Nasional

Menteri Yohana Ingatkan Bahaya Internet bagi Anak di Biak

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 02 October 2018 22:15   361 kali
Menteri Yohana berfoto bersama dengan siswa peserta Sosialisasi Internet Cerdas Bagi Anak. (foto : ist)
BIAK (BK) : Survey Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), jumlah pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 143,26 juta. Dari jumlah tersebut, pengguna internet anak usia 13-18 tahun berjumlah 16,68% atau 24,35 juta anak.
 
 
Sebagai upaya pencegahan dan proteksi dini terhadap pengaruh negatif internet bagi anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyelenggarakan Sosialisasi Internet Cerdas Bagi Anak di Wardo, Distrik Biak Barat, Kabupaten Biak, Senin (1/10/2018).
 
 
“Edukasi tentang penggunaan gadget dan internet yang cerdas bagi anak sudah menjadi hal yang mendesak di era perkembangan teknologi yang pesat,” ujar Menteri PPPA, Yohana Yembise saat membuka sosialisasi tersebut.
 
 
Menteri Yohana mengatakan, di negara maju dan di kota-kota besar, anak- anak balita bahkan sudah dikenalkan dengan  gadget. Walaupun di Kampung Wardo mungkin belum tersentuh, tapi sebentar lagi internet akan merambah dan menjadi bagian dari kehidupan kampung tersebut.
 
 
“Untuk itu sosialisasi ini dilakukan agar anak-anak kita dan orangtua sudah terlebih dulu memiliki pemahaman akan penggunaan gadget dan internet dengan bijak dan cerdas,” katanya.
 
 
Sosialisasi yang diinisiasi oleh Deputi Perlindungan Anak Kemen PPPA ini merupakan bagian dari pemenuhan hak anak untuk memperoleh informasi yang layak seperti tercantum dalam Konvensi Hak Anak Pasal 13 ayat (1) dan Pasal 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
 
 
Menurut Menteri Yohana, dampak positif dari penggunaan internet dapat berguna bagi sarana belajar, menambah ilmu pengetahuan dan sarana komunikasi bagi anak. Namun dampak negatifnya, anak bisa terpapar informasi dan konten yang tidak layak seperti pornografi.
 
 
Selain anak, katanya, orangtua dan guru juga sengaja diundang mengikuti sosialisasi untuk mengingatkan anak-anak mereka agar tidak membuka dan mengakses konten tidak layak. Contohnya, mengakses konten porno yang bisa membuat anak adiktif atau kecanduan.
 
 
Kecanduan konten porno lanjut Menteri, dapat mengganggu otak mereka dan berpotensi mendorong mereka melakukan kejahatan seksual. Dia meminta orangtua untuk mengecek anak yang sudah bermain gadget berjam-jam.
 
 
“Coba sesekali dicek, apa sebenarnya yang mereka lihat. Kalau mereka sudah keluar jalur dari kepentingan informasi dan pendukung belajar maka anak-anak harus diperingatkan,” jelas Mama Yo, panggilan menteri.
 
 
Sebelum membuka sosialisasi yang dihadiri sekitar 200 pelajar itu, Menteri Yohana berpesan kepada seluruh orangtua di Indonesia, khususnya di Biak Barat agar memahami situasi perkembangan teknologi sekarang. Ini dimaksudkannya agar orangtua dapat memahami potensi bahaya dari aktifitas anak dengan gadget dan internet.
 
 
“Sebab orang terdekatlah yang harus awas dalam mengontrol aktifitas anak dan memastikan mereka tumbuh dan berkembang secara baik adalah orangtua,” pungkas Menteri.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
11 Nov 2019 / dibaca 170 kali
JAKARTA (BK): Dugaan penyebab partai Nasional Demokrat ( Nasdem) memberi signal keluar dari Koalisi Pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin, coba...
Nasional
11 Nov 2019 / dibaca 163 kali
JAKARTA (BK): Pendaftaran calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2019 resmi dibuka hari ini, Senin (11/11). Pendaftaran dan informasi...
Nasional
09 Nov 2019 / dibaca 1911 kali
JAKARTA (BK): Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI resmi mengumumkan penerimaan calon pegawai negeri sipil...
Nasional
07 Nov 2019 / dibaca 405 kali
MANADO (BK): Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulawesi Utara tahun 2020 sebesar Rp. 3.310.723, merupakan kedua terbesar di Indonesia. Urutan...
Nasional
03 Nov 2019 / dibaca 1092 kali
TUNJANGAN  kinerja (tukin) di tiap kementerian memiliki besaran yang beragam. Tentu saja itu menjadi salah satu daya tarik bagi yang...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.