Manado

GCDS Siapkan Festival Keragaman di Hari HAM Internasional

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 05 December 2018 20:23   217 kali
Personil Gerakan Cinta Damai Sulut. (foto : istimewa)
MANADO (BK) : Untuk tahun ketiga, Gerakan Cinta Damai Sulut (GCDS) akan kembali menggelar Festival Keragaman. Mempersiapkan rangkaian kegiatan yang juga momentum memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) tersebut, GCDS bersama sejumlah komunitas menggelar rapat di Café La’Vao Tikala, Manado, Senin (03/12/2018).
 
 
“Mengingat sudah semakin dekatnya puncak peringatan Hari HAM, maka seperti tahun-tahun sebelumnya GCDS selalu ambil bagian dengan menggelar Festival Keragaman,” ujar Penasehat GCDS, Jull Takaliuang seperti dalam rilisyang diterima beritakawanua.com.
 
 
Jull mengatakan, dari agenda-agenda dalam Festival Keragaman itu poin pentingnya yang ingin disampaikan ke masyarakat luas bahwa keragaman adalah satu anugerah, kekayaan bangsa, yang harus disyukuri. “Perbedaan ini adalah kekayaan bangsa,” ujar Jull.
 
 
Dalam rapat yang dipandu Koordinator GCDS, Yoseph E Ikanubun, Sekretaris GCDS Linda Setiawati, dan Taufiek Bilfaqih, dibahas persiapan dua agenda penting dalam rangkaian kegiatan Festival Keragaman tersebut. “Dua agenda tersebut adalah Focus Group Discussion dan Kampanye Keragaman yang sekaligus penandatanganan deklarasi damai,” ujar Bilfaqih.
 
 
Untuk pelaksanaan dua kegiatan itu, lanjut Bilfaqih, direncanakan akan dilaksanakan ada pekan kedua Desember. “Kita masih mantapkan untuk dua agenda ini,” ujar dia.
 
 
Rapat konsolidasi GCDS kali ini selain dihadiri oleh organisasi, komunitas dan lembaga pendiri GCDS, juga dihadiri kelompok anak muda yang tergabung dalam Komunitas Bela Indonesia (KBI) Sulut, Duta Damai Sulut, dan Forum Indonesia Muda (FIM).
 
 
Turut hadir juga sejumlah pengurus GCDS seperti Dr Denni HR Pinontoan (akademisi UKIT), Mardiansyah Unsman (Plt Ketua Lesbumi NU Sulut), Asri Rasyiid (ABI Sulut), Jeasika Tamboto (Ingage Manado), Susan Mengko (Ingage Manado), dan Taufani (akademisi IAIN Manado).
 
 
Sejak tahun 2016 silam, pada puncak peringatan HAM Internasional, GCDS selalu memperingatinya dengan menggelar Festival Keragaman.
 
 
Diketahui, sejumlah elemen yang ikut membangun GCDS antara lain, Gerakan Pemuda Ansor, Mawale Movement, Ingage, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Sanubari Sulawesi Utara.
 
 
Kemudian Persekutuan Perempuan Berpendidikan Teologi di Indonesia (Peruati), Lembaga Seni Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) NU, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Yayasan Suara Nurani Minaesa (YSNM), LSM Swara Parangpuan Sulut, ABI Sulut, serta lembaga dan komunitas lainnya.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
19 Oct 2019 / dibaca 179 kali
MANADO (BK): Bupati Christiany Eugenia Paruntu (CEP) mengingatkan setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tetap berkomitmen menindaklanjuti...
Manado
17 Oct 2019 / dibaca 270 kali
MANADO (BK) : Hari Kesehatan TNI Angkatan Laut diperingati Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII Manado dengan penyuluhan...
Manado
09 Oct 2019 / dibaca 292 kali
MANADO (BK): Sedikitnya 30 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) masa jabatan 2019-2024, mengikuti...
Manado
04 Oct 2019 / dibaca 676 kali
MANADO (BK):  Aksi saling serang dibarengi lempar batu antarmahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan Fakultas Hukum...
Manado
27 Sep 2019 / dibaca 1027 kali
MANADO (BK): Gedung gereje GMIM Solagartia yang terletak di Kaiwatu, Kairagi Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, terbakar sekitar pukul 18.00 Wita...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.