Minsel

Polisi Tangkap Pelaku Curi Ayam di Tumpaan Polisi

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 28 September 2018 22:39   246 kali

TUMPAAN (BK): Seorang lelaki berinisial VK alias Vito (16), warga Desa Tumpaan Dua Kecamatan Tumpaan ditangkap polisi karena kedapatan mencuri ayam sebanyak 30 ekor milik Ronal Wongkar pada Kamis (27/9/2018) dini hari.

 

Dari informasi yang diperoleh, pelaku mencuri ayam-ayam tersebut dengan cara masuk ke kandang dan mencuri saat situasi sunyi. Tersangka VK diamankan personil gabungan piket Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) usai menerima laporan aduan dari pemilik hewan ternak, Ronal Wongkar.

 

"Kami berhasil amankan tersangka setelah terima laporan aduan dari korban,'' terang Kapolsek Tumpaan Iptu Duwi Galih Sik. "Modus pencurian yaitu dilakukan dengan cara mengambil ayam di dalam kandang. Ayam-ayam tersebut rencananya akan dijual kembali oleh tersangka," tambah Kapolsek.

 

Selain tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa delapan ekor ayam yang belum sempat dijual tersangka.

 

(wesly/bk-1)

 

Komentar ()
Berita Minsel
Minsel
30 Nov 2018 / dibaca 72 kali
AUMURANG (BK): Kapolres Minahasa Selatan (Minsel) AKBP  Winardi Prabowo SIK, bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), I Wayan Eka...
Minsel
29 Nov 2018 / dibaca 51 kali
AMURANG (BK): Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (MInsel) menggelar Upacara Bendera dalam rangka peringatan Hari Korps Pegawai Republik...
Minsel
28 Nov 2018 / dibaca 88 kali
TUMPAAN (BK): Kecelakaan lalulintas (lakalantas) terjadi di Jalan Trans Sulawesi,  Desa Tumpaan, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa...
Minsel
27 Nov 2018 / dibaca 205 kali
AMURANG (BK): Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019 Kabupaten Minahasa...
Minsel
27 Nov 2018 / dibaca 214 kali
TUMPAAN (BK): Seorang gadis Anak Baru Gede (ABG) sebut saja Anggrek (14), asal Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), nyaris...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.