Nasional

Ada Festival Seni Narapidana di Jakarta, Pertama Kalinya di Dunia

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 24 April 2018 20:11   227 kali
Menteri Yohana Yembise saat menghadiri Festival Kesenian Narapidana di Jakarta. (foto : dok Kemen PPPA)
JAKARTA (BK) : Lebih dari 450 narapidana dari 36 Lapas/Rutan se-Indonesia melakoni drama musikal ‘Merah Putih Narapidana, Kami Berkarya Maka Kami Ada’. Drama musikal ini merupakan salah satu kegiatan Festival Kesenian Narapidana atau Indonesian Prison Art Festival (IPA Fest) 2018 di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat.
 
 
Festival bertemakan Bhinneka Tunggal Ika ini diselenggarakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) selama dua hari, 23 – 24 April 2018. Sejumlah rangkaian kegiatan akan diisi oleh perwakilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari seluruh Indonesia dengan menampilkan berbagai pertunjukan kesenian modern dan tradisional seperti seni tari, musik dan teater.
 
 
Selain pertunjukan seni, terdapat 33 stand kuliner yang menyajikan makanan dan minuman khas dari berbagai daerah di Indonesia. Juga terdapat stand yang memamerkan hasil karya dari narapidana seluruh Indonesia, dimana karya tersebut merupakan hasil dari kegiatan selama pembinaan  di Lapas.
 
 
Pengunjung juga dapat menikmati sajian kuliner seraya menikmati berbagai pertunjukan seni yang disajikan oleh narapidana di outdoor stage. Penyelenggaraan IPA Fest 2018 merupakan wujud apresiasi untuk para WBP agar mereka terpacu menjadi lebih baik dan dapat mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program pembinaan di Lapas.
 
 
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise sangat mengapresiasi festival yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) itu. Dia berharap pagelaran ini dapat terus dilakukan setiap tahunnya, karena bisa memberikan motivasi dan dukungan untuk narapidana.
 
 
“Harapannya, dengan banyak nya kegiatan positif yang dilakukan di dalam Lapas, dapat terus menumbuhkan kreativitas dari para narapidana yang nantinya akan sangat bermanfaat saat mereka tidak lagi menjadi warga binaan,” ujar Menteri Yohana, seperti rilis yang diterima beritakawanua.com, Selasa (24/4/2018).
 
 
Kata Menteri Yohana, kehadirannya di festival itu bersama Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto dan Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly adalah sebagai bentuk dukungannya untuk  terus menumbuhkan motivasi dan pembinaan terhadap narapidana, khususnya narapidana perempuan.
 
 
Menjadi narapidana, katanya, bukanlah sebuah alasan untuk tidak belajar, berkarya dan menghasilkan sesuatu, namun mereka juga tetap bisa melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi dirinya dan juga lingkungan sekitarnya. “Penyelenggaraan IPA Fest 2018 ini merupakan hasil pembinaan kepribadian dan kemandirian dibalut dengan seni budaya oleh narapidana,” tandas menteri perempuan pertama asal Papua ini.
 
 
Sekadar diketahui, drama musikal ini merupakan festival seni narapidana pertama di dunia. Meski menjadi sesuatu yang baru, tapi membanggakan karena mampu memberdayakan narapidana. Juga menjadi sebuah pembuktian bahwa Lembaga Pemasyarakatan di Indonesia sudah berfungsi sesuai dengan namanya, yaitu memasyarakatkan para narapidana.
 
 
“Ini menjadi tujuan bagaimana narapidana saat keluar dari Lapas, bisa berbaur lagi dengan masyarakat, bersaing dan bertahan dengan lingkungannya,” pungkas Menteri Yohana.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
14 Sep 2018 / dibaca 194 kali
BALI (BK) : Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), telah menetapkan pengendalian rokok sebagai salah satu...
Nasional
10 Sep 2018 / dibaca 199 kali
SURAKARTA (BK) : Komitmen Indonesia untuk mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) mendapat pengakuan dari dunia internasional. Ini setelah...
Nasional
07 Sep 2018 / dibaca 153 kali
RAJA AMPAT (BK) : Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, masuk dalam kabupaten dengan kepemilikan Akta Kelahiran yang rendah dan masuk ke...
Nasional
06 Sep 2018 / dibaca 257 kali
JAKARTA (BK) : Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) diminta terus meningkatkan kampanye dan sosialisasi...
Nasional
05 Sep 2018 / dibaca 264 kali
MANADO (BK): Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin menggelar kegiatan Sinkronisasi Program dan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.