Minsel

Forkopimda Minsel Putuskan Pilhut Serentak Dintunda Usai Pemilu 2024

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 23 February 2023 10:35   218 kali

AMURANG (BK): Pemilihan Hukumtua serentak di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang rencananya digelar tahun ini (2023), akhirya dintunda. Hal ini tentu mengacu pada keputusan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lewat rapat resmi yang dilaksanakan baru-baru ini.


Kendati anggaran untuk pilhut sudah dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2023, namun pesta demokrasi pilhut bakal tertunda dan akan dihelat usai Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.


Dalam konfrensi pers yang dilaksanakan Forkopimda Minsel didalamnya Bupati Franky Donny Wongkar SH dan Wakil Bupati Petra Rembang MTh, dilantai 2 Kantor bupati Minsel, Rabu (22/2/2023), kepada media mengungkapkan sejumlah kendala yang berpotensi mengancam pilhut serentak.


“Kesimpulan hasil rapat Forkompimda menindaklanjuti edaran Kemendagri soal pelaksanaan pilhut, maka agenda pilhut ditunda setelah Pemilu. Dengan pertimbangan jika tetap digelar akan mengganggu stabilitas Kamtibmas atau berpotensi konflik karena dilaksanakan bersamaan dengan tahapan Pemilu,” kata Bupati.


Meski demikian kata FDW, pihaknya tetap memiliki semangat agar pilhut serentak dilaksanakan tahun 2023.


“Buktinya pilhut kita anggarkan di APBD 2023. Jadi intinya penundaan pilhut bukan karena ada kepentingan pribadi namun karena kajian dari hasil rapat Forkompimda Minsel yang mempertimbangkan masalah Kamtibmas karena bersamaan dengan tahapan Pemilu,” jelas FDW.


Lanjut dia, keputusan tentang penundaan pilhut ini sendiri menurut Bupati, sudah dibuat surat untuk kemudian diberikan kepada Gubernur sebagai bentuk koordinasi sesuai surat edaran Kemendagri tertanggal 16 Januari 2023 perihal pelaksanaan pemilihan kepala desa pada masa Pemilu dan Pilkada serentak Tahun 2024.


“Tapi, jika Gubernur dalam hasil evaluasi tindaklanjut surat Pemkab Minsel soal penundaan pilhut memberikan rekomendasi Pilhut tetap dilaksanakan tahun 2023 maka pilhut tetap akan dilaksanakan. Begitupun jika ada surat edaran Kemendagri yang mengharuskan pilhut digelar Tahun 2023, maka pilhut tidak jadi ditunda,” pungkasnya.


Dikesempatan yang sama Wakil Bupati Pendeta Petra Yanni Rembang mengharapkan penundaan pilhut disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat.


“Berharap hasil konfrensi pers disampaikan secara benar jangan ada yang mempelintir sehingga terjadi kesalahpahaman,” ujarnya.


Terpsah, Sekertaris Daerah Glady Kawatu menyampaikan apabila pilhut dilaksanakan serentak oleh 125 desa maka berpotensi mengganggu tahapan Pemilu.


“Jika hanya dilaksanakan beberapa desa maka akan menimbulkan resistensi,” tukasnya.


Diketahui hadir dalam konfrensi pers tersebut Pelaksana Tugas Ketua DPRD Minsel Stevanus Lumowa, perwakilan dari unsur Forkompimda Minsel dan sejumlah pejabat Pemkab Minsel.

 

(Wesly)

 

Komentar ()
Berita Minsel
Minsel
14 Jul 2022 / dibaca 605 kali
AMURANG (BK): Bentuk kepedulian terhadap korban terdampak bencana longsor di pesisir pantai Amurang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel)...
Minsel
04 Jul 2022 / dibaca 698 kali
AMURANG (BK): Sebanyak 42 Desa di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) akan melaksanakan agenda pesta demokrasi dalam rangka memilih Hukum Tua....
Minsel
28 Jun 2022 / dibaca 618 kali
AMURANG (BK): Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar SH menerima kunjungan PT Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero) Kantor Cabang...
Minsel
27 Jun 2022 / dibaca 564 kali
AMURANG (BK): Bupati Minahasa Selatan  Franky Donny Wongkar, SH menghadiri perayaan HUT ke-100 master guide sekaligus penutupan kegiatan...
Minsel
27 Jun 2022 / dibaca 567 kali
AMURANG (BK): Setelah sekitar dua tahun ditutup karena pandemi Covid-19, pemerintah Republik Indonesia akhirnya membuka kembali keberangkatan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2023 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.