Nasional

Longsor Timpa Kosan Mahasiswa di Malang, 1 Tewas

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 12 November 2017 22:17   316 kali
Longsor di Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Jawa Timur, menewaskan seorang mahasiswa. (FOTO : IST)

MALANG (BK) : Hujan berintensitas tinggi memicu tebing lereng di Jalan Suko Agung Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Jawa Timur, longsor, Minggu (12/11/2017) sekira pukul 15.30 WIB. Material longsor menimpa dinding bagian belakang kos-kosan yang dihuni lima mahasiswa.


Satu orang tewas pada peristiwa tersebut. Korban bernama Dina Oktaviani (20), mahasiswa Jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya asal Pekalongan Jawa Tengah. Diduga saat terjadinya longsor, korban sedang tertidur.


Satu orang mahasiswa lainnya, Paulina (20), mahasiswa Jurusan Satra Perancis Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya, hanya mengalami luka ringan. Kedua korban sempat dibawa ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Malang.


Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan longsoran tebing lereng sepanjang 10 meter dengan ketinggian 2 meter itu menjebol dinding belakang rumah dan menimbun 2 kamar kos.


“3 mahasiswa lainnya selamat karena berada di luar saat kejadian,” ujar Sutopo dalam rilisnya yang diterima beritakawanua.com, Minggu (12/11/2017) malam.


Menurutnya, dampak longsor lain adalah berupa kerusakan fisik seperti dua kasur, lemari dari playwood, laptop, dan kerusakan bagian belakang rumah seluas 168 meter persegi. “Ditaksir kerugian ekonomi sekitar Rp 111 juta rupiah,” terangnya.


Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Malang telah melakukan penanganan darurat bersama instansi terkait. Rumah kosan saat ini dikosongkan karena dikhawatirkan ada longsor susulan. Police line juga dipasang di sekitar lokasi.


Longsor juga terjadi di Kampung Pasar Wangi RT 6 RW 2 Desa Singajaya Kecamatan Cihampelas Kabupaten Bandung Barat, Minggu (12/11/2017) pukul 17.00 WIB. Dua rumah rusak akibat  tertimpa longsor, tapi tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu.


Sementara di tempat lain, bencana banjir merendam Kecamatan Baleendah, Kecamatan Dayeuhkolot, Kecamatan Banjaran dan Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Banjir yang terjadi sejak Selasa lalu, membuat 2.619 rumah terendam dan membuat 216 KK masih mengungsi.


BPBD kabuapten setempat dibantu berbagai pihak memberikan bantuan kepada korban banjir, termasuk mendirikan posko di Kecamatan Baleendah. Makanan siap saji dan bantuan terus disalurkan kepada korban.


“Kami terus menghimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan menghadapi banjir, longsor dan puting beliung. Pemerintah daerah dihimbau agar segera melakukan koordinasi dan antisipasi upaya penanggulangan bencana,” pungkas Sutopo.


(acha/bk-8)

Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
04 Nov 2018 / dibaca 188 kali
JAKARTA (BK): Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau proses pemeriksaan pesawat atau rampcheck yang dilakukan Direktorat Jenderal...
Nasional
04 Nov 2018 / dibaca 258 kali
JAKARTA (BK): Kendati nuansa duka kelihatan menyelimuti keluarganya, tetapi paras muka ayah dan ibunda almarhum Hizkia Jorry Saroinsong, 23...
Nasional
02 Nov 2018 / dibaca 249 kali
TANGERANG (BK) : Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menunjuk Kota Tangerang sebagai Pilot Project Gerakan...
Nasional
01 Nov 2018 / dibaca 218 kali
JAKARTA (BK): Pemerintah berjanji tidak bakal mengabaikan kelanjutan reformasi ekonomi di tengah gebyar Pesta Demokrasi yang akan...
Nasional
31 Oct 2018 / dibaca 205 kali
KRI BIMA SUCI 945  adalah kapal layar tiang tinggi klas BARK(Barque) buatan galangan kapal Freire Shipyard, Kota Vigo, Spanyol. Kapal ini...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.