Minsel

Dua Tersangka Kasus Pembunuhan Terancam Hukuman Mati

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 26 February 2018 20:00   828 kali

AMURANG (BK): Dua tersangka kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Tawaang Barat Kecamatan Tenga dan Desa Tanamon Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan, pekan lalu, terancam hukuman mati.

 

Hal tersebut dikatakan Kapolres Minahasa Selatan, Kapolres AKBO Winardi Prabowo SIk saat konfrensi pers, Senin (26/2/2018) di kantornya.

 

''Belum ditemukan motif yang spesifik dalam kasus ini. Untuk sementara disinyalir dipengaruhi minuman keras. Tersangka MK dijerat pasal 338 subsider 351(3) KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup,'' jelas Kapolres.

 

Sebagaimana diketahui, kasus pertama yang diungkap yakni pembunuhan di Desa Tawaang Barat yang menewaskan korban Alfa Kumaat (27) warga setempat dengan tersangka MK alias Adit alias Ungke (21) warga Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Kamis (22/2/2018).

 

Pelaku melarikan diri berhasil ditangkap di Desa Olondano Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, pada Sabtu (24/2/2018) lalu. Pelaku dilumpuhkan dengan tembakan lantaran berusaha melarikan diri.

 

Terungkap, kasus pembunuhan ini dilatarbelakangi kesalahpahaman. Namun polisi akan mendalami kasus ini lantaran diduga ada motif lain karena pelaku membawa pisau badik yang ditikam ke dada kiri korban hingga tewas. Namun, pelaku berdalih pisau yang dibawa hanya untuk berjaga-jaga.

 

Sementara kasus pembunuhan lainnya yakni di Desa Tanamon pada Minggu (25/2/2018) sekitar pukul 00.30 Wita dengan korban Mutha Buluntuh (19), warga Tanamon Utara tewas kehabisan darah setelah ditikam pelaku AI alias Abdul (17) yang juga sepupu korban.

 

“Seperti kejadian di Desa Tawaang Barat, pada kasus pembunuhan di Desa Tanamon korban juga dihabisi dengan cara ditikam oleh tersangka dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau dapur,” tambah Kapolres.

 

Diketahui tersangka AO dan korban Mutha Buluntuh masih terikat hubungan keluarga, sepupu, dan masih berstatus pelajar satu kelas di Sekolah Alya Tanamon.

 

“Tersangka selama ini tinggal di rumah orang tua korban karena masih terikat hubungan keluarga. Korban ditikam di perutnya menggunakan pisau dapur, dibawa ke RS Kalooran Amurang dan mengalami pendarahan saat dirujuk ke RSUP Kandow Manado, meninggal dalam perjalanan,” ungkap Kapolres.

 

''Tersangka AO dijerat pasal 340 sub 338 sub 351 ayat 3 KUHP ancaman hukuman maksimal hukuman mati,'' pungkasnya.

 

(wezly/bk-1)

 

 

Komentar ()
Berita Minsel
Minsel
10 Jun 2018 / dibaca 350 kali
AMURANG (BK): Polsek Amurang menciduk tersangka kasus pencabulan, MB alias Rio (18) warga Desa Maliku, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten...
Minsel
07 Jun 2018 / dibaca 322 kali
AMURANG (BK): Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Christiany Eugenia Paruntu SE mendukung Kejaksaan Negeri (Kejari) dalam memberantas...
Minsel
07 Jun 2018 / dibaca 390 kali
AMURANG (BK): Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Selatan (Minsel), menahan seorang tersangka kasus dugaan korupsi mobil pemadam kebakaran...
Minsel
07 Jun 2018 / dibaca 256 kali
AMURANG (BK): Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menyita 2.550 liter minuman keras (miras) jenis captikus...
Minsel
06 Jun 2018 / dibaca 140 kali
AMURANG (BK): Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) memberikan apresiasi terhadap Pemerintahan Bupati...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.