Minsel

Polisi Amankan 125 Liter Miras Ilegal

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 13 June 2018 06:37   391 kali

SINONSAYANG (BK): Polsek Sinonsayang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mengamankan 125 liter minuman keras (miras) jenis captikus saat melaksanakan razia rutin cipta kondisi Ops Ketupat Samrat-2018, di Jalan Trans Sulawesi Desa Ongkaw, Senin (11/6/2018) kemarin.

 

Kapolsek Sinonsayang Iptu Stenly Sarempa, SH, saat dikonfirmasi mengungkapkan ratusan miras tanpa ijin (ilegal) ini berasal dari Kecamatan Motoling dan Kecamatan Kumelembuai.

 

“Miras jenis captikus diangkut kendaraan roda dua berasal dari Kecamatan Kumelembuai dan Kecamatan Motoling, rencana akan diperjualbelikan warung dan kios yang ada di wilayah Kecamatan Sinonsayang,” ungkap Kapolsek.

 

Polisi juga berhasil mengamankan 2 orang tersangka yang membawa miras tanpa ijin ini. “Kami juga amankan 2 tersangka yang bawa miras ini yaitu HT (41), warga Kecamatan Motoling dan YM (26) warga Kecamatan Kumelembuai,” pungkasnya.

 

(wezly/bk-1)

 

 

Komentar ()
Berita Minsel
Minsel
07 Jan 2019 / dibaca 106 kali
AMURANG (BK): Pemadaman aliran listrik oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara...
Minsel
07 Jan 2019 / dibaca 117 kali
AMURANG (BK): Kapolres Minahasa Selatan (Minsel), AKBP Winardi Prabowo, SIK, memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat...
Minsel
06 Jan 2019 / dibaca 95 kali
AMURANG (BK): Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten MInahasa Selatan (Minsel) menyebutkan, lima Partai Politik (Parpol) sebagai...
Minsel
06 Jan 2019 / dibaca 510 kali
AMURANG (BK): Hingga kini, pencarian terhadap tiga nelayan asal Desa Popareng Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), oleh...
Minsel
05 Jan 2019 / dibaca 126 kali
AMURANG (BK): Sesosok mayat yang ditemukan di bawah kolong Jembatan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ranoyapo Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.