Manado

Larang GoJek Beroperasi, Legislator Ini Langsung Kena Bully di Medsos

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 18 April 2017 09:44   284 kali
MANADO (BK): Legislator Manado Roy Maramis menjadi bahan bully atau diejek di media sosial oleh ribuan netizen yang berasal dari Kota Manado dan sekitarnya. Hal ini dikarenakan pernyataannya di salah satu media cetak terkait dirinya yang melarang pengoperasian GoJek di Kota Manado, diunggah ke media sosial facebook.
 
Unggahan pertama yang dilakukan oleh netizen Adolof Budiak, kemudian dibagikan hingga ratusan kali oleh netizen lain. Bahkan, salah satu netizen membagikan ke grup paling populer di Sulawesi Utara yakni Manguni 123. Alhasil, ribuan netizen membully legislator asal PKPI ini.
 
Farly Weku, salah satu netizen yang ternyata juga pengendara GoJek bahkan sampai mengupload screen capture orderan GoJek miliknya sembari menambahkan komentar pedas terhadap legislator asal daerah pemilihan Wanea dan Wenang ini. Menurutnya, Maramis justru yang membuat mereka para pengendara GoJek sering dipukul.
 
“So dia itu profokator sampe2 torang gojek2 drng demo akang dola di jalang sampe2 ada yg ja bapukul,” tulis Farly Weku.
 
Netizen Abdurrahman Olen Husain, mengomentari jika Maramis merupakan anggota DPRD Kota Manado yang menghambat Kota Manado menjadi lebih maju. “Anggota dewan ini yg kuno tdk tahu kemajuan zaman, akhirnya kota manado diam di t4,” komentar Abdurahman.
 
Sementara, Jimmy Lumingkewas, netizen lainnya memposting persyaratan GoJek yang ternyata harus memiliki identitas yang jelas sebelum diterima menjadi driver GoJek. Selain itu, syarat paling utama adalah pembayaran pajak motor yang harus jelas.
 
“Adoh ksiank, qp ini anggota dewan yg sering disebut sebagai yg dihormati mengeluarkan statement model bagini.? Persyaratan sebagai anggota ojek, yang paling utama adalah harus warga asli Manado dan harus ada SKCK dari kepolisian. Anggota dewan yg terhormat banyak anggota gojek dapil Wenang - Wanea, dan mngkin bnyk juga dari mereka memilih anda sebagai anggota legislatif karena kepercayan mereka,” tulis Lumingkewas.
 
Sementara, tak hanya para netizen dari kalangan masyarakat biasa, Benny Parasan, anggota DPRD Kota Manado juga ikut tertarik mengomentari pernyataan dari Maramis. Parasan dalam postingan komentarnya menyebut jika dirinya merupakan pengguna jasa angkutan berbasis online, yang dinilainya punya pelayanan yang lebih baik.
 
“Kalau saya melihat dan juga pernah rasakan justru pelayanan Gojek online masih lebih baik..utk tarif sdh jelas dan kendaraan motor yg prima.sopan dlm menyapa dstnya..bersainglah secara sehat dan tdk perlu utk melarang Gojek online,” komentar Parasan.
 
Sayangnya, Roy Maramis hingga berita ini dipublish belum bisa dikonfirmasi. Hendak ditemui di kantor DPRD Kota Manado sejak Senin 17 April 2017 kemarin, Maramis yang bertugas di Komisi A tidak berada di kantor.
 
(tim bk)
 
Komentar ()
Berita Manado
Manado
13 May 2017 / dibaca 399 kali
MANADO (BK): Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey meminta kepada seluruh warga untuk menunjukan jika daerah ini benar-benar sebagai daerah...
Manado
13 May 2017 / dibaca 365 kali
MANADO (BK): Rencana kedatangan Fahri Hamzah dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua DPR RI ke Sulawesi Utara tepatnya ke Kota Manado, ramai...
Manado
10 May 2017 / dibaca 78 kali
MANADO (BK): Memperingati Hari Bumi dan Hari Pendidikan Nasiona, Sabtu 6 Mei 22017 akhir pekan lalu, Kelompok Muda Pecinta Alam (KMPA)...
Manado
10 May 2017 / dibaca 70 kali
MANADO (BK): Ketersedian air bersih di Kelurahan Singkil Satu Kecamatan Singkil, rupanya hingga saat ini masih belum terpenuhi. Hal ini...
Manado
09 May 2017 / dibaca 127 kali
MANADO (BK): DPRD Kota Manado yang membela RM Afisha tetap beroperasi walaupun tak mengantongi ijin, membuat sejumlah mantan pedagang ikan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.