Manado

Richard Sualang Pilih Bahu Jadi Lokasi Reses, Aspirasi Soal Kesehatan dan Nelayan Terbanyak

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 02 December 2017 22:38   190 kali
Wakil Ketua DPRD Kota Manado dr Richard Sualang saat menjawab pertanyaan warga di agenda resesnya yang dilaksanakan di Kelurahan Bahu
MANADO (BK): Wakil Ketua DPRD Kota Manado dr Richard H Sualang, Jumat 1 Desember 2017 memanfaatkan masa resesnya dengan menyerap aspirasi di Kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang. Sejumlah aspirasi pun langsung disampaikan warga yang hadir dalam reses tersebut.
 
Beberapa masalah yang menjadi sorotan utama para perwakilan warga diantaranya, persoalan tambatan perahu nelayan, layanan puskesmas yang kurang prima, layanan BPJS Kesehatan yang masih membingungkan hingga persoalan infrastruktur yang tak kunjung beres di wilayah tersebut.
 
Persoalan pertama yang dibahas langsung oleh politisi PDI Perjuangan ini adalah kejelasan tambatan perahu nelayan yang menurut Ating Pangumpia, hingga saat ini tak pernah dirasakan secara merdeka oleh mereka.
 
"Padahal yang janji itu dari pemerintah dan reklamator yang mengaku jika tambatan perahu seluas 5 ribu meter persegi. Bukannya direalisasikan, tambatan perahu yang kami pakai justru sudah dibongkar dan tak dikembalikan oleh pemerintah," katanya. 
Sualang sendiri langsung merespon. Menurutnya, persoalan ini akan secepatnya disampaikan dan dipertanyakan langsung ke pemerintah.
 
"Sebab untuk tambatan perahu, walaupun lahan tersebut pengukurannya masih berproses, seharusnya nasib nelayan tak boleh diabaikan. Dan untuk camat Sario, Marthen Kapojos agar memperhatikan hal tersebut," kata Sualang tegas.
 
Keluhan dari sektor kesehatan juga ramai. Beberapa diantaranya yakni persoalan layanan Puskesmas Bahu yang menurutnya menolak pasien umum, karena hanya melayani BPJS dan asuransi umum lainnya. 
 
Persoalan pemalsuan data di rumah sakit juga ternyata dikeluhkan. Dimana, meski tidak terima obat tetapi harus menandatangani penerimaan obat padahal tidak ada. 
 
"Puskesmas wajib melayani semua masyarakat baik yang ditanggung KIS maupun BPJS kesehatan, tidak boleh menolak, karena tugasnya ya memang melayani. Akan ditanyakan ke Dinkes. Untuk yang tidak menerima obat, jangan sekali kali tanda tangan," katanya. 
 
Sementara, dalam reses yang dihadiri banyak sekali warga dari Kecamatan Sario dan Kecamatan Malalayang, Sualang harus menulis sendiri resume laporannya karena dia tak didampingi satupun staf dari Sekretariat DPRD Kota Manado.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
28 Jan 2018 / dibaca 149 kali
MANADO (BK): Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Manado sementara mempersiapkan pelaksanaan Konferensi Kota (Konferta) yang rencananya...
Manado
26 Jan 2018 / dibaca 377 kali
MANADO (BK): Kota Manado menjadi daerah perdana di tahun 2018 yang dikunjungi Badan Akuntabilitas Publik (BAP) Dewan Perwakilan Daerah (DPD)...
Manado
23 Jan 2018 / dibaca 227 kali
MANADO (BK): DPRD Kota Manado mengesahkan 2 buah rancangan Peraturan Daerah menjadi Peraturan Daerah yang berhubungan dengan perekonomian,...
Manado
22 Jan 2018 / dibaca 677 kali
MANADO (BK): Kecelakaan tragis kembali terjadi di ruas jalan depan Transmart tepatnya di simpang empat jalan arah ringroad. Kejadian ini...
Manado
16 Jan 2018 / dibaca 196 kali
MANADO (BK):  Perijinan minimarket Indomaret dan Alfamart perlu ditinjau kembali. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.