Manado

Fokus Selaraskan Pembangunan; Ini Pandangan Geografis AK-7 Bagi Kemajuan Kota Manado

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 23 March 2019 12:35   437 kali
MANADO (BK) : Arthur Kotambunan menyampaikan pandangannya terhadap akselerasi pembangunan di Kota Manado. Kali ini pemilik tagline AK7 ini menyampaikan tentang pembangunan di kawasan Manado Utara. Manado Utara yang sejak dulu dikenal dengan istilah “Sablah Aer” selalu dianggap sebagai kawasan tertinggal yang kerap diabaikan oleh para penentu kebijakan. Kotambunan menilai stigma buruk semacam itu perlu segera ditiadakan, dan pembangunan di kawasan utara Kota Manado sudah saatnya diprioritaskan.
 
“Manado Utara itu kawasan yang potensial dikembangkan sebagai “Pusat Kuliner Bahari” dan menjadi ikon Wisata Kuliner yang terkenal di dunia internasional. Saya punya teman-teman calon investor yang sedang melirik Kawasan Utara Manado ini dan sepertinya mereka sudah tidak sabar lagi menunggu adanya kepastian hukum terkait regulasi yang memungkinkan mereka untuk aman berinvestasi” kata Arthur yang berpengalaman menjadi pengusaha level nasional itu.
 
Pasca dibangunnya Jembatan Soekarno di Kompleks Pelabuhan Manado, akses menuju Manado Utara kian hari makin terbuka untuk berbagai peluang pengembangan ekonomi masyarakat. Jembatan Soekarno kini menjadi salah satu icon wisata dari wisatawan lokal maupun nasional. Tidak jauh dari situ, para wisatawan dengan sangat cepat dapat menikmati kuliner-kuliner khas ikan laut yang masih segar-segar yang berjejer sepanjang Jalur Boulevar.
 
Menurut Kotambunan, dirinya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat nelayan yang menetap di tempat itu. Meskipun pembangunan modern digalakkan, tetapi jangan sampai mengorbankan kepentingan rakyat kecil. Sebab rakyat kecil adalah kekuatan ekonomi yang selama ini memberikan kontribusi yang besar bagi devisa Negara dan Pendapatan Asli Daerah. Karena itu kekuatan ekonomi kaum marhaen mutlak perlu diperhatikan oleh pemerintah.
 
“Harus ada sistem regulasi yang mampu menatakelola semua sumberdaya pembangunan secara berkeadilan. Pembangunan tidak boleh berpihak pada sekelompok konglomerat saja. Tetapi prinsip keadilan harus ditegakkan. Prinsip pemerataan harus dilaksanakan. Dan untuk melakukan itu, PDI Perjuangan menawarkan Program-Program terkait dengan Peningkatan Ekonomi Kerakyatan. Presiden Jokowi sudah mencanangkan itu melalui Nawacita. Sehingga seluruh Caleg dan kader-kader PDI Perjuangan ditugaskan oleh Partai untuk memenangkan kehendak rakyat ini. Jadi, jangan kuatir, masa depan Manado Utara kedepan, kian cemerlang”, tutup AK7 dengan mantap.
 
(ml/mfw/bk-11)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
09 Oct 2019 / dibaca 224 kali
MANADO (BK): Sedikitnya 30 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) masa jabatan 2019-2024, mengikuti...
Manado
04 Oct 2019 / dibaca 508 kali
MANADO (BK):  Aksi saling serang dibarengi lempar batu antarmahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan Fakultas Hukum...
Manado
27 Sep 2019 / dibaca 929 kali
MANADO (BK): Gedung gereje GMIM Solagartia yang terletak di Kaiwatu, Kairagi Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, terbakar sekitar pukul 18.00 Wita...
Manado
25 Sep 2019 / dibaca 307 kali
MANADO (BK): Aksi demo mahasiswa yang berlangsung pagi tadi Kantor DPRD Sulawesi Utara, Kota Manado menyebabkan pagar kantor tersebut roboh....
Manado
19 Sep 2019 / dibaca 180 kali
MANADO (BK) : Pemerintah Kota Manado menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pencegahan dan penanggulangan kebakaran di Ruang Tolu Kantor Walikota...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.