Nasional

Menteri Yohana Ajak Masyarakat Hargai Kontribusi Perempuan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 27 September 2017 12:19   405 kali

JAKARTA (BK): Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise mengajak masyarakat untuk menghargai kaum perempuan yang telah menjadi agen perubahan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan masyarakat.

 

“Saya seringkali mengatakan kepada kaum laki-laki bahwa perempuan merupakan pilar penting dan agen perubahan bagi suatu bangsa," ujar Yohana saat menjadi pembicara utama pada Pertemuan Raya I Perempuan dan Cerdas Cermat Alkitab Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) di Aula Sultan Suriansyah Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (26/9/2017).

 

Menurutnya, kontribusi perempuan, baik terhadap masyarakat maupun keluarga harus dihargai. Dia bahkan mengingatkan kutipan dari mantan Presiden Amerika Serikat, Alm. John F. Kennedy, jika kita menyelamatkan satu perempuan, maka dunia akan selamat.

 

"Menurut saya hal tersebut benar karena perempuanlah yang melahirkan anak-anak generasi penerus bangsa," katanya.

 

Beberapa Kepala Negara dikatakannya telah membuat investasi besar-besaran bagi perempuan dan anak, karena mereka telah mempunyai pandangan ke depan tentang masa depan negara mereka. Hal ini dibuktikan dengan anggaran negara mereka yang cukup besar bagi perempuan dan anak.

 

"Sementara di Indonesia, anggaran bagi perempuan dan anak masih minim," lanjut Menteri Yohana.

 

Menteri Yohana menjelaskan, minimnya keterlibatan perempuan dalam ranah legislatif dan Pemimpin Daerah membuatnya berharap agar Pemerintah dapat memberikan peluang yang lebih besar kepada perempuan. Untuk itu dia mengajak kaum perempuan agar bangkit untuk berkontribusi bagi masyarakat karena mayoritas penduduk perempuan di Indonesia merupakan aset penting bagi pembangunan bangsa.

 

"Kaum perempuan juga dapat berkontribusi melalui program-program atau ide yang bermanfaat sesuai dengan kondisi daerahnya masing-masing. Kementerian PPPA selalu bersedia mendampingi dan membangun relasi dengan perempuan di suatu organisasi," tutup Menteri Yohana.

 

Sebelumnya, Ketua Majelis Sinode GKE, Wardinas S. Lidim mengatakan bahwa perempuan di Banjarmasin cukup berperan dalam ranah pengambilan keputusan. Untuk itu, dia berharap acara ini dapat menambah wawasan dan keterampilan bagi kaum perempuan GKE karena seorang perempuan memiliki tugas yang berat, apalagi jika kaum perempuan tersebut memiliki peran ganda.

 

"Di satu sisi kaum perempuan bekerja untuk membantu suami untuk mencari nafkah, namun di satu sisi ternyata ia harus bertanggung jawab dalam urusan rumah tangga," terang Wardinas.

 

Salah satu Pengurus GKE Banjarmasin, Atiani juga membenarkan bahwa menjadi seorang perempuan harus bisa berkotribusi dan membaur dengan masyarakat. Selama ini, kaum perempuan GKE telah melaksanakan beberapa kegiatan sosial dengan mengandalkan kemandirian mereka.

 

"Para anggota perempuan GKE telah berbaur dengan masyarakat melalui beberapa kegiatan sosial dan program Pemerintah. Walaupun terkadang kami terhambat oleh masalah pendanaan, namun kami tetap berusaha untuk terus bergerak dengan mengandalkan kemandirian kaum perempuan," tandasnya.

 

"Saya harap, Kementerian PPPA dapat melihat usaha kami. Walaupun kami berada di daerah, namun kami bisa maju seperti perempuan-perempuan di kota besar," tambah Atiani lagi.

 

(acha/bk-8)

Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
13 Aug 2018 / dibaca 150 kali
JAKARTA (BK) : Jumlah korban gempa 7 SR yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali terus bertambah. Tercatat, hingga Senin...
Nasional
12 Aug 2018 / dibaca 166 kali
LOMBOK (BK) : Memasuki hari ketujuh, penanganan darurat dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus dilakukan. Data korban terus...
Nasional
11 Aug 2018 / dibaca 139 kali
BANTEN (BK) : Azkia Institute bekerjasama dengan Indonesia Social Justice Network (ISJN) melaksanakan kegiatan yang bertajuk "Social...
Nasional
10 Aug 2018 / dibaca 128 kali
JAKARTA (BK) : Semenjak Presiden Joko Widodo menetapkan Hari Santri melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015, Kementerian Agama (Kemenag) melalui...
Nasional
06 Aug 2018 / dibaca 181 kali
MANADO (BK) : Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulut, membuka Posko Aksi Gerakan Kemanusiaan untuk korban bencana gempa bumi Lombok,...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.