Nasional

Masyarakat Biak Komitmen Lindungi Anak dan Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 09 August 2017 20:35   205 kali
JAKARTA (BK) : Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, menghimbau pemerintah dapat bekerja bersama dengan masyarakat untuk mewujudkan perlindungan anak dan meningkatkan ekonomi keluarga, khususnya bagi perempuan lansia. Hal itu disampaikannya saat menghadiri perayaan Hari Anak Nasional di Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua, Rabu (8/8/2017) kemarin.
 
 
Siaran Pers Nomor: B- 080/Set/Rokum/MP 01/08/2017 yang diterima beritakawanua.com, Menteri Yohana juga menyelenggarakan Dialog Penguatan Ketahanan Keluarga dalam Upaya Meningkatkan Ekonomi Keluarga dan Pelatihan Kewirausahaan bagi perempuan lansia di tanah kelahirannya itu.
 
 
"Saya mengapresiasi usaha Bupati dan Pemerintah Daerah karena Kabupaten Biak Numfor telah dicanangkan sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA)," ujar Yohana saat memberikan sambutan di Lapangan Putra Angkasa, Kab Biak Numfor, Papua.
 
 
KLA ini dibuktikan dengan pemberian penghargaan dari Kemen PPPA terkait Taman Ramah Anak (TRA) di Kabupaten Biak Numfor. Penghargaan ini merupakan yang pertama kali di Provinsi Papua.
 
 
Selain itu katanya, Bupati juga telah menyerahkan akta kelahiran anak sebanyak 2017 kepadanya secara simbolis. Dan ini merupakan beberapa indikator dari sebuah Kabupaten Ramah Anak (KRA).
 
 
"Saya yakin, jika Pemerintah mampu bekerja bersama masyarakat, maka Indonesia Layak Anak (ILA) akan tercapai pada tahun 2030 dan Kab. Biak Numfor menjadi Kabupaten/Kota Layak Anak," sambungnya.
 
 
Yohana juga menyinggung mengenai Suara Anak Biak Numfor yang disampaikan oleh perwakilan dari Forum Anak Nasional. Dimana, suara, aspirasi, kebutuhan, dan kepentingan anak perlu menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan dan merupakan bagian tidak terpisahkan dalam setiap perencanaan proses pembangunan.
 
 
Terkait permasalahan yang dialami oleh anak-anak, Menteri mengingatkan kepada orang tua bahwa permasalahan yang terjadi pada anak-anak salah satunya berasal dari ketidak-sesuaian pola pengasuhan keluarga.
 
 
"Memang tidak mudah untuk menurunkan angka kekerasan pada anak-anak dan keterlibatan anak-anak pada minuman keras, khususnya di Papua. Namun, dengan komitmen dan kerja sama antara Pemerintah dan masyarakat, mata rantai kekerasan pada anak dapat diputuskan," pungkas Yohana.
 
 
Sebelumnya, Bupati Biak Numfor, Thomas Alfa Edison Ondi, menyebut Kabupaten Biak Numfor baru saja menerima penghargaan Adipura 2017. Raihan itu katanya, tidak terlepas dari kontribusi anak-anak melalui pemberian pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan.
 
 
"Pemerintah Daerah telah menggerakan anak-anak dari rumah dan sekolah untuk selalu menjaga kebersihan, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun tempat bermain. Oleh karena itu, peran Pemerintah sangatlah penting dalam mendidik dan melindungi anak-anak," katanya.
 
 
Lansia Minta Pendampingan
 
 
Salah satu rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Biak Numfor adalah Dialog Penguatan Ketahanan Keluarga dalam Upaya Meningkatkan Ekonomi Keluarga dan Pelatihan Kewirausahaan dengan perempuan Lanjut Usia (Lansia) di Balai Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).
 
 
Pada dialog tersebut, Albertina Buas yang merupakan perwakilan lansia, meminta Menteri Yohana agar dapat memberikan pendampingan kepada kelompok lansia khususnya pendampingan secara finansial. Dimana, selama ini mayoritas perempuan di Biak hanya menjual pinang di depan rumah.
 
 
Menteri pun menanggapi perempuan di Papua memang membutuhkan pendampingan dan pengembangan usaha, dan bukan sekedar menjual buah pinang. Pengembangan usaha dapat dilakukan melalui pelatihan yang disesuaikan dengan kearifan lokal Papua.
 
 
"Seperti kerajinan tangan, tas sulam, atau makanan khas Papua dan pendampingan yang dapat menjembatani antara kelompok perempuan lansia dan Pemerintah," tutup Menteri Yohana.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
13 May 2018 / dibaca 528 kali
JAKARTA (BK): Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkap pengebom tiga gereja di Surabaya diduga berasal dari satu keluarga. "Pelaku ini...
Nasional
13 May 2018 / dibaca 400 kali
GORONTALO (BK) : Sebanyak 200 ribu bibit pohon akan ditanam pada areal seluas 400 hektare di Desa Ayumolingo dan Desa Molamahu Kecamatan...
Nasional
09 May 2018 / dibaca 440 kali
BIAK NUMFOR (BK) : Desa Manswam Kabupaten Biak Numfor, menjadi salah satu daerah di Provinsi Papua yang perempuannya masih kurang aktif dan...
Nasional
08 May 2018 / dibaca 205 kali
TANGERANG (BK) : Rapat Koordinasi Teknik (Rakortek) Perlindungan Hak Perempuan di Tangerang Banten, berakhir. Sejumlah rekomendasi berhasil...
Nasional
07 May 2018 / dibaca 140 kali
TANGERANG (BK) : Satu dari tiga perempuan usia 15 - 64 tahun atau sekitar 28 juta orang, pernah mengalami kekerasan fisik atau kekerasan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.