Nasional

Firman Jaya Daeli : Dikukuhkan sebagai Guru Besar, Tito Rekam Jejak Mumpuni

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 03 November 2017 16:31   253 kali
Jenderal Pol. (Purn) Bimantoro (Mantan Kapolri), Yenny Wahid (Direktur Eksekutif KH. Abdurrahman Wahid Institute), Firman Jaya Daeli (Mantan Tim Perum
JAKARTA  (BK) : Lewat sebuah tradisi acara resmi, Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) PTIK belum lama ini, kembali menyelenggarakan pengukuhan Guru Besar. 
 
Kali ini STIK PTI secara resmi mengukuhkan orang nomor satu di jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri),  Jenderal Pol. Drs. Muhammad Tito Karnavian, MA, Ph.D sebagai Guru Besar dalam bidang Kepolisian.
 
Penganugerahan ini di lakukan lewat acara resmi perguruan tinggi sebagai tradisi akademik.
 
Keputusan pengangkatan Tito Karnavian menjadi Guru Besar berdasarkan surat keputusan resmi pemerintah melalui Kementerian Riset dan Dikti RI.
 
Hal itu
merupakan prosedur resmi yang harus dilalui lewat mekanisme formal serta ketentuan standar sebagaimana yang berlaku bagi calon Guru Besar.
 
Dengan dilaksanakannya pengangkatan Guru Besar pada Kamis (26/10/17) lalu, maka Tito Karnavian resmi menyandang gelar Guru Besar yaitu Profesor. Tito juga menyusul dan menyamai seniornya Jenderal Pol. (Purn) Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA. Selain sebagai sesepuh Polri, Djamin juga adalah mantan Kapolri.
 
Firman Jaya Daeli (mantan Tim Perumus UU Polri Di DPR-RI), di Jakarta, Selasa (31/10/17) mengatakan Tito Karnavian pada dasarnya telah berhasil membangun pemikiran strategis dan otentik dalam pidato pengukuhan, berdasarkan berbagai teori mengenai sistem keamanan, kejahatan terorisme, dan pemberantasan terorisme.
 
“Pak Tito juga mampu mengkonstruksi pemikiran akademis, berdasarkan pengalaman lapangan, sejumlah operasi pemberantasan terorisme serta pemetaan yang akurat dan otentik terhadap potensi dan kantong wilayah kawasan yang rawan terjadinya terorisme,” kata Firman yang juga mendapat undangan khusus menghadiri acara pengukuhan Tito Karnavian.
 
Pencapaian Tito bagi Firman Djaya memberikan warna positif bagi kepolisian. Karena ada warga akademik yang kuat dari seorang Kapolri. Hal ini secara tidak langsung membawa citra Polri sebagai abdi  negara yang juga handal dalam pemikiran dan konsep sebagai polisi masa depan.
 
Firman menambahkan, upacara dan prosesi pengukuhan Tito Karnavian menarik  dan mewarnai wacana khazanah intelektual karena kapasitas personal yang dikukuhkan adalah seorang figur anggota Polri yang sukses berprestasi gemilang.
 
Di ketahui, Tito selalu berhasil menjadi lulusan terbaik di berbagai jalur dan jenjang pendidikan serta pelatihan yang di ikuti.
 
“Beliau punya rekam jejak yang positif, memiliki kualitas, integritas dan loyalitas. Pengalaman lapangan lengkap, dan kematangan keanggotaan, kepemimpinan di berbagai satuan kerja bahkan satuan wilayah hingga mencapai jabatan Kapolri dengan yang sangat muda, "tambah mantan anggota DPR RI ini.
 
Kewibawaan moral dan kultural dari acara pengukuhan semakin berarti karena dihadiri berbagai tokoh kredibel dari berbagai kalangan. 
 
Sejumlah akademisi dan Guru Besar ternama dalam maupun luar negeri. Ada sejumlah tokoh kharismatik dan berpengaruh, pejabat tinggi negara, eksekutif (Menteri dan Kepala Daerah), Legislatif (Pimpinan DPR-RI dan Pimpinan & Anggota Komisi-Komisi DPR-RI), Yudikatif, Pimpinan Lembaga, Komisi Negara, pimpinan dan aktifis civil society, NGO/LSM, organisasi kemasyarakatan, komunitas profesi, pengusaha, pejabat utama Polri dan mantan pimpinan Polri.
 
Yang menarik, pengukuhan tersebut bertepatan dengan ulang tahun Tito Karnavian yang Ke-53. Ini menjadi modal sekaligus tantangan bagi Tito Karnavian dalam memimpin dan melayani masyarakat, bangsa, dan negara.
 
“Pengukuhan ini merupakan kepercayaan dan amanah yang semakin meningkatkan kualitas pengabdian dan keberhasilan Tito Karnavian terhadap bangsanya, " tandas Firman. 
 
(don/bk-2).
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
21 Feb 2018 / dibaca 88 kali
MANADO (BK) : Lantamal VIII Manado berhasil menyelamatkan seorang pria yang hanyut di perairan Sulawesi Utara (Sulut). Pria bernama Abdul...
Nasional
14 Feb 2018 / dibaca 167 kali
JAKARTA (BK): Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Christiany Eugenia Paruntu SE, memenuhi undangan Kementerian Pekerjaan Umum dan...
Nasional
11 Feb 2018 / dibaca 168 kali
SLEMAN (BK): Inilah kronologis seorang pria membawa pedang menyerang peribadatan misa di Gereja St Lidwina Bedog, Yogyakarta, Minggu...
Nasional
11 Feb 2018 / dibaca 145 kali
SLEMAN (BK): Polisi berhasil melumpuhkan pelaku penyerangan Gereja St Lidwina, Bedog, Sleman, Yogyakarta,  Minggu (11/2/2018)....
Nasional
09 Feb 2018 / dibaca 154 kali
JAKARTA (BK) : 80 persen penyakit yang ada di tubuh manusia, ternyata bersumber dari hewan. Hal ini terungkap pada forum Editor Meeting yang...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.