Nasional

Mantan Ketua dan Sekjen Presidium GMNI Pimpin Front Nasionalis Soekarnois, Mandatkan Prabowo - Sandi Kembalikan UUD 45 Asli

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 29 September 2018 09:05   548 kali
JAKARTA, (28/09/2018) - Dinamika menjelang Pemilihan Presiden makin menarik. Setelah Yenny Wahid membawa sebagian Gusdurian mendukung Jokowi-Ma'ruf, kini giliran Komunitas Nasionalis Soekarnois yang menyatakan dukungan ke Prabowo-Sandi.
 
Menariknya dukungan itu dilakukan di kediaman Rachmawati Soekarno Putri, yang di kenal sebagai anak ideologis Soekarno, yang konsisten meneruskan ajaran Bung Karno.
 
Front Nasionalis juga memandatkan paslon capres-cawapres RI, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno untuk mengembalikan UUD 45 asli yang di amandemen pada masa pemerintahan Megawati Soekarno Putri tahun 2002 silam.
 
Sikap politik Front Nasionalis Patria Dyaksa tidak bisa di anggap remeh karena di dalamnya terdapat berbagai eksponen Nasionalis Soekarnois seperti Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI), Pemuda Marhaenis, Kesatuan Buruh Marhaenis (KBM) serta Pemuda Demokrat Indonesia (PDI).
 
Selain itu terlihat mantan Sekjen Projo Guntur Siregar dan Denny Iskandar yang dulunya tim inti Jokowi-Ahok dan kader PDIP.
 
Ketua FN-Patria Dyaksa, Wahyuni Refi mengatakan,   banyak terjadi penyimpangan ajaran-ajaran Bung Karno.
 
Menurutnya, mata dan telinga rakyat Indonesia merasakan benar kesulitan ekonomi. Nawa cita dan revolusi mental yang bersumber pada ajaran 'Trisakti' Bung Karno hanya sebatas jargon.
 
"Kasihan rakyat yang banjir hiburan seolah-olah kondisi ekonomi kita baik, bagi-bagi sepeda lagi, tapi rupiah terus tertekan, "ujar mantan Ketua Presidium GMNI ini.
 
Refi menambahkan bergabung dengan Rachmawati Soekarnoputri, mendukung Prabowo-Sandi seolah adik yang bertemu kakak dan mendapat tuntunan dalam medan perjuangan.
 
Rachmawati sendiri bersyukur masih adanya Nasionalis Soekarnois yang mau mengembalikan kemurnian ajaran Soekarno.
 
"Ibarat Banteng kembali ke rumah. Banteng jangan di pahami sebagai institusi partai, kembali pada kemurnian ajaran Bung Karno  dengan kembali ke UUD 45, Perjuangan kita juga mendukung Pak Prabowo dan Pak Sandi adalah perjuangan ideologi "ujar Rachmawati Soekarno Putri
Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandi.
 
Sementara itu, Sekjen Patria Dyaksa Donny Lumingas mengatakan, kemurnian cita-cita proklamasi, ajaran Bung Karno dan cita-cita The Founding Fathers lainnya berdasarkan Pancasila dan UUU 1945 serta Bhineka Tunggal Ika makin jauh dalam harapan dan kenyataan bangsa.
 
"Untuk meluruskan dan memperjuangkan kembali roh konsensus dasar negara tersebut, diperlukan kontribusi semua elemen bangsa, dalam tujuan itulah semangat pembentukan Front Nasionalis Patria Dyaksa dikumandangkan hari ini, "Sekjen Presidium GMNI tahun 2002-2005, saat Wahyuni Refi Ketua.
 
Ketika ditanya reaksi alummi GMNI yang tidak  sehaluan, menurutnya itu adalah hal biasa.
 
"Biasa saja, tetap becanda semua tetap sahabat walau pilihan berbeda. Kapan kualitas demokrasi kita akan membaik kalau berbeda saja sudah di anggap musuh. Pilpres dan Pileg harus bersih dari fitnah dan kebencian supaya bangsa kita makin kuat, "tandas mantan jurnalis pers mahasiswa ini.
 
Hal senada dikatakan Denny Iskandar kader PDIP, salah satu sosok di balik kemenangan Anies-Sandi dalam Pilkada DKI Jakarta. 
 
"Rakyat jangan di racuni pikirannya. Negara kita lahir dari perbedaan. Marilah adu gagasan, jangan fitnah. Ingat Indonesia rumah kita bersama, " tegasnya yang diiyakan Indra Denni, Rahayu Handonowati dan Saut Sinaga. 
 
(doa).
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
12 May 2019 / dibaca 165 kali
DONGGALA (BK): Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah digoyang gempa pada dini hari tadi.   Badan Meteorologi, Klimatologi,...
Nasional
10 May 2019 / dibaca 231 kali
JAKARTA (BK): Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan...
Nasional
03 May 2019 / dibaca 12349 kali
JAKARTA (BK) : Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie meminta pemerintah agar serius menangani dan melakukan penyelidikan terkait...
Nasional
29 Apr 2019 / dibaca 291 kali
MANADO (BK) : Badan Meterorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini wilayah yang berpotensi dilanda cuaca...
Nasional
24 Apr 2019 / dibaca 204 kali
BANTEN (BK) : Era revolusi industri 4.0, ternyata telah memberikan peluang besar sekaligus tantangan tersendiri dalam pembangunan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.