Manado

Sama Gunakan Badan Jalan, PKL-Tuna Netra Diusir, Rumah Bakar Ikan Dibiarkan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 21 April 2017 20:13   99 kali
Arthur Paath

MANADO (BK): Pedagang Kaki Lima maupun para Tuna Netra saat menggunakan badan jalan untuk mengais rejeki langsung diusir maupun disita barang jualan mereka karena dianggap mengganggu. Perlakuan beda justru didapatkan oleh para pengusaha rumah makan bakar ikan se Kota Manado.

Walaupun sudah menggunakan badan jalan sebagai lahan parkir maupun tempat membakar ikan, serta menghilangkan fungsi trotoar untuk pejalan kaki, tidak ada satupun pemilik rumah makan bakar ikan tersebut yang diusir seperti PKL maupun warga Tuna Netra.

Hal ini mengundang protes keras dari anggota DPRD Kota Manado Arthur Paath. Menurutnya, ada standar ganda yang diterapakan terkait dengan penggunaan badan jalan terhadap masyarakat di Kota Manado.

"Apakah yang berduit dibiarkan melanggar aturan, sementara masyarakat kecil yang mengais rejeki pas-pasan semua aturan diperkekat. Contohnya di rumah makan bakar rica. Jelas sekali banyak pelanggaran penggunaan badan jalan yang menyebabkan kemacetan dan pandangan semrawut tetapi tak digubris hingga kini," kata Paath.

Paath sendiri mengaku sudah beberapa kali melakukan pemantauan di beberapa rumah bakar ikan tersebut dan selalu menemukan pelanggaran terkait penggunaan badan jalan.

"Saya mempertanyakan Dinas Perhubungan yang membiarkan kemacetan, menanyakan ijin gangguan dan juga aturan mengenai lahan parkir untuk sebuah usaha. Semua dilanggar tapi tak dilakukan penertiban. Ini benar-benar tidak baik dijadikan contoh untuk masyarakat," kata politisi Partai Hanura ini.

Paath sendiri mengaku akan meminta kepada pimpinan DPRD Manado dan Komisi untuk bisa melakukan hearing terkait persoalan tersebut.

"Kan percuma kami berkoar-koar soal penertiban ijin, ternyata hal-hal besar di depan mata kita malah lupakan. Ini harus cepat ditindaki," kata Paath kembali.

(jusuf kalalo)

Komentar ()
Berita Manado
Manado
11 Apr 2017 / dibaca 273 kali
MANADO (BK): Kembali ditolaknya GoJek, ojek berbasis online, oleh para pengendara angkutan konvensional, rupanya mendapatkan perhatian serius...
Manado
11 Apr 2017 / dibaca 140 kali
MANADO (BK): Ojek berbasis online GoJek, rupanya terus mendapatkan penolakan. Setelah didemo oleh ratusan sopir mikrolet dan taxi blue bird,...
Manado
11 Apr 2017 / dibaca 158 kali
MANADO (BK): Teka-teki siapa kontraktor pemenang proyek WC di DPRD Kota Manado yang hingga kini belum selesai dikerjakan, perlahan mulai...
Manado
09 Apr 2017 / dibaca 224 kali
MANADO (BK): Dugaan kuat terlibatnya oknum legislator di DPRD Manado dalam proyek pembuatan 2 buah toilet atau wc di gedung rakyat tersebut,...
Manado
06 Apr 2017 / dibaca 230 kali
MANADO (BK): Bau busuk dugaan korupsi tercium dari pekerjaan proyek 2 ruangan toilet atau wc umum di kantor DPRD Kota Manado. Pasalnya, proyek...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.