Manado

Komisi C Gerah Selalu Dianggap tak Laksanakan Tugas Soal Maraknya Cuttingan Tanah

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 17 May 2017 12:31   136 kali
Lily Binti
MANADO (BK): Seluruh personil Komisi C DPRD Kota Manado mengaku gerah dengan tudingan masyarakat yang menilai jika pihaknya tidak melakukan fungsi pengawasan terkait dengan maraknya cuttingan tanah di Kota Manado.
 
Pasalnya, pihak Komisi C mengaku sudah melaksanakan tugas dan fungsi mereka sebagai anggota dewan, yakni mengawasi, melaksanakan dengar pendapat hingga mengeluarkan rekomendasi terkait pekerjaan yang dilarang tersebut.
 
"Tapi kan yang eksekusi itu dari Pemerintah Kota Manado bukan kami. Makanya, kami akhirnya gerah juga dengan tudingan miring kepada kami. Harusnya dialamatkan ke Pemerintah bukan ke dewan," kata para personil Komisi C diantaranya, Victor Polii, Fanny Mantali dan Raynaldo Heydemans.
 
Sementara, Komisi C DPRD Kota Manado, Selasa 16 Mei 2017 memanggil Dinas Lingkungan Hidup untuk menanyakan kejelasan mengenai cuttingan tanah yang memang sudah menjamur di Kota Manado.
 
Terungkap, ternyata ada beberapa cuttingan yang dilakukan, belum memiliki izin. Anehnya, tetap saja melakukan cuttingan. "Ini menjadi pertanyaan. Yang terpenting adalah izinnya. Tapi, fakta tidak demikian. Pekerjaan sudah berjalan, izinnya belum ada," sesal Ketua Komisi C, Lily Binti.
 
Binti sendiri mengatakan jika saat ini banyak ditemukan jika pengembang melakukan cutting dan tanahnya dipindahkan. Padahal, sebagaimana penjelasan yang diberikan oleh kementerian lingkungan hidup maupun PU, pengertian dari Cut and Fill adalah tananhnya di potong dan tanah tersebut harus di taruh di tempat yang sama. Tidak boleh dipindahkan.
 
"Kalau dipotong dan dipindahkan, berarti harus ada izin pertambangan atau galian c. Itu yang dipertanyakan," terang politisi Golkar itu.
 
Binti sendiri mengaku jika ternyata ada perbedaan pendapat, dimana ternyata Dinas Lingkungan Hidup tak menganggap cutting tanah yang dipindah dari lokasi sebagai pertambangan.
 
"Makanya akan diperjelas. Jangan sampai kami komisi dipersalahkan. Karen DLH mengatakan izin pertambangan atau galian c tidak perlu. Sedangakan di kementrian mengatakan lain," kata Binti kembali.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
12 Jun 2017 / dibaca 58 kali
MANADO (BK): Sekretaris Komisi C DPRD Kota Manado, Winston Monangin secara tegas menyampaikan jika dirinya hingga saat ini tetap komitmen...
Manado
12 Jun 2017 / dibaca 57 kali
MANADO (BK): Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Manado, Markho B Tampi, nampaknya tak ingin melupakan para konsituennya yang tinggal...
Manado
12 Jun 2017 / dibaca 44 kali
MANADO (BK): Persoalan Kartu Tanda Penduduk yang hingga kini tidak jelas keberadaannya, menjadi curhatan khusus para warga Kelurahan Tumumpa 2...
Manado
12 Jun 2017 / dibaca 45 kali
MANADO (BK): Masa reses kedua di tahun 2017, dimanfaatkan Lily Binti, Ketua Komisi C DPRD Kota Manado untuk menjemput aspirasi warga di daerah...
Manado
12 Jun 2017 / dibaca 66 kali
MANADO (BK): Ketua Komisi D DPRD Kota Manado Apriano Ade Saerang, menyesalkan sikap pandang enteng yang diperlihatkan oleh Kepala Dinas...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.