Minut

Minut Level IV Penularan Covid, Taramen: Pemerintah ‘Masih’ Setengah Hati

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 07 August 2021 22:34   580 kali
Maria Taramen. (foto: istimewa)
MINUT (BK) : Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memaparkan 11 dari 15 kabupaten kota, tingkat penularan Covid-19 masuk dalam kategori level IV. Hal ini berdasarkan assesmen situasi Covid-19 Sulut terkini.
 
Ada dua indicator utama dalam assesmen yakni tingkat transmisi komunitas dan kapasitas respons. Dimana assesmen situasi covid-19 mengacu KMK Nomor 4805 tahun 2021 tentang indicator penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial dalam penanggulangan Covid-19.
 
Satu dari 11 kabupaten kota pada level IV penularan adalah Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
 
Korlap Koalisi Masyarakat Minut, Maria Taramen mengatakan salah satu penyebab Minut masuk pada level IV penularan Covid-19 adalah karena penanganannya yang masih tumpang tindih. Bahkan pemerintah juga terkesan masih setengah hati.
 
“Contoh untuk vaksin sendiri, pemerintah menerapkan untuk mengurus surat-surat penting harus menggunakan surat keterangan vaksin. Nyatanya sampai sekarang vaksin itu masih kosong untuk Minut,” ujar Taramen.
 
Berbeda dengan penanganan masyarakat yang menjalani isolasi mandiri (Isoman). Sejauh ini katanya, bantuan untuk masyarakat isoman terbilang aktif. Begitu juga dengan satgas-satgas penanganannya yang juga ikut aktif.
 
Taramen mengatakan Covid-19 itu memang ada dan ia pun percaya itu ada karena tanda-tanda di masyarakat juga sudah Nampak. Hanya saja yang sangat disayangkan orang yang punya penyakit komorbid (penyerta) yang divonis kemudian ada virus (Corona), yang ditangani dulu virusnya bukan penyakitnya.
 
“Makanya kenapa kemudian rumah sakit full, kematian begitu banyak, karena yang datang kebanyakan mayoritas bukan karena penyakit virusnya tapi komorbit ini. Tapi setelah disana (RS) itu yang ditangani bukan penyakit komorbitnya, yang ditangani adalah virusnya,” tandas Taramen.
 
Kondisi ini pun, menurut Taramen, berimbas ke situasi politik pemerintahan yang memang makin parah. Dimana pemerintah terkesan membiarkan saja kondisi ini. Ia mengatakan, justru yang kelihatan gotong-royong, bahu membahu adalah masyarakat dengan masyarakat.
 
“Untuk pemerintah sendiri terkesan malah lebih banyak berdiam diri, apalagi ketika ada beberapa kasus covid viral sekarang soal penanganan rumah sakit. Toh tidak ada yang kemudian ditangani atau diseriusi atau di telusuri soal kejadian-kejadian itu, jadi terkesan masyarakat berjuang sendiri dengan hidup mereka saat ini,” pungkas Taramen.
 
(acha/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Minut
Minut
15 Sep 2021 / dibaca 836 kali
MINUT (BK): Dalam Rangkaian HAORNAS Ke-36 KONI Kabupaten Minahasa Utara,Telah Menyerahkan Atlit dan Pelatih Kontingen PON XX Papua Kepada...
Minut
10 Sep 2021 / dibaca 725 kali
MINUT (BK) : Hari kedua Balai Serbuan Vaksinasi Korem 131/Santiago di Kabupaten Minahasa Utara, dipusatkan di lapangan sepakbola Desa Winuri,...
Minut
09 Sep 2021 / dibaca 633 kali
MINUT (BK) : Korem 131/Santiago kembali menggelar Balai Serbuan Vaksinasi Covid-19 di dua tempat berbeda di Kecamatan Dimembe, Kabupaten...
Minut
08 Sep 2021 / dibaca 860 kali
MINUT (BK) :  Tim Pelaksana Pengabdian Masyarakat Penugasan (PPMP) melaksanakan kegiatan pelatihan, Perawatan dan Perbaikan Alat Mesin...
Minut
25 Aug 2021 / dibaca 607 kali
MINUT (BK) :  Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (RI) terus memperhatikan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berada di...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2023 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.