Nasional

Bupati Tetty Bertemu Kepala Pusat Pengembangan Hubla Kemenhub

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 17 March 2017 20:35   1072 kali

JAKARTA (BK): Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Christiany Eugenia Paruntu SE didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab,) Drs Danny Rindengan Msi bersama beberapa Kepala SKPD melakukan pertemuan dengan Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhungan Laut (Hubla), Kementerian Perhubungan RI, Capt Arifin Sunarjo, MM di Jakarta, Jumat (17/3/2017).

 

Pada pertemuan tersebut, juga dilangsungkan rapat guna membahas berbagai potensi yang berhubungan dengan perhubungan laut serta potensi yang dimiliki Kabupaten Minsel.

 

Bupati Tetty Paruntu berharap, dalam pertemuan ini, bisa berlangsung kerjasama terlebih mengenai perhubungan laut sehingga bisa memberikan dampak positif serta kemajuan perekonomian di Minsel.

 

''Kami berharap pertemuan ini bisa tercipta kerjasama untuk kemajuan Kabupaten Minsel yang lebih baik serta pertumbuhan ekonomi warga,'' pintanya.

 

(wezly/bk-1)

Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
20 Oct 2022 / dibaca 304 kali
JAKARTA (BK) : Tata kelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terganggu lantaran Gubernur Lukas Enembe dalam beberapa waktu terakhir tinggal...
Nasional
19 Oct 2022 / dibaca 391 kali
JAYAPURA (BK) : Kesehatan Gubernur Papua Lukas Enembe saat ini masih dinyatakan sakit oleh pihak kedokteran sehingga tidak bisa mengikuti...
Nasional
18 Oct 2022 / dibaca 387 kali
SENTANI (BK) : Pincangnya pelayanan kepada masyarakat oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua akibat sakitnya Gubernur Lukas Enembe ikut...
Nasional
17 Oct 2022 / dibaca 360 kali
JAYAPURA (BK) : Kondisi kesehatan Gubernur Papua Lukas Enembe yang sudah empat kali mengalami stroke dan hingga saat ini masih dibatasi...
Nasional
16 Oct 2022 / dibaca 390 kali
MEDAN (BK) :   Pakar hukum dari Sumatera Utara Ali Yusran Gea mengatakan, apa yang disampaikan oleh pengacara Lukas Enembe itu justru tak...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2023 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.