Manado

Wah, RM Afisha Memang Beroperasi Tanpa Kantongi Ijin

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 29 April 2017 08:50   811 kali
MANADO (BK): Rumah Makan Bakar Ikan Afisha, yang terletak di dekat kantor DPRD Kota Manado, ternyata hingga saat ini belum mengantongi ijin apapun. Penelusuran beritakawanua.com di sejumlah instansi teknis, menyebutkan semua ijin dari RM yang diduga di back up legislator DPRD Manado ini, tidak pernah dikeluarkan.
 
Hal ini dipertegas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap Kota Manado. Dalam histori pengurusan ijin, RM Afisha sama sekali belum memiliki ijin baik Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) atas lokasi usaha, Ijin gangguan dari warga daerah sekitar (HO), SIUP dan SITU sebagai perusahaan dan ijin Analisa Dampak Lalu Lintas atau Andal Lalin.
 
Sungguh ironi, mengingat RM Afisha ini sudah beroperasi hamper sebulan lamanya, dimana telah banyak dikeluhkan warga baik pengguna lalu lintas, maupun warga yang tinggal di sekitar lokasi tersebut karena terus terpapar asap dan panas dari rumah makan tersebut.
 
Kepala Bagian Perijinan dan Pengaduan Usaha Steven Nangoy menyebutkan jika pihaknya memang belum mengeluarkan ijin apapun kepada RM Afisha. Namun demikian, Nangoy mengungkapkan telah ada permintaan pengurusan ijin dari pemilik RM Afisha, yang diakuinya memang seorang kerabat dekat legislator DPRD Manado.
 
“Terkendala ijin Andal Lalin, karena rumah makan tersebut memang belum punya lokasi parkiran. Tetapi mereka sudah mengajukan permintaan ijin tapi kami belum keluarkan karena harus lengkap dulu baru rekomendasi baru ada ijin keluar,” kata Nangoy.
 
Perlakuan khusus kepada RM Afisha ini sendiri mendapatkan beragam tanggapan. Salah satunya datang dari para pemilik rumah makan bakar ikan di sepanjang pantai Sindulang Manado. Mereka menyebutkan jika Pemerintah Kota Manado terkesan pilih kasih dan tidak tegas terhadap orang yang memiliki uang dan di back up langsung legislator.
 
“Kami disini di pinggir pantai jauh dari keramaian untuk mendongkrak ekonomi kami serta mempekerjakan orang digusur. Giliran yang melanggar di tempat keramaian dan dekat dengan kantor pemerintah malah dibiarkan beroperasi tanpa ijin dan mengganggu banyak orang. Benar-benar pemerintah yang cerdas membunuh masyarakat kecil,” tutur para pengusaha RM di Sindulang.
 
(jusuf kalalo)
 
Komentar ()
Berita Manado
Manado
28 Dec 2018 / dibaca 530 kali
MANADO (BK): Cuaca buruk yang melanda kota Manado membuat sejumlah kawasan terdampak. Angin kencang disertai hujan lebat, mengakibatkan...
Manado
26 Dec 2018 / dibaca 492 kali
MANADO (BK): Sulawesi Utara menjadi daerah yang pantas dijadikan contoh bagaimana bermasyarakat dalam kemajemukan beragama. Pasalnya, saling...
Manado
24 Dec 2018 / dibaca 420 kali
MANADO (BK): Kota Manado menjadi kota paling banyak diserbu untuk wisata belanja jelang perayaan Natal 25 Desember 2018. Ribuan masyarakat...
Manado
24 Dec 2018 / dibaca 458 kali
MANADO (BK): Menjelang akhir tahun 2018, SeaSoldier North Sulawesi, menggelar kegiatan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada warga,...
Manado
21 Dec 2018 / dibaca 155 kali
MANADO (BK): Warga Kelurahan Taas Kecamatan Tikala, tepatnya di Lingkungan 1 dan Lingkungan 3, dikepung oleh banjir dadakan, Jumat 21 Desember...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.