Manado

GCDS Siapkan Festival Keragaman di Hari HAM Internasional

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 05 December 2018 20:23   115 kali
Personil Gerakan Cinta Damai Sulut. (foto : istimewa)
MANADO (BK) : Untuk tahun ketiga, Gerakan Cinta Damai Sulut (GCDS) akan kembali menggelar Festival Keragaman. Mempersiapkan rangkaian kegiatan yang juga momentum memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) tersebut, GCDS bersama sejumlah komunitas menggelar rapat di Café La’Vao Tikala, Manado, Senin (03/12/2018).
 
 
“Mengingat sudah semakin dekatnya puncak peringatan Hari HAM, maka seperti tahun-tahun sebelumnya GCDS selalu ambil bagian dengan menggelar Festival Keragaman,” ujar Penasehat GCDS, Jull Takaliuang seperti dalam rilisyang diterima beritakawanua.com.
 
 
Jull mengatakan, dari agenda-agenda dalam Festival Keragaman itu poin pentingnya yang ingin disampaikan ke masyarakat luas bahwa keragaman adalah satu anugerah, kekayaan bangsa, yang harus disyukuri. “Perbedaan ini adalah kekayaan bangsa,” ujar Jull.
 
 
Dalam rapat yang dipandu Koordinator GCDS, Yoseph E Ikanubun, Sekretaris GCDS Linda Setiawati, dan Taufiek Bilfaqih, dibahas persiapan dua agenda penting dalam rangkaian kegiatan Festival Keragaman tersebut. “Dua agenda tersebut adalah Focus Group Discussion dan Kampanye Keragaman yang sekaligus penandatanganan deklarasi damai,” ujar Bilfaqih.
 
 
Untuk pelaksanaan dua kegiatan itu, lanjut Bilfaqih, direncanakan akan dilaksanakan ada pekan kedua Desember. “Kita masih mantapkan untuk dua agenda ini,” ujar dia.
 
 
Rapat konsolidasi GCDS kali ini selain dihadiri oleh organisasi, komunitas dan lembaga pendiri GCDS, juga dihadiri kelompok anak muda yang tergabung dalam Komunitas Bela Indonesia (KBI) Sulut, Duta Damai Sulut, dan Forum Indonesia Muda (FIM).
 
 
Turut hadir juga sejumlah pengurus GCDS seperti Dr Denni HR Pinontoan (akademisi UKIT), Mardiansyah Unsman (Plt Ketua Lesbumi NU Sulut), Asri Rasyiid (ABI Sulut), Jeasika Tamboto (Ingage Manado), Susan Mengko (Ingage Manado), dan Taufani (akademisi IAIN Manado).
 
 
Sejak tahun 2016 silam, pada puncak peringatan HAM Internasional, GCDS selalu memperingatinya dengan menggelar Festival Keragaman.
 
 
Diketahui, sejumlah elemen yang ikut membangun GCDS antara lain, Gerakan Pemuda Ansor, Mawale Movement, Ingage, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Sanubari Sulawesi Utara.
 
 
Kemudian Persekutuan Perempuan Berpendidikan Teologi di Indonesia (Peruati), Lembaga Seni Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) NU, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Yayasan Suara Nurani Minaesa (YSNM), LSM Swara Parangpuan Sulut, ABI Sulut, serta lembaga dan komunitas lainnya.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
28 Dec 2018 / dibaca 533 kali
MANADO (BK): Cuaca buruk yang melanda kota Manado membuat sejumlah kawasan terdampak. Angin kencang disertai hujan lebat, mengakibatkan...
Manado
26 Dec 2018 / dibaca 496 kali
MANADO (BK): Sulawesi Utara menjadi daerah yang pantas dijadikan contoh bagaimana bermasyarakat dalam kemajemukan beragama. Pasalnya, saling...
Manado
24 Dec 2018 / dibaca 421 kali
MANADO (BK): Kota Manado menjadi kota paling banyak diserbu untuk wisata belanja jelang perayaan Natal 25 Desember 2018. Ribuan masyarakat...
Manado
24 Dec 2018 / dibaca 460 kali
MANADO (BK): Menjelang akhir tahun 2018, SeaSoldier North Sulawesi, menggelar kegiatan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada warga,...
Manado
21 Dec 2018 / dibaca 156 kali
MANADO (BK): Warga Kelurahan Taas Kecamatan Tikala, tepatnya di Lingkungan 1 dan Lingkungan 3, dikepung oleh banjir dadakan, Jumat 21 Desember...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.