Minsel

Bejat, Ayah Tega Cabuli Anak Kandung di Tumpaan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 14 January 2020 15:40   220 kali

TUMPAAN (BK): Sungguh bejat apa yang dilakukan oleh SM alias Yanto (42) warga Desaatani Satu Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). SM tega mencabuli anak kandungnya sendiri yang baru berumur 4 tahun, sebut saja Melati.

Akibat kasus ini, SM akhirnya dijebloskan ke penjara oleh Tim Resmob Sat Reskrim Polres Minsel.

Kasat Reskrim Polres Minsel AKP Rio Gumara, SIK, saat dikonfirmasi pada Selasa siang (14/1/2020), membenarkan laporan kasus cabul ini.

"Tersangka seorang lelaki berinisial SM alias Yanto, saat ini telah diamankan untuk proses penyelidikan dan penyidikan sehubungan dengan tindak pidana perbuatan cabul yang dilakukannya terhadap seorang perempuan dibawah umur yang merupakan anak kandungnya sendiri,"terang AKP Gumara.

Diketahui perbuatan cabul dilakukan tersangka dengan memasukan jari tangannya ke dalam kemaluan korban, sehingga mengakibatkan rasa sakit.

(wesly)

Komentar ()
Berita Minsel
Minsel
17 Aug 2020 / dibaca 140 kali
AMURANG (BK): Upacara pengibaran Bendera Merah Putih peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 dilaksanakan di...
Minsel
17 Aug 2020 / dibaca 122 kali
AMURANG (BK): Warga Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) bersama personel jajaran TNI-Polri menghentikan aktivitasnya selama 3 menit saat...
Minsel
15 Aug 2020 / dibaca 558 kali
TARERAN (BK): Tim Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reserse Kriminal Polres Minahasa Selatan (Minsel) menemukan seorang remaja putri yang sempat...
Minsel
14 Aug 2020 / dibaca 123 kali
SINONSAYANG (BK): Bhayangkari cabang Minahasa Selatan (Minsel) melaksanakan bakti sosial dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke...
Minsel
12 Aug 2020 / dibaca 143 kali
AMURANG (BK): Polres Minahasa Selatan menerima kunjungan kerja dari tim Inspektorat Pengawasan Polda Sulut, Rabu pagi (12/08/2020). Kunjungan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.