Manado

Larang GoJek Beroperasi, Legislator Ini Langsung Kena Bully di Medsos

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 18 April 2017 09:44   493 kali
MANADO (BK): Legislator Manado Roy Maramis menjadi bahan bully atau diejek di media sosial oleh ribuan netizen yang berasal dari Kota Manado dan sekitarnya. Hal ini dikarenakan pernyataannya di salah satu media cetak terkait dirinya yang melarang pengoperasian GoJek di Kota Manado, diunggah ke media sosial facebook.
 
Unggahan pertama yang dilakukan oleh netizen Adolof Budiak, kemudian dibagikan hingga ratusan kali oleh netizen lain. Bahkan, salah satu netizen membagikan ke grup paling populer di Sulawesi Utara yakni Manguni 123. Alhasil, ribuan netizen membully legislator asal PKPI ini.
 
Farly Weku, salah satu netizen yang ternyata juga pengendara GoJek bahkan sampai mengupload screen capture orderan GoJek miliknya sembari menambahkan komentar pedas terhadap legislator asal daerah pemilihan Wanea dan Wenang ini. Menurutnya, Maramis justru yang membuat mereka para pengendara GoJek sering dipukul.
 
“So dia itu profokator sampe2 torang gojek2 drng demo akang dola di jalang sampe2 ada yg ja bapukul,” tulis Farly Weku.
 
Netizen Abdurrahman Olen Husain, mengomentari jika Maramis merupakan anggota DPRD Kota Manado yang menghambat Kota Manado menjadi lebih maju. “Anggota dewan ini yg kuno tdk tahu kemajuan zaman, akhirnya kota manado diam di t4,” komentar Abdurahman.
 
Sementara, Jimmy Lumingkewas, netizen lainnya memposting persyaratan GoJek yang ternyata harus memiliki identitas yang jelas sebelum diterima menjadi driver GoJek. Selain itu, syarat paling utama adalah pembayaran pajak motor yang harus jelas.
 
“Adoh ksiank, qp ini anggota dewan yg sering disebut sebagai yg dihormati mengeluarkan statement model bagini.? Persyaratan sebagai anggota ojek, yang paling utama adalah harus warga asli Manado dan harus ada SKCK dari kepolisian. Anggota dewan yg terhormat banyak anggota gojek dapil Wenang - Wanea, dan mngkin bnyk juga dari mereka memilih anda sebagai anggota legislatif karena kepercayan mereka,” tulis Lumingkewas.
 
Sementara, tak hanya para netizen dari kalangan masyarakat biasa, Benny Parasan, anggota DPRD Kota Manado juga ikut tertarik mengomentari pernyataan dari Maramis. Parasan dalam postingan komentarnya menyebut jika dirinya merupakan pengguna jasa angkutan berbasis online, yang dinilainya punya pelayanan yang lebih baik.
 
“Kalau saya melihat dan juga pernah rasakan justru pelayanan Gojek online masih lebih baik..utk tarif sdh jelas dan kendaraan motor yg prima.sopan dlm menyapa dstnya..bersainglah secara sehat dan tdk perlu utk melarang Gojek online,” komentar Parasan.
 
Sayangnya, Roy Maramis hingga berita ini dipublish belum bisa dikonfirmasi. Hendak ditemui di kantor DPRD Kota Manado sejak Senin 17 April 2017 kemarin, Maramis yang bertugas di Komisi A tidak berada di kantor.
 
(tim bk)
 
Komentar ()
Berita Manado
Manado
03 Jan 2018 / dibaca 163 kali
MANADO (BK): Trotoar di Kota Manado masih kurang bersahabat untuk para pejalan kaki. Tak hanya dipenuhi dengan lubang 'jebakan',...
Manado
01 Jan 2018 / dibaca 197 kali
MANADO (BK): Taman Kesatuan Bangsa (TKB) yang merupakan ikon kota Manado dipercantik dengan ditempatkannya air mancur menari atau Dancing...
Manado
28 Dec 2017 / dibaca 143 kali
MANADO (BK): Walikota Manado GS Vicky Lumentut memimpin para Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan giat bersih-bersih daerah terdampak bencana...
Manado
28 Dec 2017 / dibaca 189 kali
MANADO (BK): Umat nasrani di Sulawesi Utara mengucapkan terima kasih kepada GP Ansor dan Banser Nahdlatul Ulama (NU) yang setiap tahunnya...
Manado
27 Dec 2017 / dibaca 143 kali
MANADO (BK): Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Ibrahim Tompo SIK menyatakan jika selama perayaan Natal di Sulawesi...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.