Nasional

AJI Indonesia - FAO Dorong Jurnalis Liput Isu Kesehatan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 09 February 2018 21:26   287 kali
Forum Editor Meeting AJI Indonesia di Hotel Mercure Sabang Jakarta. (foto : ist)
JAKARTA (BK) : 80 persen penyakit yang ada di tubuh manusia, ternyata bersumber dari hewan. Hal ini terungkap pada forum Editor Meeting yang diselenggarakan AJI Indonesia di Hotel Mercure Sabang Jakarta, Rabu (7/2/2018).
 
 
Dalam forum bertema Protecting Lives and Livelihoods ini diikuti editor dari berbagai platform media (cetak/online, televisi, dan radio) dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka berkumpul dengan beberapa ahli kesehatan dan peternakan untuk mendiskusikan isu-isu kesehatan yang jarang diangkat oleh media.
 
 
Munculnya bermacam wabah yang ditimbulkan oleh hewan, menjadi pembahasan utama. Apalagi wabah yang berasal dari hewan terus menunjukkan tren perkembangan dari tahun ke tahun.
 
 
“Editor Meeting ini bagian dari kegiatan AJI, untuk meningkatkan kapasitas jurnalis soal kesehatan dan proteksi terhadap penyakit menular dari unggas atau hewan lainnya," ujar Sekretaris Jenderal AJI Indonesia, Revolusi Reza saat membuka forum itu.
 
 
Kegiatan ini kemudian mendapat dukungan penuh dari FAO. Bahkan bentuk dukungan itu dengan pemberian beasiswa bagi jurnalis untuk mendalami isu-isu tentang kesehatan.
 
 
Menurut Revo, harapannya agar jurnalis bisa meliput isu-isu yang berkaitan dengan kesehatan seperti ancaman keamanan kesehatan global dari hewan, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah penularan penyakitnya.
 
 
“Beasiswa ini juga untuk mendorong adanya liputan media yang lebih berkualitas soal isu kesehatan,” papar dia.
 
 
Penyakit yang bersumber dari hewan mulai dikenal setelah munculnya wabah flu burung. Penyakit ini ditimbulkan oleh unggas yang menciptakan skala ketakutan hingga tingkat global.
 
 
Hingga tahun lalu sejumlah negara seperti Filipina dan Korea Selatan masih menghadapi masalah itu sehingga harus melakukan langkah drastis dengan memusnahkan unggas. Indonesia pada tahun 2017 juga mencatat sejumlah temuan kasus Flu Burung.
 
 
Sementara menurut UNICEF, kasus Flu Burung pada manusia pertama kali dilaporkan pada tahun 2005. Sejak itu, Indonesia sudah mencatat lebih dari 130?? kasus flu burung pada manusia dan lebih dari 110 korban meninggal. Jumlah itu ternyata menjadi paling tinggi di dunia.
 
 
Flu Burung adalah salah satu dari sekian penyakit yang disebabkan oleh hewan. Lainnya adalah SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) atau sindroma penyakit sistem pernafasan berat akut, Flu Babi, dan Ebola.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
13 Mar 2019 / dibaca 85 kali
SIBOLGA (BK): Istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah di Sibolga, Sumut, meledakkan diri dengan bom lontong rakitan. Jasadnya sudah tak...
Nasional
12 Mar 2019 / dibaca 149 kali
TANGGERANG (BK): Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Christiany Eugenia Paruntu, SE menghadiri Peresmian dan Penghargaan Pasar Rakyat...
Nasional
04 Mar 2019 / dibaca 569 kali
TOMOHON (BK): Sekjen DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menyambangi kantor Sinode GMIM, di Tomohon didampingi Ketua DPW...
Nasional
02 Mar 2019 / dibaca 174 kali
LAMPUNG (BK) : Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menegaskan akan memberikan perlindungan dan memastikan...
Nasional
26 Feb 2019 / dibaca 222 kali
SULUT (BK) : Sulawesi Utara patut bangga memiliki Senator andal Ir Stefanus BAN Liow, MAP. Dalam setiap Raker dengan Kementerian/Kelembagaan RI...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.