Manado

Kasus TGR Unsrat Hilang Ditelan Bumi, KPK Diminta Segera Beber Pemeriksaan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 15 March 2018 11:02   367 kali
MANADO (BK): Kasus Tunjangan Ganti Rugi (TGR) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) yang mencapai lebih dari Rp10 milliar, perlahan mulai hilang dari hiruk pikuk. Kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pemeriksaan tepat sebulan yang lalu, juga tak tahu kelanjutannya.
 
Hal ini dinilai sejumlah pihak, justru akan mengaburkan suasana dan bisa memicu spekulasi dari masyarakat jika persoalan TGR di Unsrat terkesan dibiarkan.
 
"Harus ada kejelasan, apakah benar itu hanyalah salah administrasi atau memang ada persoalan besar yang harus diungkap ke permukaan," kata aktivis muda Sulut, Arie Setiawan.
 
Menurut Arie, lambatnya penanganan kasus TGR Unsrat ini, justru bisa memicu keraguan dari masyarakat luas terkait kredibilitas universitas, karena menyimpan persoalan keuangan yang tidak transparan.
 
"Saya takutnya ada dampak negatif justru di saat masa penerimaan mahasiswa baru yang kian dekat. Bisa saja orang tua memilih tak memasukan anak mereka ke Unsrat karena menilai kampus ini tak kredibel lagi karena masih bermasalah," tutur Arie.
 
Menurut Arie, KPK harusnya mengeluarkan hasil pemeriksaan mereka sebulan yang lalu, sehingga asumsi liar tidak akan muncul.
 
"Biar tidak jadi bias saja," kata Arie kembali.
 
Sementara, Rektor Unsrat Prof Ellen Kumaat dalam berbagai kesempatan menjelaskan jika kebijakan pembayaran yang jadi temuan tersebut sudah ada sebelum dirinya menjabat Rektor. Menurutnya, persoalan ini muncul saat keluar Peraturan Menteri Keuangan yang melarang fakultas mengeluarkan kebijakan pembayaran seperti modul maupun honor panitia penerimaan mahasiswa dan lainnya.
 
"Unsrat jadi sample dari BPK untuk mengamati Permen ini. Unsrat ditemukan Rp 10 miliar kelebihan pembayaran, dan BPK ngotot harus ada TGR. Ini masalah seluruh universitas di Indonesia," kata Kumaat.
 
Sekadar diinformasikan sekira 1800 dosen dan 600 karyawan di Unsrat harus membayarkan TGR berdasarkan pemeriksaan dari BPK. TGR ini sendiri sudah disampaikan BPK pada bulan Desember 2017 lalu.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
21 Dec 2018 / dibaca 130 kali
MANADO (BK): Warga Kelurahan Taas Kecamatan Tikala, tepatnya di Lingkungan 1 dan Lingkungan 3, dikepung oleh banjir dadakan, Jumat 21 Desember...
Manado
21 Dec 2018 / dibaca 138 kali
MANADO (BK): Warga yang tinggal di Kelurahan Perkamil dan Malendeng harus meradang, karena akses jalan di depan eks pacuan kuda Ranomut, telah...
Manado
20 Dec 2018 / dibaca 90 kali
MANADO (BK): Wakil Ketua DPRD Kota Manado, dr Richard Henry Sualang, meminta kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk proaktif dalam...
Manado
18 Dec 2018 / dibaca 165 kali
MANADO (BK): Sepekan jelang perayaan Natal di Kota Manado, kemacetan di ruas-ruas jalan di Kota Manado tak dapat dihindarkan lagi, terutama...
Manado
16 Dec 2018 / dibaca 107 kali
MANADO (BK): Lagi, Gunung berapi Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Provinsi Sulawesi Utara, meletus Minggu (16/12/2018) pagi....
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.