Nasional

Bupati Tetty Bertemu Kepala Pusat Pengembangan Hubla Kemenhub

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 17 March 2017 20:35   240 kali

JAKARTA (BK): Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Christiany Eugenia Paruntu SE didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab,) Drs Danny Rindengan Msi bersama beberapa Kepala SKPD melakukan pertemuan dengan Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhungan Laut (Hubla), Kementerian Perhubungan RI, Capt Arifin Sunarjo, MM di Jakarta, Jumat (17/3/2017).

 

Pada pertemuan tersebut, juga dilangsungkan rapat guna membahas berbagai potensi yang berhubungan dengan perhubungan laut serta potensi yang dimiliki Kabupaten Minsel.

 

Bupati Tetty Paruntu berharap, dalam pertemuan ini, bisa berlangsung kerjasama terlebih mengenai perhubungan laut sehingga bisa memberikan dampak positif serta kemajuan perekonomian di Minsel.

 

''Kami berharap pertemuan ini bisa tercipta kerjasama untuk kemajuan Kabupaten Minsel yang lebih baik serta pertumbuhan ekonomi warga,'' pintanya.

 

(wezly/bk-1)

Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
04 Aug 2016 / dibaca 468 kali
JAKARTA (BK): Bupati Kabupaten Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow (JWS) MSi menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Pengendalian Inflasi...
Nasional
02 Aug 2016 / dibaca 414 kali
KUPANG (BK): Bupati James Sumendap mendapat pujian Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani pada sela-sela...
Nasional
01 Aug 2016 / dibaca 476 kali
JAKARTA (BK):   Penumpang Lion Air JT 590 tujuan Jakarta-Surabaya sudah sempat naik pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten....
Nasional
31 Jul 2016 / dibaca 417 kali
KUPANG (BK):   Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menganugerahi tanda kehormatan Satya Lencana Wira Karya Bidang Kependudukan Keluarga...
Nasional
30 Jul 2016 / dibaca 603 kali
MANADO (BK): Organisasi tandingan dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bentukan Fahd A Rafiq kisruh. Jumat 29 Juli 2016 bertempat di...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.