Nasional

AJI-CFI Bahas Tantangan Jurnalis Jaga Independensi Pers Asia Tenggara

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 07 April 2018 22:02   52 kali
4 M Asia Forum di Hotel Alila Jakarta.
JAKARTA (BK) : 4 M Asia Forum yang diselenggarakan CFI Media Development Prancis, dihadiri sekitar 100 jurnalis dan blogger dari delapan negara di Asia Tenggara serta jurnalis Eropa. Forum bertema “Independent Media in Southeast Asia, What's Next?”, membahas berbagai tantangan jurnalis dan media menjaga independensi dan kemerdekaan pers di Asia Tenggara.
 
 
Ketua Aliansi Jurnalis Indepeden (AJI), Abdul Manan mengatakan, saat ini jurnalis Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menjalankan profesi. Dimana, angka kekerasan terhadap jurnalis di Indonesia masih tinggi.
 
 
“Potensi tekanan akan semakin tinggi saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019," ujarnya saat sesi pembukaan di Hotel Alila, Jakarta, Sabtu (7/4/2018).
 
 
Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Jean-Charles Berthonnet, menyebut pentingnya menjaga kemerdekaan pers yang merupakan bagian penting dari kebebasan berekspresi. Ia juga menyoroti dampak dari internet terhadap perubahan cara mendistribusikan informasi di sosial media dan maraknya misinformasi yang dapat mengganggu distribusi informasi.
 
 
“Perubahan cara mendistribusikan informasi dan bisnis media yang berkembang saat ini perlu direspon,” katanya.
 
 
Sementara David Hivet, Direktur CFI untuk Asia Tenggara menambahkan, Pemerintah Prancis berkomitmen untuk memberikan dukungan menghadapi masalah dan tantangan media saat ini. Tidak hanya tantangan dari sisi ekonomi tapi juga problem etik.
 
 
“Presiden kami terlibat untuk melawan fake news dan ia mengatakan perlu jurnalis profesional dan media yang berimbang untuk menghadapi fake news,” tandas Hivet.
 
 
Sejak 2014, CFI telah melatih 120 aktor media Asia Tenggara dan merealisasikan beberapa projek tentang media lokal dan komunitas. Selama 4 tahun itu, CFI memberikan dukungan dalam bentuk peningkatan kapasitas, di antaranya dalam hal data journalism dan membangun jaringan. Salah satu yang mendapat dukungan adalah Independen.id, media yang dibangun oleh AJI.
 
 
Dia menekankan program yang dibuat CFI di Asia Tenggara bertujuan untuk memastikan pluralisme media di Asia Tenggara. “Prinsip yang kami terapkan dalam menjalankan program adalah pertukaran pengalaman antarmanusia. Ini adalah DNA dari program 4M Asia,” tandas Hivet.
 
 
4 M Asia Forum akan berlangsung selama dua hari dan akan berakhir Minggu (8/4/2018) esok.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
21 Nov 2017 / dibaca 287 kali
MANADO (BK) : Gempa 5,7 Skala  Ritcher (SR) yang terjadi di Laut Halmahera Maluku Utara, Sabtu malam pekan lalu, ternyata mendatangkan...
Nasional
20 Nov 2017 / dibaca 246 kali
LOMBOK (BK) : Hujan dengan intensitas tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mendatangkan bencana. 15 desa di empat kecamatan yang...
Nasional
15 Nov 2017 / dibaca 208 kali
MANADO (BK): Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya keberanian dalam mengambil sebuah keputusan. Sebab, Presiden pun telah menerapkannya...
Nasional
15 Nov 2017 / dibaca 571 kali
MANADO (BK): Seorang mahasiswa diamankan aparat keamanan di lokasi Kongres Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ke-20 di Graha...
Nasional
15 Nov 2017 / dibaca 394 kali
MANADO (BK) : Kongres Trisakti Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ke-20 di Manado, secara resmi dibuka. Pembukaan ditandai dengan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.