Nasional

Firman Jaya Daeli : Dikukuhkan sebagai Guru Besar, Tito Rekam Jejak Mumpuni

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 03 November 2017 16:31   308 kali
Jenderal Pol. (Purn) Bimantoro (Mantan Kapolri), Yenny Wahid (Direktur Eksekutif KH. Abdurrahman Wahid Institute), Firman Jaya Daeli (Mantan Tim Perum
JAKARTA  (BK) : Lewat sebuah tradisi acara resmi, Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) PTIK belum lama ini, kembali menyelenggarakan pengukuhan Guru Besar. 
 
Kali ini STIK PTI secara resmi mengukuhkan orang nomor satu di jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri),  Jenderal Pol. Drs. Muhammad Tito Karnavian, MA, Ph.D sebagai Guru Besar dalam bidang Kepolisian.
 
Penganugerahan ini di lakukan lewat acara resmi perguruan tinggi sebagai tradisi akademik.
 
Keputusan pengangkatan Tito Karnavian menjadi Guru Besar berdasarkan surat keputusan resmi pemerintah melalui Kementerian Riset dan Dikti RI.
 
Hal itu
merupakan prosedur resmi yang harus dilalui lewat mekanisme formal serta ketentuan standar sebagaimana yang berlaku bagi calon Guru Besar.
 
Dengan dilaksanakannya pengangkatan Guru Besar pada Kamis (26/10/17) lalu, maka Tito Karnavian resmi menyandang gelar Guru Besar yaitu Profesor. Tito juga menyusul dan menyamai seniornya Jenderal Pol. (Purn) Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA. Selain sebagai sesepuh Polri, Djamin juga adalah mantan Kapolri.
 
Firman Jaya Daeli (mantan Tim Perumus UU Polri Di DPR-RI), di Jakarta, Selasa (31/10/17) mengatakan Tito Karnavian pada dasarnya telah berhasil membangun pemikiran strategis dan otentik dalam pidato pengukuhan, berdasarkan berbagai teori mengenai sistem keamanan, kejahatan terorisme, dan pemberantasan terorisme.
 
“Pak Tito juga mampu mengkonstruksi pemikiran akademis, berdasarkan pengalaman lapangan, sejumlah operasi pemberantasan terorisme serta pemetaan yang akurat dan otentik terhadap potensi dan kantong wilayah kawasan yang rawan terjadinya terorisme,” kata Firman yang juga mendapat undangan khusus menghadiri acara pengukuhan Tito Karnavian.
 
Pencapaian Tito bagi Firman Djaya memberikan warna positif bagi kepolisian. Karena ada warga akademik yang kuat dari seorang Kapolri. Hal ini secara tidak langsung membawa citra Polri sebagai abdi  negara yang juga handal dalam pemikiran dan konsep sebagai polisi masa depan.
 
Firman menambahkan, upacara dan prosesi pengukuhan Tito Karnavian menarik  dan mewarnai wacana khazanah intelektual karena kapasitas personal yang dikukuhkan adalah seorang figur anggota Polri yang sukses berprestasi gemilang.
 
Di ketahui, Tito selalu berhasil menjadi lulusan terbaik di berbagai jalur dan jenjang pendidikan serta pelatihan yang di ikuti.
 
“Beliau punya rekam jejak yang positif, memiliki kualitas, integritas dan loyalitas. Pengalaman lapangan lengkap, dan kematangan keanggotaan, kepemimpinan di berbagai satuan kerja bahkan satuan wilayah hingga mencapai jabatan Kapolri dengan yang sangat muda, "tambah mantan anggota DPR RI ini.
 
Kewibawaan moral dan kultural dari acara pengukuhan semakin berarti karena dihadiri berbagai tokoh kredibel dari berbagai kalangan. 
 
Sejumlah akademisi dan Guru Besar ternama dalam maupun luar negeri. Ada sejumlah tokoh kharismatik dan berpengaruh, pejabat tinggi negara, eksekutif (Menteri dan Kepala Daerah), Legislatif (Pimpinan DPR-RI dan Pimpinan & Anggota Komisi-Komisi DPR-RI), Yudikatif, Pimpinan Lembaga, Komisi Negara, pimpinan dan aktifis civil society, NGO/LSM, organisasi kemasyarakatan, komunitas profesi, pengusaha, pejabat utama Polri dan mantan pimpinan Polri.
 
Yang menarik, pengukuhan tersebut bertepatan dengan ulang tahun Tito Karnavian yang Ke-53. Ini menjadi modal sekaligus tantangan bagi Tito Karnavian dalam memimpin dan melayani masyarakat, bangsa, dan negara.
 
“Pengukuhan ini merupakan kepercayaan dan amanah yang semakin meningkatkan kualitas pengabdian dan keberhasilan Tito Karnavian terhadap bangsanya, " tandas Firman. 
 
(don/bk-2).
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
10 Jul 2018 / dibaca 289 kali
BANDUNG (BK) : Meminimalisir dampak negatif konten digital, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengadakan...
Nasional
07 Jul 2018 / dibaca 333 kali
MANADO (BK) : 2 Menteri perempuan, Puan Maharani dan Yohana Yembise, mempunyai pesan yang sama pada Peringatan Hari Keluarga Nasional...
Nasional
06 Jul 2018 / dibaca 376 kali
MANADO (BK) : Banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di daerah yang tidak mendapatkan penanganan dengan baik. Masyarakat juga...
Nasional
04 Jul 2018 / dibaca 300 kali
KUPANG (BK) : 2.000 anak di Nusa Tenggara Timur (NTT), mengikuti Jambore V PAR GMIT Tahun 2018 di Jemaat Alfa Omega Labat, Klasis Kota Kupang,...
Nasional
23 Jun 2018 / dibaca 373 kali
MANADO (BK) : Dalam rangka menyambut Peringatan ke-73 Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2018, Mabes TNI menggelar "Lomba Karya...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.