Nasional

Mantan Ketua dan Sekjen Presidium GMNI Pimpin Front Nasionalis Soekarnois, Mandatkan Prabowo - Sandi Kembalikan UUD 45 Asli

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 29 September 2018 09:05   459 kali
JAKARTA, (28/09/2018) - Dinamika menjelang Pemilihan Presiden makin menarik. Setelah Yenny Wahid membawa sebagian Gusdurian mendukung Jokowi-Ma'ruf, kini giliran Komunitas Nasionalis Soekarnois yang menyatakan dukungan ke Prabowo-Sandi.
 
Menariknya dukungan itu dilakukan di kediaman Rachmawati Soekarno Putri, yang di kenal sebagai anak ideologis Soekarno, yang konsisten meneruskan ajaran Bung Karno.
 
Front Nasionalis juga memandatkan paslon capres-cawapres RI, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno untuk mengembalikan UUD 45 asli yang di amandemen pada masa pemerintahan Megawati Soekarno Putri tahun 2002 silam.
 
Sikap politik Front Nasionalis Patria Dyaksa tidak bisa di anggap remeh karena di dalamnya terdapat berbagai eksponen Nasionalis Soekarnois seperti Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI), Pemuda Marhaenis, Kesatuan Buruh Marhaenis (KBM) serta Pemuda Demokrat Indonesia (PDI).
 
Selain itu terlihat mantan Sekjen Projo Guntur Siregar dan Denny Iskandar yang dulunya tim inti Jokowi-Ahok dan kader PDIP.
 
Ketua FN-Patria Dyaksa, Wahyuni Refi mengatakan,   banyak terjadi penyimpangan ajaran-ajaran Bung Karno.
 
Menurutnya, mata dan telinga rakyat Indonesia merasakan benar kesulitan ekonomi. Nawa cita dan revolusi mental yang bersumber pada ajaran 'Trisakti' Bung Karno hanya sebatas jargon.
 
"Kasihan rakyat yang banjir hiburan seolah-olah kondisi ekonomi kita baik, bagi-bagi sepeda lagi, tapi rupiah terus tertekan, "ujar mantan Ketua Presidium GMNI ini.
 
Refi menambahkan bergabung dengan Rachmawati Soekarnoputri, mendukung Prabowo-Sandi seolah adik yang bertemu kakak dan mendapat tuntunan dalam medan perjuangan.
 
Rachmawati sendiri bersyukur masih adanya Nasionalis Soekarnois yang mau mengembalikan kemurnian ajaran Soekarno.
 
"Ibarat Banteng kembali ke rumah. Banteng jangan di pahami sebagai institusi partai, kembali pada kemurnian ajaran Bung Karno  dengan kembali ke UUD 45, Perjuangan kita juga mendukung Pak Prabowo dan Pak Sandi adalah perjuangan ideologi "ujar Rachmawati Soekarno Putri
Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandi.
 
Sementara itu, Sekjen Patria Dyaksa Donny Lumingas mengatakan, kemurnian cita-cita proklamasi, ajaran Bung Karno dan cita-cita The Founding Fathers lainnya berdasarkan Pancasila dan UUU 1945 serta Bhineka Tunggal Ika makin jauh dalam harapan dan kenyataan bangsa.
 
"Untuk meluruskan dan memperjuangkan kembali roh konsensus dasar negara tersebut, diperlukan kontribusi semua elemen bangsa, dalam tujuan itulah semangat pembentukan Front Nasionalis Patria Dyaksa dikumandangkan hari ini, "Sekjen Presidium GMNI tahun 2002-2005, saat Wahyuni Refi Ketua.
 
Ketika ditanya reaksi alummi GMNI yang tidak  sehaluan, menurutnya itu adalah hal biasa.
 
"Biasa saja, tetap becanda semua tetap sahabat walau pilihan berbeda. Kapan kualitas demokrasi kita akan membaik kalau berbeda saja sudah di anggap musuh. Pilpres dan Pileg harus bersih dari fitnah dan kebencian supaya bangsa kita makin kuat, "tandas mantan jurnalis pers mahasiswa ini.
 
Hal senada dikatakan Denny Iskandar kader PDIP, salah satu sosok di balik kemenangan Anies-Sandi dalam Pilkada DKI Jakarta. 
 
"Rakyat jangan di racuni pikirannya. Negara kita lahir dari perbedaan. Marilah adu gagasan, jangan fitnah. Ingat Indonesia rumah kita bersama, " tegasnya yang diiyakan Indra Denni, Rahayu Handonowati dan Saut Sinaga. 
 
(doa).
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
23 Feb 2019 / dibaca 558 kali
MANADO (BK) : Sesosok wanita berhijab terlihat memegang sapu di antara ribuan orang yang sedang melaksanakan aksi bersih-bersih di pantai...
Nasional
23 Feb 2019 / dibaca 114 kali
MANADO (BK) : Istri Kapolri, Tri Tito Karnavian menandatangani Deklarasi Mewujudkan Laut Bersih Laut Indah Menuju Indonesia Bersih di Manado,...
Nasional
23 Feb 2019 / dibaca 132 kali
MANADO (BK) : Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey memimpin apel memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019. Kegiatan...
Nasional
20 Feb 2019 / dibaca 138 kali
MANADO (BK) : 2 kapal perang milik Jepang, JS Inazuma dan JS Kashima bakal singgah di Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara (Sulut), pada 14...
Nasional
15 Feb 2019 / dibaca 81 kali
JAKARTA (BK) : Adanya pernyataan mengenai kebocoran anggaran sebesar 25 persen di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.