Nasional

Cegah HIV/AIDS lewat Safari Ramadhan Kementerian PPPA

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 30 May 2018 22:54   103 kali
JAKARTA (BK) : Jumlah penderita HIV/AIDS terus bertambah dari tahun ke tahun. Mirisnya lagi, penderita tidak hanya pada kalangan orang dewasa, tapi juga anak-anak. Penyakit mematikan ini bukan lagi menjadi masalah nasional, melainkan masalah internasional.
 
 
HIV/AIDS memang belum banyak diketahui oleh masyarakat. Bahkan masih tabu dan jarang menjadi topik pembicaraan antara orang tua dan anak. Padahal, ketidaktahuan merupakan awal dari bahaya yang sangat mengancam karena pada dasarnya HIV/AIDS merupakan penyakit menular.
 
 
Untuk itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menghimbau para orang tua dan pendidik untuk mengajarkan cara mencegah dan melindungi diri dari HIV/AIDS.
 
 
“Siapapun, bahkan termasuk anak kita, dapat terkena HIV/AIDS jika tidak melindungi diri dengan benar,” ujar Plt. Deputi Perlindungan Anak Kementerian PPPA, Lies Rosdianty pada Safari Ramadhan bertema ‘Kilau Generasi Bebas HIV/AIDS’ di Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) 3, Jakarta, Rabu (30/5/2018).
 
 
 
 
Berdasarkan data Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, hingga Maret 2017 terlapor jumlah penderita HIV sudah mencapai 242.699 jiwa. Sementara penderita AIDS mencapai 87.453 jiwa.
 
 
DKI Jakarta masuk ke dalam provinsi dengan penderita HIV/AIDS terbanyak secara nasional. Data tersebut juga menggambarkan bahwa pengidap AIDS terbanyak ada pada usia produktif, yakni 20 – 29 tahun.
 
 
HIV sendiri biasanya berkembang menjadi AIDS dalam waktu kurang lebih 10 tahun. Hal ini berarti, terdapat banyak penderita AIDS yang sudah menderita HIV sejak usia anak.
 
 
“Dari data Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI dapat diketahui bahwa anak – anak pun bisa menderita HIV,” sambung Rosdianty.
 
 
Ketua PSAA 3 Jakarta, Ucu Rahayu menyambut baik kegiatan Safari Ramadhan Kementerian PPPA yang memberikan edukasi mengenai pencegahan HIV/AIDS kepada anak-anak. Menurutnya, pengetahuan mengenai pencegahan HIV/AIDS sangatlah penting mengingat motif dan cara-cara penularannya semakin canggih dan berkembang dari waktu ke waktu.
 
 
“Kami juga telah melakukan sosialisasi mengenai pencegahan HIV/AIDS, bahaya tawuran, dan bahaya narkoba secara rutin selama 1-3 bulan sekali. Sosialisasi dilakukan dengan bekerjasama Puskesmas dan Polda setempat,” ucap Ucu Rahayu.
 
 
Sementara itu, Asisten Deputi Perlindungan Anak Dalam Situasi Darurat dan Pornografi, Valentina Gintings, berpesan, selain mengajarkan cara mencegah HIV/AIDS, orang tua juga harus mengajak anak–anaknya agar mau merangkul Orang yang Hidup Dengan HIV/AIDS (OHIDA).
 
 
“Saya berharap kaum orang tua dan pendidik dapat mengajarkan anak–anak mengenai cara–cara mencegah dan melindungi diri sendiri dari bahaya HIV/AIDS,” katanya.
 
 
Lanjutnya, hal tersebut dapat dilakukan secara menyenangkan atau melalui dialog sehari–hari antara orang tua dan anak. OHIDA katanya, juga tidak bisa diabaikan, karena mereka seringkali dikucilkan masyarakat karena penyakitnya.
 
 
“Anak–anak harus diberi pengertian bahwa teman–teman OHIDA juga manusia biasa seperti kita dan dapat merangkul mereka untuk berbaur dengan masyarakat,” tutup Valentina.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
04 May 2018 / dibaca 129 kali
YOGYAKARTA (BK) : Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Permen PPPA) Nomor 2 Tahun 2016 tentang Industri Rumahan,...
Nasional
30 Apr 2018 / dibaca 308 kali
POSO (BK) : 2 orang tidak dikenal (OTK) berhasil ditangkap di Desa Kalora Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah...
Nasional
27 Apr 2018 / dibaca 101 kali
SAMOSIR (BK) : Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menyebut komunitas muda atau yang belum menikah...
Nasional
24 Apr 2018 / dibaca 170 kali
JAKARTA (BK) : Lebih dari 450 narapidana dari 36 Lapas/Rutan se-Indonesia melakoni drama musikal ‘Merah Putih Narapidana, Kami Berkarya...
Nasional
23 Apr 2018 / dibaca 131 kali
MANADO (BK) : Gempa mengguncang perairan tenggara Minahasa Sulawesi Utara. Gempa berkekuatan 5,4 SR dipastikan tidak memicu terjadinya...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.