Manado

Persoalan Buruh Sampah Manado Disuarakan di Aksi Mayday KSBSI

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 01 May 2018 09:39   352 kali
MANADO (BK): Kantor DPRD Kota Manado menjadi salah satu titik Aksi dalam rangka Hari Buruh yang digelar oleh Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera (KSBSI) Sulawesi Utara (Sulut), Senin 30 April 2018.
 
Ratusan buruh yang menggelar aksi tersebut mendatangi kantor DPRD Kota Manado setelah sebelumnya menggelar aksi di kantor Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Rupanya di kantor tersebut, ada fokus tuntutan buruh dari 17 tuntutan yang ada.
 
Persoalan buruh sampah di Kota Manado menjadi fokus tuntutan saat massa aksi berada di kantor DPRD Kota Manado tersebut. Di hadapan Wakil Ketua DPRD Kota Manado dr Richard H Sualang yang menerima langsung aksi, para buruh menyampaikan ketidakadilan yang diterima para buruh sampah dengan status Tenaga Harian Lepas (THL) tersebut.
 
“Dalam beberapa tahun ini Pemerintah Manado mengangkat pekerja khusus sampah, sebagai tenaga harian lepas yang berjumlah sekitar 1.100 orang, tetapi nasibnya tidak diperhatikan,” kata ketua KSBSI Manado, Charles Romel Sondakh, yang bertindak selaku orator.
 
Menurut Sondakh, para buruh sampah yang dipekerjakan itu tidak diperhatikan kesejahteraannya karena tak diberikan hak-haknya sebagai pekerja.
 
“Mereka tidak diberikan jaminan kesehatan, dan terpaksa harus membayar sendiri saat sakit,” tutur Sondakh.
 
Lanjut menurut Sondakh, banyak juga perlakuan sepihak yakni dipecat dan pekerjannya tak lagi diperpanjang.
 
"Kami menyesalkan, ketika pemerintah mengeluarkan aturan tentang tidak ada lagi tenaga kontrak, di Pemerintah Kota Manado malah memberlakukannya," kata Sondakh kembali.
 
Wakil Ketua DPRD Manado, Richard Sualang, mengatakan pihaknya memperhatikan nasib para buruh dan tidak pernah ada yang diabaikan. Bahkan, menurutnya semua persoalan yang masuk ke kantor DPRD Kota Manado langsung cepat direspon.
 
“Terima kasih kepada para buruh. Kami terus terang menerima semua masukan yang sudah disampaikan dan akan mengadakan rapat dengar pendapat pada 3 Mei nanti dengan menghadirkan seluruh pemangku kepentingan sehingga masalah yang diadukan bisa dibahas bersama,” kata Sualang. 
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
16 Jan 2019 / dibaca 206 kali
MANADO (BK): Wakil Ketua DPRD Kota Manado dr Richard Sualang menilai harus ada instansi khusus yang menangani persoalan Kebersihan dan...
Manado
15 Jan 2019 / dibaca 1543 kali
MANADO (BK) : Hujan yang mengguyur sejak semalam, telah menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kota Manado, Selasa (15/1/2019).  ...
Manado
15 Jan 2019 / dibaca 236 kali
MANADO (BK): Wakil Walikota Manado, Mor Dominus Bastiaan menyebutkan jika Kota Manado justru lebih bersih dibandingkan saat daerah ini...
Manado
15 Jan 2019 / dibaca 250 kali
MANADO (BK): Kota Manado bersama dengan Bandar Lampung menjadi Kota Besar Terkotor di Indonesia. Hal ini diumumkan Kementerian Lingkungan...
Manado
15 Jan 2019 / dibaca 499 kali
JAKARTA (BK): Kota Manado sebagai Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara, mendapat penghargaan salah satu kota terkotor di Indonesia. Hal tersebut...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.