Manado

RTRW Kota Manado Direvisi, Pemerintah Gelar Konsultasi Publik

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 30 August 2017 20:19   188 kali
MANADO (BK): Bertempat di Hotel Peninsula, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar konsultasi publik terkait revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Manado, Rabu 30 Agustus 2017.
 
Kegiatan ini dibuka Walikota Manado Vicky Lumentut dan dihadiri Ketua DPRD Noortje Van Bone didampingi Wakil ketua Richard Sualang, tim penyusun revisi, Kapolres Kota Manado Kombes Hisar Sillagian, Kepala Dinas PM-PTSP Joy Korah, perwakilan Kodim 1309, pemuka agama, tokoh masyarakat, akademisi, pengusaha, kepala perangkat daerah, camat dan lurah.
 
Sementara, dalam laporannya, kepala Dinas PUPR Kota Manado Peter K Bartje Assa menjelaskan jika konsultasi publik, merupakan bagian dari tahapan untuk melakukan revisi RTRW.
 
"Sebelumnya sudah ada kajian, kemudian dilanjutkan peninjauan kembali. Revisi RTRW ini merupakan program rencana tata ruang yang dipercayakan ke Dinas PUPR untuk, menyusun materi revisi yang melibatkan tenaga ahli yang berkompeten. Dan selalu berkordinasi dengan instansi teknis lainnya," tutur Assa.
 
Lanjut menurut Assa, sejak ditetapkan tahun 2014 hingga 2017 ini, dinamika pembangunan yang terjadi mengharuskan pemerintah Kota Manado melakukan revisi RTRW. 
 
"Tentu saja revisi ini harus melalui mekanisme dan tahapan yang diatur dengan peraturan. Pemerintah Kota Manado sendiri, sudah dan sementara melakukan tahapan-tahapan revisi yakni melakukan kajian terhadap perda RTRW, melakukan penetapan pelaksanaan peninjauan kembali terhadap perda RTRW nomor 1 tahun 2014 melalui SK Walikota, dan membentuk tim peninjauan kembali untuk melakukan kajian dan evaluasi yang berisi perlunya dilakukan revisi, serta rekomendasi pelaksanaan peninjauan kembali RTRW ini," tutur Assa.
 
Assa melanjutkan, Revisi Perda RTRW ini sendiri, akan ditinjaklanjuti dengan menggelar pelaksanaan konsultasi publik, pembahasan dengan badan koordinasi hak-hak keuangan daerah (BPKRD) Kota Manado.
 
"Kemudian ada pembahasan dengan DPRD dan diperiksa secara mandiri oleh pemerintah kota, pembahasan nilai pembatasan yang akan difasilitasi pemerintah provinsi, pembahasan dengan badan koordinasi penataan ruang pemerintah provinsi dan mendapatkan rekomendasi rekomendasi gubernur, mendapatkan surat keterangan dari badan informasi bio, dan pembahasan dan evaluasi lintas sektoral dan daerah," ujar Assa.
 
Sementara, menurut Assa, untuk tahapan konsultasi publik, memang wajib dilakukan, dimana masyarakat harus dilibatkan secara aktif dan bersifat dialogis untuk mendapatkan masukan dan sumbangan pemikiran yang positif.
 
"Hal ini untuk mendapatkan konsep RTRW yang lebih baik. Revisi RTWR ini sendiri diharapkan bersifat tetap hingga Tahun 2034 mendatang," tambah mantan Kepala Bappeda Kota Manado ini kembali.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
03 Jan 2018 / dibaca 155 kali
MANADO (BK): Trotoar di Kota Manado masih kurang bersahabat untuk para pejalan kaki. Tak hanya dipenuhi dengan lubang 'jebakan',...
Manado
01 Jan 2018 / dibaca 189 kali
MANADO (BK): Taman Kesatuan Bangsa (TKB) yang merupakan ikon kota Manado dipercantik dengan ditempatkannya air mancur menari atau Dancing...
Manado
28 Dec 2017 / dibaca 139 kali
MANADO (BK): Walikota Manado GS Vicky Lumentut memimpin para Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan giat bersih-bersih daerah terdampak bencana...
Manado
28 Dec 2017 / dibaca 184 kali
MANADO (BK): Umat nasrani di Sulawesi Utara mengucapkan terima kasih kepada GP Ansor dan Banser Nahdlatul Ulama (NU) yang setiap tahunnya...
Manado
27 Dec 2017 / dibaca 139 kali
MANADO (BK): Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Ibrahim Tompo SIK menyatakan jika selama perayaan Natal di Sulawesi...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.