Nasional

2 OTK Diduga Anggota MIT Ditangkap di Poso

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 30 April 2018 21:52   570 kali
2 OTK terduga anggota baru kelompok MIT yang tertangkap di Poso, Sulteng. (foto : pendam XIII/Merdeka)
POSO (BK) : 2 orang tidak dikenal (OTK) berhasil ditangkap di Desa Kalora Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Kedua orang itu diduga kuat anggota baru kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT).
 
 
Berdasarkan rilis yang diterima beritakawanua.com dari Penerangan Kodam XIII/Merdeka, penangkapan berawal dari kecurigaan masyarakatdi Desa Kalora terhadap OTK yang sedang membeli sandal jepit, Senin (30/4/2018) sekitar pukul 05.30 WITA. Warga bernama Rusniati (45) kemudian menyampaikan kecurigaan itu kepada Kopda Roy Malore Baiwa, Bintara Pembina Desa (Babinsa) di desa tersebut.
 
 
OTK tersebut saat dijemput dan dibawa ke rumah Babinsa Koptu Irwan, sempat mengatakan sedang menunggu mobil untuk ke Makassar saat diinterogasi. Selanjutnya, pria itu dilaporkan kepada Danramil 1307-09/Poso Pesisir, Kapten Inf Ahmad Jayadi dan kemudian dibawa ke Polsek Poso Pesisir Utara Desa Membuke dan diserahkan ke Polres Poso.
 
 
Sementara penangkapan lainnya terjadi di desa yang sama sekitar pukul 14.30 WITA. Rumah salah satu warga yang diduga simpatisan MIT, didatangi OTK. Karena mencurigakan, Marjan (46), warga lainnya melaporkan kepada Babinsa Koptu Irwan Samsu.
 
 
OTK yang bertujuan ke Palu itu kemudian diamankan ke Koramil 1307-09/Poso Pesisir. Sore itu juga OTK tersebut dijemput Kabinda Sulteng Brigjen Pol Aris Wahyu dan kemudian dibawa ke Mapolsek Membuke dan diserahkan ke Polres Poso menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
 
 
Dari hasil interogasi, 2 OTK ini diketahui identitasnya bernama Abdul Mutalib Pia alias Abu Mutalib alias Bento (27), alumni mahasiswa Universitas 45 Makassar yang asal Batu Merah Ambon. Kemudian Hanzolah alias Yadi (33), asal Ambon yang beralamat Pasar Minggu Kejaten, Jakarta Selatan. Keduanya kemudian dibawa ke Mapolda Sulteng sekitar pukul pkl 15.25 WITA.
 
 
Dari penangkapan kedua OTK, ikut diamankan sejumlah barang yang diduga perlengkapan sebagai anggota MIT seperti 1 buah Peta Alindu skala 1:50.000 (lembar 2015-62) Edisi 1-1991, 1 buah Kompas Kalibrasi 1:50.000 meter dan 1:25.000 meter (Jenis Lensatic kompass), Celana BlackHawk warna hitam, baju kaos lengan panjang warna abu-abu corak hitam, 3 buah kartu Hicard, CIMB Niaga dan Graha Media.
 
 
Selanjutnya senter kepala warna kuning bis merah, 3 papan Enervon Active, 7 baterai kecil merk Panasonic Alkaline warna merah dan biru, celana panjang warna coklat, Al-Quran kecil, Kabel Data, baju dan kaos dalam loreng TNI, jaket preman, sarung TNI, tas loreng Libanon (jenis rangsel dan jenis tas pinggang), parang pendek, songkok kain warna coklat model bulat serta sejumlah peralatan lain.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
14 Sep 2018 / dibaca 194 kali
BALI (BK) : Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), telah menetapkan pengendalian rokok sebagai salah satu...
Nasional
10 Sep 2018 / dibaca 199 kali
SURAKARTA (BK) : Komitmen Indonesia untuk mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) mendapat pengakuan dari dunia internasional. Ini setelah...
Nasional
07 Sep 2018 / dibaca 153 kali
RAJA AMPAT (BK) : Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, masuk dalam kabupaten dengan kepemilikan Akta Kelahiran yang rendah dan masuk ke...
Nasional
06 Sep 2018 / dibaca 257 kali
JAKARTA (BK) : Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) diminta terus meningkatkan kampanye dan sosialisasi...
Nasional
05 Sep 2018 / dibaca 264 kali
MANADO (BK): Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin menggelar kegiatan Sinkronisasi Program dan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.