Minsel

Kaawoan: Tunggu Juknis

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 27 August 2018 18:42   193 kali

AMURANG (BK): Kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 5 persen pada tahun 2019 nanti, menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel).

 

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Minsel, Denny Kaawoan yang ditemui mengatakan, pihaknya masih menunggu surat edaran serta cara pembayarannya, dan bagaimana anggarannya. 

 

''Tentu jika sudah ada edarannya, maka kita harus menerapkan kenaikan gaji ini,'' terang dia.

 

Menurut dia, kenaikan gaji PNS dari pemerintah itu merupakan kabar baik bagi seluruh pegawai termasuk dirinya.  “Jadi pada 2019 mendatang gaji ASN naik 5 persen. Hanya saja bahan pokok ikut naik 15 persen. Itu berarti sama saja,” katanya.

 

Ditegaskannya lagi, jika sudah ada petunjuk teknis (Juknis) dari pemerintah, maka pihaknya akan menerapkan hal tersebut.  “Kalau sudah ada petunjuk maka kami akan menerapkan itu. Dan tentunya akan dianggarkan,” pungkasnya.

 

(wesly/bk-1)

 

Komentar ()
Berita Minsel
Minsel
04 Mar 2019 / dibaca 78 kali
AMURANG (BK): Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Erwin Schouten berjanji akan memegang komitmen untuk memberikan pelayanan berkualitas dan tanpa...
Minsel
03 Mar 2019 / dibaca 54 kali
AMURANG (BK) Sedikitnya 450 rumah warga yang masuk kategori kumuh di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), bakal kecipratan bantuan dari...
Minsel
03 Mar 2019 / dibaca 70 kali
AMURANG (BK): Millinial Road Safety Festival (MRSF) berlangsung sukses di Boulevard Amurang tepatnya belakang Hotel Sutanraja Amurang Kabupaten...
Minsel
01 Mar 2019 / dibaca 74 kali
MOTOLING (BK):  Masa Reses 1 Tahun Sidang 2019 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) telah berakhir 1...
Minsel
01 Mar 2019 / dibaca 58 kali
AMURANG (BK): Millenial Road Safety Festival atau MRSF akan menggentak Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sabtu (1/3/2019) esok....
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.