Nasional

Gubernur Babel: Insiden Bendera Terbalik Bukan Hal Sepele

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 04 September 2017 21:45   123 kali

PANGKALPINANG (BK): Peristiwa bendera merah-putih terbalik dalam perlehatan Sea Games XXIX, Kuala Lumpur, Malaysia benar-benar melukai Bangsa Indonesia. Bahkan walau pihak Malaysia sudah meminta maaf secara resmi, namun sikap keras terhadap kejadian tersebut masih bermunculan.

 

Kali ini, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dr. Ersaldi Rosman yang bereaksi keras. Sikap tegas demi Merah Putih disampaikan Rosman dihadapan peserta Musyawarah daerah (Musda) ke 6, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (29/8/2017) di gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur.

 

“Sebagai bangsa yang berdaulat kita tidak bisa melihat peristiwa itu sebagai peristiwa biasa. Apalagi kejadian itu muncul dalam iven besar Asia Tenggara yang tentunya sudah direncanakan secara matang. Hal ini tentu saja menyakiti rakyat Indonesia,” ujarnya.

 

"Memang sudah ada permintaan maaf secara resmi, tapi tentu kita berharap hal ini jangan terjadi lagi, karena benar-benar melukai Bangsa Indonesia," ujarnya.

 

Namun sisi lain Rosman mengatakan, sikap dan keputusan yang ditunjukkan Presiden Jokowi sudah tepat.

 

Menpora Imam Nahrawi juga bergerak cepat. Kepada peserta Musda, Gubernur berharap agar kompetisi dalam meraih tampuk kepemimpinan hendaklah tetap dalam bingkai kebhinekaan dan sportivitas yang tinggi.

 

Marwah KNPI harus di jaga, karena kepemimpinan kaum muda adalah tongkat estafet bangsa. Tak lupa juga dia berpesan agar sinergisitas KNPI dengan pemerintah (Babel) dapat berjalan positif dalam pembangunan daerah.

 

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP KNPI) Ahmad Suhawi dalam sambutan mewakili ketua umum menekankan pentingnya KNPI sebagai wadah berhimpun organisasi pemuda untuk menjadi jangkar merah-putih yang menjaga tegaknya NKRI dan membuat Pancasila tumbuh subur di Provinsi Bangka Belitung.

 

"KNPI harus mampu membuktikan komitmen ke-Indonesiaan yang tidak pernah luntur dari waktu ke waktu. Kita harus tetap melangkah bersama menjaga cita-cita awal berdirinya negeri ini, "tandas mantan ketua Komite Organisasi Presidium GMNI ini.

 

Lebih lanjut, Suhawi yang juga Ketua Umum Pena menekankan, KNPI adalah mitra konstruktif pemerintah. Karena itu KNPI harus bisa memberikan kontribusi positif namun tetap kritis terhadap pemerintah.

 

Dengan demikian jadi diri KNPI akan terus terjaga. Di akhir sambutannya Suhawi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama pemerintah provinsi dalam hal ini gubernur yang telah memfasilitasi tempat dilaksanakannya Musda.

 

(*/bk-1)

Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
04 Sep 2017 / dibaca 124 kali
PANGKALPINANG (BK): Peristiwa bendera merah-putih terbalik dalam perlehatan Sea Games XXIX, Kuala Lumpur, Malaysia benar-benar melukai Bangsa...
Nasional
18 Aug 2017 / dibaca 200 kali
JAKARTA (BK): Fraksi PDI Perjuangan DPR mengadakan rapat kerja hari ini Jumat (18/8/2017) hingga Minggu di Hotel R, Bogor. Menurut salah...
Nasional
14 Aug 2017 / dibaca 141 kali
JAKARTA (BK) : Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise meminta hak narapidana (napi) wanita bisa dipenuhi...
Nasional
09 Aug 2017 / dibaca 109 kali
JAKARTA (BK) : Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, menghimbau pemerintah dapat bekerja bersama dengan...
Nasional
26 Jul 2017 / dibaca 178 kali
JAKARTA (BK) : Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menandatangani Nota Kesepahaman Bersama tentang...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.