Nasional

AJI Indonesia - FAO Dorong Jurnalis Liput Isu Kesehatan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 09 February 2018 21:26   211 kali
Forum Editor Meeting AJI Indonesia di Hotel Mercure Sabang Jakarta. (foto : ist)
JAKARTA (BK) : 80 persen penyakit yang ada di tubuh manusia, ternyata bersumber dari hewan. Hal ini terungkap pada forum Editor Meeting yang diselenggarakan AJI Indonesia di Hotel Mercure Sabang Jakarta, Rabu (7/2/2018).
 
 
Dalam forum bertema Protecting Lives and Livelihoods ini diikuti editor dari berbagai platform media (cetak/online, televisi, dan radio) dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka berkumpul dengan beberapa ahli kesehatan dan peternakan untuk mendiskusikan isu-isu kesehatan yang jarang diangkat oleh media.
 
 
Munculnya bermacam wabah yang ditimbulkan oleh hewan, menjadi pembahasan utama. Apalagi wabah yang berasal dari hewan terus menunjukkan tren perkembangan dari tahun ke tahun.
 
 
“Editor Meeting ini bagian dari kegiatan AJI, untuk meningkatkan kapasitas jurnalis soal kesehatan dan proteksi terhadap penyakit menular dari unggas atau hewan lainnya," ujar Sekretaris Jenderal AJI Indonesia, Revolusi Reza saat membuka forum itu.
 
 
Kegiatan ini kemudian mendapat dukungan penuh dari FAO. Bahkan bentuk dukungan itu dengan pemberian beasiswa bagi jurnalis untuk mendalami isu-isu tentang kesehatan.
 
 
Menurut Revo, harapannya agar jurnalis bisa meliput isu-isu yang berkaitan dengan kesehatan seperti ancaman keamanan kesehatan global dari hewan, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah penularan penyakitnya.
 
 
“Beasiswa ini juga untuk mendorong adanya liputan media yang lebih berkualitas soal isu kesehatan,” papar dia.
 
 
Penyakit yang bersumber dari hewan mulai dikenal setelah munculnya wabah flu burung. Penyakit ini ditimbulkan oleh unggas yang menciptakan skala ketakutan hingga tingkat global.
 
 
Hingga tahun lalu sejumlah negara seperti Filipina dan Korea Selatan masih menghadapi masalah itu sehingga harus melakukan langkah drastis dengan memusnahkan unggas. Indonesia pada tahun 2017 juga mencatat sejumlah temuan kasus Flu Burung.
 
 
Sementara menurut UNICEF, kasus Flu Burung pada manusia pertama kali dilaporkan pada tahun 2005. Sejak itu, Indonesia sudah mencatat lebih dari 130?? kasus flu burung pada manusia dan lebih dari 110 korban meninggal. Jumlah itu ternyata menjadi paling tinggi di dunia.
 
 
Flu Burung adalah salah satu dari sekian penyakit yang disebabkan oleh hewan. Lainnya adalah SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) atau sindroma penyakit sistem pernafasan berat akut, Flu Babi, dan Ebola.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
13 Aug 2018 / dibaca 150 kali
JAKARTA (BK) : Jumlah korban gempa 7 SR yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali terus bertambah. Tercatat, hingga Senin...
Nasional
12 Aug 2018 / dibaca 186 kali
LOMBOK (BK) : Memasuki hari ketujuh, penanganan darurat dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus dilakukan. Data korban terus...
Nasional
11 Aug 2018 / dibaca 140 kali
BANTEN (BK) : Azkia Institute bekerjasama dengan Indonesia Social Justice Network (ISJN) melaksanakan kegiatan yang bertajuk "Social...
Nasional
10 Aug 2018 / dibaca 129 kali
JAKARTA (BK) : Semenjak Presiden Joko Widodo menetapkan Hari Santri melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015, Kementerian Agama (Kemenag) melalui...
Nasional
06 Aug 2018 / dibaca 182 kali
MANADO (BK) : Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulut, membuka Posko Aksi Gerakan Kemanusiaan untuk korban bencana gempa bumi Lombok,...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.