Manado

DPRD Manado Dukung Pembatasan Transportasi Online

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 08 November 2017 23:00   354 kali
Nurrasyid Abdurahman
MANADO (BK): DPRD Kota Manado mendukung penuh pembatasan jumlah transportasi berbasis online di ibukota provinsi Sulawesi Utara ini. Hal ini disampaikan sejumlah legislator saat rapat paripurna senin awal pekan ini.
 
Menurut para legislator ini, pembatasan transportasi online juga akan menjadikan persaingan antar sesama penyedia jasa transportasi lebih sehat dan memiliki asas keadilan.
 
Anggota DPRD Kota Manado Nurrasyid Abdurrahman mengatakan, transportasi berbasis online saat ini seperti tidak terkontrol pertumbuhannya. Bahkan, dirinya menyebutkan jika angkanya cukup fantastis, sehingga memiliki banyak dampak.
 
"Dampaknya tentu yang pertama adalah kemacetan. Saya kaget ternyata saat ini jumlah transportasi online sudah menyentuh angka 25 ribu seperti yang dirilis kepolisian. Padahal 9 ribu saja seperti estimasi kami, itu sudah sangat macet. Belum lagi dampak untuk mikrolet tentu sangat terasa. 5 ribu mikrolet berbanding 25 ribu, sudah tidak adil," kata Ka Tune sapaan akrabnya.
 
Lanjut menurut Ka Tune, pembatasan perlu dilakukan mengingat saat ini kendaraan yang menjadi transportasi berbasis online, justru kebanyakan adalah kendaraan dari luar Kota Manado yang memarkir kendaraan di ruas jalan secara sembarangan.
 
"Kita bicara fair dan bukan menolak orang dari daerah lain datang mencari nafkah di Manado. Tapi, ketika kondisi jalan di Manado sudah sangat padat, datang berbondong-bondong kendaraan dari luar daerah yang parkir ngetem di sembarang jalan di pusat kota, sudah jelas itu mengganggu. Dan ini perlu ditertibkan," kata Ka Tune kembali.
 
Senada disampaikan Stenly Tamo. Menurutnya, pemerintah terlalu lama berdiam diri terkait persoalan transportasi umum berbasis online. Menurut Tamo, jika sejak awal mengikuti permintaannya membatasi jumlahnya, saat ini tidak ada kesulitan untuk mengikuti regulasi baru yang diterbitkan oleh pemerintah pusat.
 
"Jadi memang sudah selayaknya ada pembatasan jumlah, agar semua bisa berjalan dengan normal," kata Tamo kembali.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
28 Dec 2018 / dibaca 527 kali
MANADO (BK): Cuaca buruk yang melanda kota Manado membuat sejumlah kawasan terdampak. Angin kencang disertai hujan lebat, mengakibatkan...
Manado
26 Dec 2018 / dibaca 491 kali
MANADO (BK): Sulawesi Utara menjadi daerah yang pantas dijadikan contoh bagaimana bermasyarakat dalam kemajemukan beragama. Pasalnya, saling...
Manado
24 Dec 2018 / dibaca 419 kali
MANADO (BK): Kota Manado menjadi kota paling banyak diserbu untuk wisata belanja jelang perayaan Natal 25 Desember 2018. Ribuan masyarakat...
Manado
24 Dec 2018 / dibaca 458 kali
MANADO (BK): Menjelang akhir tahun 2018, SeaSoldier North Sulawesi, menggelar kegiatan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada warga,...
Manado
21 Dec 2018 / dibaca 155 kali
MANADO (BK): Warga Kelurahan Taas Kecamatan Tikala, tepatnya di Lingkungan 1 dan Lingkungan 3, dikepung oleh banjir dadakan, Jumat 21 Desember...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.