Nasional

Asa Baru Perempuan Desa Manswam Biak Numfor Melalui Pengasapan Ikan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 09 May 2018 22:49   484 kali
Menteri Yohana Yembise saat mengunjungi Desa Manswam Kabupaten Biak Numfor. (foto : ist)
BIAK NUMFOR (BK) : Desa Manswam Kabupaten Biak Numfor, menjadi salah satu daerah di Provinsi Papua yang perempuannya masih kurang aktif dan produktif secara ekonomi. Aktifitas utama perempuan di desa tersebut kebanyakansebagai ibu rumah tangga, dengan sebagian kecil bekerja dengan waktu yang tak tentu seperti menjual buah pinang dan membuat cenderamata.
 
 
Kondisi itu membuat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) merasa perlu mendorong pemberdayaan perempuan di Desa Manswam. Salah satunya dengan memberikan bantuan berupa mesin pengasapan ikan, untuk mendukung dan mendorong perempuan-perempuan di Papua untuk maju dengan ikut aktif dalam dunia usaha.
 
 
Menurut Menteri PPPA, Yohana Yembise, kemajuan itu dapat dimulai dari hal-hal sederhana seperti usaha olahan produk-produk dari sumberdaya yang ada. “Ikan-ikan di Biak ini termasuk berkualitas bagus. Ibu-ibu harus melihat peluang ini dan menjadikannya sebagai pembuka pintu bagi kesejahteraan keluarga juga, dengan mengembangkan industri rumahan,” ujarnya usai pemberian bantuan mesin pengasapan ikan di desa itu, Rabu (9/5/2018).
 
 
Menurut Menteri Yohana, perempuan harus ikut terlibat dalam pembangunan di daerah mereka, misalnya dengan bersaing dalam dunia usaha. Selain partisipasi perempuan dalam bidang ekonomi meningkat, diharapkan kesejahteraan keluarga juga ikut meningkat sehingga mendorong anak-anak di Papua tetap bisa bersekolah dan dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.
 
 
“Saat ini jumlah pelaku usaha Industri Rumahan di Indonesia mencapai 3764 di 21 Kabupaten/Kota pada tahun 2017, angka ini meningkat signifikan dari sebelumnya 2953 di 14 Kabupaten/Kota,”terang Menteri.
 
 
Inisiatif Kemen PPPA itu ternyata disambut positif oleh ibu-ibu di Desa Manswam. Antusias mereka ditandai dengan besarnya keinginan untuk mengikuti pelatihan produksi ikan asap yang akan diberikan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Biak Numfor, yang dalam waktu dekat merencanakan pengkaderan, agar lebih banyak ibu-ibu terlibat dalam membangun industri rumahan yang baru pertama kali ada di desa mereka. 
 
 
“Kami berterimakasih karena dengan alat yang diberikan ibu Menteri, kami dapat memproduksi hasil olahan ikan dan dijual,” ujar Meria Rangga, salah satu anggota kelompok industri rumahan ikan asap.
 
 
Menurut Meria, hasil ikan di perairan desa mereka banyak. Suaminya yang setiap hari melaut, bisa menambah hasil produksi dan juga menambah penghasilan ekonomi dalam keluarga.
 
 
“Selama ini, perempuan-perempuan di sini banyak yang menganggur meski tamat sekolah. Setidaknya bantuan ini membuka lapangan kerja baru bagi perempuan di desa kami,” tutup Meria.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
14 Sep 2018 / dibaca 204 kali
BALI (BK) : Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), telah menetapkan pengendalian rokok sebagai salah satu...
Nasional
10 Sep 2018 / dibaca 203 kali
SURAKARTA (BK) : Komitmen Indonesia untuk mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) mendapat pengakuan dari dunia internasional. Ini setelah...
Nasional
07 Sep 2018 / dibaca 159 kali
RAJA AMPAT (BK) : Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, masuk dalam kabupaten dengan kepemilikan Akta Kelahiran yang rendah dan masuk ke...
Nasional
06 Sep 2018 / dibaca 266 kali
JAKARTA (BK) : Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) diminta terus meningkatkan kampanye dan sosialisasi...
Nasional
05 Sep 2018 / dibaca 268 kali
MANADO (BK): Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin menggelar kegiatan Sinkronisasi Program dan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.