ini kendaraan yang menjadi transportasi berbasis online, justru kebanyakan adalah kendaraan dari luar Kota Manado yang memarkir kendaraan di ruas jalan secara sembarangan.
 
"Kita bicara fair dan bukan menolak orang dari daerah lain datang mencari nafkah di Manado. Tapi, ketika kondisi jalan di Manado sudah sangat padat, datang berbondong-bondong kendaraan dari luar daerah yang parkir ngetem di sembarang jalan di pusat kota, sudah jelas itu mengganggu. Dan ini perlu ditertibkan," kata Ka Tune kembali.
 
Senada disampaikan Stenly Tamo. Menurutnya, pemerintah terlalu lama berdiam diri terkait persoalan transportasi umum berbasis online. Menurut Tamo, jika sejak awal mengikuti permintaannya membatasi jumlahnya, saat ini tidak ada kesulitan untuk mengikuti regulasi baru yang diterbitkan oleh pemerintah pusat.
 
"Jadi memang sudah selayaknya ada pembatasan jumlah, agar semua bisa berjalan dengan normal," kata Tamo kembali.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
23 Jan 2019 / dibaca 250 kali
MANADO (BK): Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIA Manado yang terletak di Kelurahan Malendeng, Kecamatan Paal II, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan...
Manado
20 Jan 2019 / dibaca 289 kali
MANADO (BK): Dua personil Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Manado, dr Richard Henry Sualang dan Markho B Tampi berkesempatan mengunjungi warga...
Manado
20 Jan 2019 / dibaca 254 kali
MANADO (BK): Pemadaman aliran listrik yang kini terjadi lagi setiap hari, membuat masyarakat menyebutnya dengan sebutan Selamat Datang Musim...
Manado
16 Jan 2019 / dibaca 333 kali
MANADO (BK): Keamanan perumahan Griya Paniki Indah (GPI) di Kecamatan Mapanget yang sangat buruk, mendapat perhatian banyak orang. Pasalnya,...
Manado
16 Jan 2019 / dibaca 220 kali
MANADO (BK): Wakil Ketua DPRD Kota Manado dr Richard Sualang menilai harus ada instansi khusus yang menangani persoalan Kebersihan dan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.