Manado

Puluhan Jurnalis Deklarasikan Serikat Pekerja Lintas Media di Sulut

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 19 May 2017 16:56   204 kali
Pembacaan deklarasi Serikat Pekerja Lintas Media
MANADO (BK): Puluhan jurnalis yang bernaung di Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado, mendeklarasikan berdirinya Serikat Pekerja Lintas Media (SPLM) di Sulawesi Utara,  yang berlanngsung di Aula Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut, Jalan 17 Agustus Teling, Kecamatan Wanea, Kamis (18/5/2017).
 
Deklarasi yang diawali dengan diskusi bertema  ketenagakernjaan dan jaminan sosial pekerja media tersebut turut di hadiri para narasumber dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan dan Pengurus AJI Indonesia.
 
Ketua Serikat Pekerja Lintas Media (SPLM) Cabang Sulawesi Utara, Fransiskus Talokon mengatakan, SPLM ini, bisa menjadi wadah dalam memperjuangkan kesejahteraan bagi para pekerja media khususnya yang berada di Sulawesi Utara.
 
"Dunia jurnalis merupakan profesi dan pekerjaan yang berat dan harus diperjuangkan. Untuk itu dengan bergabung ke SPLM, pekerja media akan lebih paham tentang Undang-Undang Ketenagakerjaan sehingga mendapat perlakuan yang baik dari perusahaan media tempat mereka bekerja," kata Talokon.
 
Kepala Bidang HI dan Jamsostek Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara, Lucky Taju dalam diskusi mengatakan, berdirinya Serikat Pekerja Lintas Media (SPLM) di Sulawesi Utara akan semakin membantu Pemerintah Sulawesi Utara untuk dapat mengatasi persoalan para pekerja khususnya para pekerja media baik kersejahteraan gaji maupun jaminan kesehatannya.
 
Lanjut Lucky Taju, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut sangat terbuka apabila ada keluhan-keluhan terkait pekerja media yang diperlakukan tidak adil terkait gaji.
 
"Juga jangan lupa yaitu jaminan asuransi kesehatan dan ketenagakerjaanya," tutur Taju.
 
Sementara itu dari BPJS Kesehatan Tondando, Meisria Kaparang mengatakan, banyak pekerja di media yang secara sukarela mendaftarkan diri sebagai peserta secara sendiri, karena pemberi kerja belum mendaftarkan sebagai peserta jaminan kesehatan pada mereka.
 
Menurut Meisria, BPJS Kesehatan sudah melakukan MoU atau kerjasama dengan Kejaksaan agar mendorong perusahaan nakal yang tidak mendaftarkan pekerjanya dan peserta kesehatan dijamin bukan cuma pekerjanya tapi sudah termasuk oleh keluarganya.
 
"Semua pekerja seharusnya mendapatkan perlindungan," kata Meisria.
 
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Manado, Asri Basir menyampaikan, selama ini baru sedikit media di Sulawesi Utara yang masuk dalam BPJS Ketenagakerjaan, padahal sudah menjadi keharusan untuk masuk dalam jaminan ketenagakerjaan.
 
"Jaminan ketenagakerjaan untuk menjamin para pekerja khususnya pekerja media mendapatkan asuransi kecelakaan kerja," tutur Asri yang baru bertugas di Kota Manado ini.
 
Sementara, AJI Indonesia bidang ketenagakerjaan, Joni aswira menyampaikan, Serikat pekerja itu diatur dalam Undang - Undang nomor 21 tahun 2000, karena ini adalah lintas media, maka bisa membantu para jurnalis yang bekerja di perusahaan media untuk mendapatkan hak kesejahteraan.
 
Kata Aswira, Serikat Pekerja Lintas Media ini akan menjadi kendaraan negosiasi untuk perusahaan media yang dikatakan tidak patuh sehingga bisa membuat efek jera. 
 
"Dan khusus koresponden atau pun kontributor adalah persoalan 
yang perdebatan yang tidak habis dibahas sampai saat ini," kata Joni.
 
Ketua AJI Manado, Yoseph Ikanubun menyebutkan, serikat pekerja sangat penting karena menjadi wadah untuk memperjuangkan, membela, serta melindungi hak dan kepentingan pekerja serta meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarga.
 
Kata yoseph, Ada berbagai masalah yang kerap muncul antara perusahaan media dan pekerja, di antaranya hubungan kerja yang tidak jelas, upah di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP), serta risiko dari pekerjaan yang tidak mendapat tanggungan dari perusahaan, itu yang nantinya kami coba perjuangkan.
 
"Tentu untuk anggotanya, kita tak membatasi hanya anggota AJI saja tetapi semua pekerja pers baik wartawan, lay out, periklanan maupun pemasaran bisa bergabung ke serikat, karena ini merupakan seluruh pekerja media," kata Ikanubun kembali.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
05 Nov 2017 / dibaca 106 kali
MANADO (BK): Kementerian Perhubungan, Sabtu 4 November 2017 bertempat di Hotel Quality Manado menggelar sosialisasi Peraturan Menteri (PM)...
Manado
03 Nov 2017 / dibaca 137 kali
MANADO (BK): Kepala Dinas PUPR Kota Manado, Bart Assa mengatakan, pembangunan RSUD yang terletak di Kelurahan Bumi Nyiur agar lebih cepat...
Manado
02 Nov 2017 / dibaca 149 kali
MANADO (BK): Ketua Panitia Khusus (Pansus) revisi RTRW Kota Manado, Hengky Kawalo mengatakan, pembangunan Rumah Sakit Daerah (RSD) yang...
Manado
01 Nov 2017 / dibaca 45 kali
MANADO (BK) : Sedikitnya 40 jurnalis media cetak, online dan televisi mengikuti Penyuluhan Bahasa Indonesia, yang diadakan Balai Bahasa...
Manado
01 Nov 2017 / dibaca 61 kali
MANADO (BK): Masih banyak media di Indonesia maupun Sulawesi Utara tidak menggunakan bahasa tak baku dalam pemberitaan yang dibaca oleh...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.