Nasional

Menteri Yohana : Jadikan Sekolah Ramah Bagi Anak

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 25 May 2018 21:22   471 kali
Menteri PPPA, Yohana Yembise saat mengunjungi SDS Bethesda Tangerang Selatan. (foto : ist)
TANGSEL (BK) : Maraknya kasus kekerasan di lingkungan sekolah, acap kali menimbulkan keresahan pada orangtua. Seperti kekerasan fisik, perundungan atau bullying. Padahal, sekolah menjadi lokasi anak berinteraksi cukup lama selain di rumah.
 
 
Menyikapinya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menilai, sekolah perlu dikedepankan kembali sebagai ruang yang ramah bagi anak. Menurutnya, Sekolah Ramah Anak (SRA) dapat menjadi jawaban atas krisis kepercayaan pada lingkungan sekolah.
 
 
“Tugas kita semua untuk menjamin setiap anak tumbuh dan berkembang secara baik. Mereka harus dilindungi dari segala bentuk kekerasan,” ujar Menteri saat pendeklarasian SRA di SDS Bethesda Tangerang Selatan, Jumat (25/5/2018).
 
 
Menteri mengharapkan, melalui deklarasi ini, dapat dikedepankan kembali lingkungan sekolah yang ramah bagi anak. “Ciptakan interaksi positif. Didik anak tanpa kekerasan,” lanjut Yohana Yembise.
 
 
SDS Bethesda Tangerang Selatan adalah 1 dari 14 sekolah di Tangerang Selatan yang dideklarasikan oleh Menteri Yohana menjadi Sekolah Ramah Anak. Untuk itu, SDS Bethesda cukup berbangga, sebab lingkungan sekolah yang ramah anak rupanya telah lama diterapkan sekolah ini. 
 
 
“Kami menerapkan sekolah ramah anak sejak awal sekolah ini berdiri 7 tahun lalu,” kata Anastasia Supriati, Kepala Sekolah SDS Bethesda Indonesia.
 
 
 
Menteri Yohana berinteraksi dengan siswa-siswi SDS Bethesda Tangerang Selatan. (foto : ist)
 
 
Supriati mengatakan sekolah telah mendorong budaya dan lingkungan positif, Seperti disiplin, cinta dan hormat pada orangtua, jujur, dan tidak ada kekerasan yang dilakukan guru maupun sesama anak. “Makanya, kami sangat mendukung program dari Kementerian PPPA ini, dan mendorong semakin banyak sekolah yang ramah bagi anak,” tandasnya lagi.
 
 
Sementara itu, Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengaku pemerintahannya sangat mendukung Sekolah Ramah Anak. Dikatakannya, program ini merupakan salah satu indikator bagi Kabupaten/Kota Layak Anak, dan untuk mewujudkannya, peran serta Pemerintah Daerah (Pemda) memiliki andil penting.
 
 
“SRA di Tangerang Selatan (Tangsel) itu sudah menjadi hal yang wajib, bukan kebutuhan lagi. Karena tumbuh kembang anak di Tangsel sangat penting mengingat jumlahnya yang besar,” terang Benyamin.
 
 
Lanjut Benyamin, dari 1,7 juta warga Tangsel, 500 ribu diantaranya adalah anak-anak sekolah. Tangsel katanya juga merupakan daerah yang strategis, sehingga pergaulannya sudah multi dimensi.
 
 
“Kalau tidak dibentuk dalam lingkungan sekolah yang ramah anak, kami pemerintah daerah khawatir tentunya,” ucapnya.
 
 
Saat ini, Tangerang Selatan telah berhasil memperoleh penghargaan menuju Kota Layak Anak tingkat Pratama. Kedepannya, Pemerintah Daerah Tangerang Selatan berupaya meningkatkan target.
 
 
“Oleh karena itu, melalui keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Kantor Kementerian Agama, 1000 lebih sekolah yang ada di Tangerang Selatan mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga tingkat SMA akan kita tetapkan menjadi sekolah ramah anak,” pungkas Benyamin.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
04 May 2018 / dibaca 128 kali
YOGYAKARTA (BK) : Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Permen PPPA) Nomor 2 Tahun 2016 tentang Industri Rumahan,...
Nasional
30 Apr 2018 / dibaca 307 kali
POSO (BK) : 2 orang tidak dikenal (OTK) berhasil ditangkap di Desa Kalora Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah...
Nasional
27 Apr 2018 / dibaca 101 kali
SAMOSIR (BK) : Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menyebut komunitas muda atau yang belum menikah...
Nasional
24 Apr 2018 / dibaca 170 kali
JAKARTA (BK) : Lebih dari 450 narapidana dari 36 Lapas/Rutan se-Indonesia melakoni drama musikal ‘Merah Putih Narapidana, Kami Berkarya...
Nasional
23 Apr 2018 / dibaca 130 kali
MANADO (BK) : Gempa mengguncang perairan tenggara Minahasa Sulawesi Utara. Gempa berkekuatan 5,4 SR dipastikan tidak memicu terjadinya...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.