Manado

Kasus TGR Unsrat Hilang Ditelan Bumi, KPK Diminta Segera Beber Pemeriksaan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 15 March 2018 11:02   306 kali
MANADO (BK): Kasus Tunjangan Ganti Rugi (TGR) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) yang mencapai lebih dari Rp10 milliar, perlahan mulai hilang dari hiruk pikuk. Kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pemeriksaan tepat sebulan yang lalu, juga tak tahu kelanjutannya.
 
Hal ini dinilai sejumlah pihak, justru akan mengaburkan suasana dan bisa memicu spekulasi dari masyarakat jika persoalan TGR di Unsrat terkesan dibiarkan.
 
"Harus ada kejelasan, apakah benar itu hanyalah salah administrasi atau memang ada persoalan besar yang harus diungkap ke permukaan," kata aktivis muda Sulut, Arie Setiawan.
 
Menurut Arie, lambatnya penanganan kasus TGR Unsrat ini, justru bisa memicu keraguan dari masyarakat luas terkait kredibilitas universitas, karena menyimpan persoalan keuangan yang tidak transparan.
 
"Saya takutnya ada dampak negatif justru di saat masa penerimaan mahasiswa baru yang kian dekat. Bisa saja orang tua memilih tak memasukan anak mereka ke Unsrat karena menilai kampus ini tak kredibel lagi karena masih bermasalah," tutur Arie.
 
Menurut Arie, KPK harusnya mengeluarkan hasil pemeriksaan mereka sebulan yang lalu, sehingga asumsi liar tidak akan muncul.
 
"Biar tidak jadi bias saja," kata Arie kembali.
 
Sementara, Rektor Unsrat Prof Ellen Kumaat dalam berbagai kesempatan menjelaskan jika kebijakan pembayaran yang jadi temuan tersebut sudah ada sebelum dirinya menjabat Rektor. Menurutnya, persoalan ini muncul saat keluar Peraturan Menteri Keuangan yang melarang fakultas mengeluarkan kebijakan pembayaran seperti modul maupun honor panitia penerimaan mahasiswa dan lainnya.
 
"Unsrat jadi sample dari BPK untuk mengamati Permen ini. Unsrat ditemukan Rp 10 miliar kelebihan pembayaran, dan BPK ngotot harus ada TGR. Ini masalah seluruh universitas di Indonesia," kata Kumaat.
 
Sekadar diinformasikan sekira 1800 dosen dan 600 karyawan di Unsrat harus membayarkan TGR berdasarkan pemeriksaan dari BPK. TGR ini sendiri sudah disampaikan BPK pada bulan Desember 2017 lalu.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
11 Oct 2018 / dibaca 190 kali
MANADO (BK): Warga yang tinggal di daerah perumahan Griya Paniki Indah (GPI) terancam kehilangan hak pilih di Pemilihan Umum 2019 mendatang....
Manado
11 Oct 2018 / dibaca 132 kali
MANADO (BK): PD Pasar Manado kembali melakukan terobosan untuk kebocoran pendapatan yang selama ini terjadi di tubuh pengelola pasar...
Manado
11 Oct 2018 / dibaca 124 kali
MANADO (BK): Persatuan Bola Basket Indonesia (Perbasi) Kota Manado, mulai mematangkan persiapan Kejuaraan Kota 2018 yang merupakan agenda...
Manado
10 Oct 2018 / dibaca 126 kali
MANADO (BK): Pemilihan Umum tahun 2019 terancam cacat. Pasalnya, ternyata masih banyak warga yang belum terdaftar sebagai pemilih. Terbanyak...
Manado
07 Oct 2018 / dibaca 188 kali
MANADO (BK): Anggota DPR RI asal Sulawesi Utara, Jerry Sambuaga blak-blakan soal dirinya yang menyuarakan aspirasi masyarakat asal Sulawesi...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.