Manado

Kasus TGR Unsrat Hilang Ditelan Bumi, KPK Diminta Segera Beber Pemeriksaan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 15 March 2018 11:02   264 kali
MANADO (BK): Kasus Tunjangan Ganti Rugi (TGR) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) yang mencapai lebih dari Rp10 milliar, perlahan mulai hilang dari hiruk pikuk. Kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pemeriksaan tepat sebulan yang lalu, juga tak tahu kelanjutannya.
 
Hal ini dinilai sejumlah pihak, justru akan mengaburkan suasana dan bisa memicu spekulasi dari masyarakat jika persoalan TGR di Unsrat terkesan dibiarkan.
 
"Harus ada kejelasan, apakah benar itu hanyalah salah administrasi atau memang ada persoalan besar yang harus diungkap ke permukaan," kata aktivis muda Sulut, Arie Setiawan.
 
Menurut Arie, lambatnya penanganan kasus TGR Unsrat ini, justru bisa memicu keraguan dari masyarakat luas terkait kredibilitas universitas, karena menyimpan persoalan keuangan yang tidak transparan.
 
"Saya takutnya ada dampak negatif justru di saat masa penerimaan mahasiswa baru yang kian dekat. Bisa saja orang tua memilih tak memasukan anak mereka ke Unsrat karena menilai kampus ini tak kredibel lagi karena masih bermasalah," tutur Arie.
 
Menurut Arie, KPK harusnya mengeluarkan hasil pemeriksaan mereka sebulan yang lalu, sehingga asumsi liar tidak akan muncul.
 
"Biar tidak jadi bias saja," kata Arie kembali.
 
Sementara, Rektor Unsrat Prof Ellen Kumaat dalam berbagai kesempatan menjelaskan jika kebijakan pembayaran yang jadi temuan tersebut sudah ada sebelum dirinya menjabat Rektor. Menurutnya, persoalan ini muncul saat keluar Peraturan Menteri Keuangan yang melarang fakultas mengeluarkan kebijakan pembayaran seperti modul maupun honor panitia penerimaan mahasiswa dan lainnya.
 
"Unsrat jadi sample dari BPK untuk mengamati Permen ini. Unsrat ditemukan Rp 10 miliar kelebihan pembayaran, dan BPK ngotot harus ada TGR. Ini masalah seluruh universitas di Indonesia," kata Kumaat.
 
Sekadar diinformasikan sekira 1800 dosen dan 600 karyawan di Unsrat harus membayarkan TGR berdasarkan pemeriksaan dari BPK. TGR ini sendiri sudah disampaikan BPK pada bulan Desember 2017 lalu.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
23 May 2018 / dibaca 332 kali
MANADO (BK): Anggota Komisi A DPRD Kota Manado, Mona Kloer SH, MH meminta Walikota dan Wakil Walikota Manado menindaki oknum-oknum di...
Manado
21 May 2018 / dibaca 311 kali
MANADO (BK): Sekretaris Komisi B DPRD Kota Manado, Lilly Walandha meminta kepada Pemerintah Kota Manado dalam hal ini Dinas Perindustrian dan...
Manado
17 May 2018 / dibaca 407 kali
MANADO (BK): Anggota Komisi A DPRD Kota Manado, Winston ADA Monangin meminta kepada pemerintah kota Manado untuk melakukan razia penduduk yang...
Manado
17 May 2018 / dibaca 354 kali
MANADO (BK): Anggota DPRD Kota Manado Bambang Hermawan mengutuk tindakan teroris yang melakukan pengeboman di 3 gereja yang ada di Surabaya....
Manado
07 May 2018 / dibaca 247 kali
MANADO (BK): Keinginan kuat untuk mewakili aspirasi masyarakat menjadikan, Toar Yefta Ryan Wongkar, mantan Paskibraka ini memilih masuk jalur...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.