Minsel

Bejat, Ayah Tega Cabuli Anak Kandung di Tumpaan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 14 January 2020 15:40   194 kali

TUMPAAN (BK): Sungguh bejat apa yang dilakukan oleh SM alias Yanto (42) warga Desaatani Satu Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). SM tega mencabuli anak kandungnya sendiri yang baru berumur 4 tahun, sebut saja Melati.

Akibat kasus ini, SM akhirnya dijebloskan ke penjara oleh Tim Resmob Sat Reskrim Polres Minsel.

Kasat Reskrim Polres Minsel AKP Rio Gumara, SIK, saat dikonfirmasi pada Selasa siang (14/1/2020), membenarkan laporan kasus cabul ini.

"Tersangka seorang lelaki berinisial SM alias Yanto, saat ini telah diamankan untuk proses penyelidikan dan penyidikan sehubungan dengan tindak pidana perbuatan cabul yang dilakukannya terhadap seorang perempuan dibawah umur yang merupakan anak kandungnya sendiri,"terang AKP Gumara.

Diketahui perbuatan cabul dilakukan tersangka dengan memasukan jari tangannya ke dalam kemaluan korban, sehingga mengakibatkan rasa sakit.

(wesly)

Komentar ()
Berita Minsel
Minsel
17 Jun 2020 / dibaca 79 kali
AMURANG (BK): Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), sukses melaksanakan Rapat Paripurna virtual dengan Tiga...
Minsel
17 Jun 2020 / dibaca 104 kali
TENGA (BK): Sosok Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE merupakan pemimpin pekerja keras yang tak mengenal lelah, terus...
Minsel
15 Jun 2020 / dibaca 120 kali
MOTOLING (BK): Aksi solidaritas Delapan Desa di Kecamatan Kumelembuai dengan mengumpulkan bahan pokok bagi masyarakat Desa Raanan Lama patut...
Minsel
15 Jun 2020 / dibaca 86 kali
AMURANG (BK): Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), resmi mengaktifkan kembali Panwaslu Kecamatan dan Panwaslu...
Minsel
12 Jun 2020 / dibaca 216 kali
TATAPAAN (BK): Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Edhy Prabowo, S.E., M.M., M.B.A., melakukan kunjungan kerja ke wilayah...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.