Nasional

Ini Komitmen Kementerian PPPA dan PTKI Wujudkan Kesetaraan Gender

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 26 July 2017 22:42   375 kali
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise (foto : humas Kemen PPPA)
JAKARTA (BK) : Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menandatangani Nota Kesepahaman Bersama tentang Penguatan Akademik Responsif Gender di Lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), di Jakarta, Rabu (26/7/2017).
 
 
6 Rektor ikut menandatangani Memoranding of Understanding (MoU) itu adalah UIN Ar Raniry Banda Aceh, UIN Mataram, IAIN Ternate Maluku Utara, IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, IAIN Ponorogo Jawa Timur, dan IAIS Sultan Muhammad Syarifuddin Sambas, Kalimantan Barat.
 
 
Menteri Yohana dalam rilis yang diterima beritakawanua.com, mengapresiasi 6 PTKI yang berkomitmen menjadi bagian dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk memperjuangkan perlindungan perempuan dan anak serta pencapaian kesetaraan gender. Menurutnya, pemerintah telah mengamanatkan pentingnya Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan nasional yang diamanatkan kepada seluruh pimpinan Kementerian/Lembaga dan Pimpinan Daerah sesuai dengan tugas, fungsi, dan kewenangannya masing-masing.
 
 
“Untuk itu, saya berharap kesepakatan ini dapat mencegah terjadinya tindakan diskriminasi, kekerasan, eksploitasi, dan perlakuan salah lainnya terhadap perempuan dan anak di masyarakat, serta memastikan semua lapisan masyarakat, baik laki-laki atau perempuan untuk mendapatkan akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat pembangunan,” ujar Menteri Yohana.
 
 
Menteri mengatakan, salah satu tantangan dalam pelaksanaan PUG adalah pemahaman masyarakat tentang kesetaraan gender yang dipengaruhi oleh budaya setempat, dibangun dari pemahaman/interprestasi agama yang kurang tepat. Akibatnya, justru menimbulkan praktek-praktek diskriminasi dan kekerasan.
 
 
Oleh karena itu, dalam upaya pencegahan terjadinya kekerasan dan mewujudkan Keadilan dan Kesetaraan Gender (KKG) perlu adanya keterlibatan dari semua pihak, termasuk Perguruan Tinggi (PT). “PT memiliki peranan penting dan strategis karena dinilai mampu mentransmisikan pengetahuan, nilai, norma, dan ideologi serta pembentukan karakter bangsa, termasuk kesetaraan dan keadilan gender,” terangnya.
 
 
Menteri juga berharap 6 PTKI yang menandatangani MoU, dapat mengintegrasikan perspektif gender secara lengkap dalam kurikulum (pendidikan, pengajaran, dan penelitian/kajian). Kurikulum itu nantinya yang akan diterapkan di PT sehingga pemahaman, pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang kesetaraan gender yang benar dan terus-menerus akan dibawa dan dilembagakan dalam masyarakat.
 
 
“Tentunya melalui peran mereka sebagai tokoh masyarakat, pendidik, kepala sekolah, kepala pesantren, dan para pendakwah dalam peran lainnya,” tutup Menteri Yohana.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
13 Aug 2018 / dibaca 150 kali
JAKARTA (BK) : Jumlah korban gempa 7 SR yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali terus bertambah. Tercatat, hingga Senin...
Nasional
12 Aug 2018 / dibaca 187 kali
LOMBOK (BK) : Memasuki hari ketujuh, penanganan darurat dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus dilakukan. Data korban terus...
Nasional
11 Aug 2018 / dibaca 141 kali
BANTEN (BK) : Azkia Institute bekerjasama dengan Indonesia Social Justice Network (ISJN) melaksanakan kegiatan yang bertajuk "Social...
Nasional
10 Aug 2018 / dibaca 129 kali
JAKARTA (BK) : Semenjak Presiden Joko Widodo menetapkan Hari Santri melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015, Kementerian Agama (Kemenag) melalui...
Nasional
06 Aug 2018 / dibaca 182 kali
MANADO (BK) : Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulut, membuka Posko Aksi Gerakan Kemanusiaan untuk korban bencana gempa bumi Lombok,...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.