Manado

Fokus Selaraskan Pembangunan; Ini Pandangan Geografis AK-7 Bagi Kemajuan Kota Manado

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 23 March 2019 12:35   178 kali
MANADO (BK) : Arthur Kotambunan menyampaikan pandangannya terhadap akselerasi pembangunan di Kota Manado. Kali ini pemilik tagline AK7 ini menyampaikan tentang pembangunan di kawasan Manado Utara. Manado Utara yang sejak dulu dikenal dengan istilah “Sablah Aer” selalu dianggap sebagai kawasan tertinggal yang kerap diabaikan oleh para penentu kebijakan. Kotambunan menilai stigma buruk semacam itu perlu segera ditiadakan, dan pembangunan di kawasan utara Kota Manado sudah saatnya diprioritaskan.
 
“Manado Utara itu kawasan yang potensial dikembangkan sebagai “Pusat Kuliner Bahari” dan menjadi ikon Wisata Kuliner yang terkenal di dunia internasional. Saya punya teman-teman calon investor yang sedang melirik Kawasan Utara Manado ini dan sepertinya mereka sudah tidak sabar lagi menunggu adanya kepastian hukum terkait regulasi yang memungkinkan mereka untuk aman berinvestasi” kata Arthur yang berpengalaman menjadi pengusaha level nasional itu.
 
Pasca dibangunnya Jembatan Soekarno di Kompleks Pelabuhan Manado, akses menuju Manado Utara kian hari makin terbuka untuk berbagai peluang pengembangan ekonomi masyarakat. Jembatan Soekarno kini menjadi salah satu icon wisata dari wisatawan lokal maupun nasional. Tidak jauh dari situ, para wisatawan dengan sangat cepat dapat menikmati kuliner-kuliner khas ikan laut yang masih segar-segar yang berjejer sepanjang Jalur Boulevar.
 
Menurut Kotambunan, dirinya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat nelayan yang menetap di tempat itu. Meskipun pembangunan modern digalakkan, tetapi jangan sampai mengorbankan kepentingan rakyat kecil. Sebab rakyat kecil adalah kekuatan ekonomi yang selama ini memberikan kontribusi yang besar bagi devisa Negara dan Pendapatan Asli Daerah. Karena itu kekuatan ekonomi kaum marhaen mutlak perlu diperhatikan oleh pemerintah.
 
“Harus ada sistem regulasi yang mampu menatakelola semua sumberdaya pembangunan secara berkeadilan. Pembangunan tidak boleh berpihak pada sekelompok konglomerat saja. Tetapi prinsip keadilan harus ditegakkan. Prinsip pemerataan harus dilaksanakan. Dan untuk melakukan itu, PDI Perjuangan menawarkan Program-Program terkait dengan Peningkatan Ekonomi Kerakyatan. Presiden Jokowi sudah mencanangkan itu melalui Nawacita. Sehingga seluruh Caleg dan kader-kader PDI Perjuangan ditugaskan oleh Partai untuk memenangkan kehendak rakyat ini. Jadi, jangan kuatir, masa depan Manado Utara kedepan, kian cemerlang”, tutup AK7 dengan mantap.
 
(ml/mfw/bk-11)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
16 Jan 2019 / dibaca 199 kali
MANADO (BK): Wakil Ketua DPRD Kota Manado dr Richard Sualang menilai harus ada instansi khusus yang menangani persoalan Kebersihan dan...
Manado
15 Jan 2019 / dibaca 1532 kali
MANADO (BK) : Hujan yang mengguyur sejak semalam, telah menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kota Manado, Selasa (15/1/2019).  ...
Manado
15 Jan 2019 / dibaca 226 kali
MANADO (BK): Wakil Walikota Manado, Mor Dominus Bastiaan menyebutkan jika Kota Manado justru lebih bersih dibandingkan saat daerah ini...
Manado
15 Jan 2019 / dibaca 244 kali
MANADO (BK): Kota Manado bersama dengan Bandar Lampung menjadi Kota Besar Terkotor di Indonesia. Hal ini diumumkan Kementerian Lingkungan...
Manado
15 Jan 2019 / dibaca 488 kali
JAKARTA (BK): Kota Manado sebagai Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara, mendapat penghargaan salah satu kota terkotor di Indonesia. Hal tersebut...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.